
Cilla begitu lahap menikmati makanan yang disiapkan mamanya, memang sejak pagi Cilla hanya minum air saja.
"Makasih ma, masakan mama memang yang terbaik " gombal Cilla
"Sama-sama, mama pasti memberikan yang terbaik buat calon cucu mama dan papa" balas mama Elisa terseyum bahagia
Kabar kehamilan Cilla langsung tersebar pada semua keluarga dan tentunya ini kabar bahagia yang memang sejak awal dinantikan, khususnya bagi dady Ardana dan mom Eunike. Mereka segera balik dari Amerika karena kebetulan mereka melakukan perjalanan bisnis sekaligus untuk membujuk Ziona balik ke Indonesia.
✍️✍️✍️
Selama masa ngidam Cilla berubah semakin manja dan tentunya Erick mengikuti keinginan Cilla meskipun sangat sulit, Cilla ngidam nggak pernah yang terlalu aneh - aneh begitu, hanya ngidam seperti orang kebanyakan, ketika tiba - tiba miminta makanan di malam hari dan harus menemukan tempatnya membeli makanan tersebut atau miminta sesuatu yang biasanya sangat sulit ditemukan saat itu juga. Dan tentunya Erick jadi sasarannya.
Bahkan suatu hari Cilla memintah Erick memetikkan mangga di rumah tetangga yang memiliki anjing kalak, tentu Erick sangat keberatan tapi Cilla tetap ngotot tidak mau kalau anaknya nanti ileran kalau keinginannya tidak terpenuhi walaupun Cilla tahu itu belum tentu benar. Alhasil Erick terjatuh karena di kejar anjing, tentu jadi bahan tertawaan Regan.
Sejak melihat masa ngidam Cilla dan Meice, Regan sudah mulai memikirkan betapa sulitnya Ziona waktu itu karena menjalani kehamilannya sendiri. Sejak Regan tak sengaja melihat postingan Ziona di salah satu akun medsosnya Regan mencari tahu semua tentang Ziona selama beberapa tahun belakangangan dan betapa kagetnya mengetahui fakta yang ada.
Yang dia tahu Ziona pernah menggubunginya bahwa dia hamil, dan waktu itu dia mimintah Ziona untuk menggugurkannya karena belum siap bertanggung jawab bahkan tidak ada di kamusnya untuk terikat dalam sebuah tali pernikahan.
__ADS_1
Dan beberapa hari sebelum Ziona menghilang Ziona menghubunginya lewat cat jika dirinya tidak ada hubungannya dengan dirinya karena ternyata anak dikandungnya bukan anaknya.
Regan sempat kepikiran karena waktu dengan Ziona, Ziona baru pertama kalinya melakukan hal itu dan selama bersama Ziona tidak pernah jalan dengan pria lain, tapi kemudian seiring berjalannya waktu Regan tidak ambil pusing karena to dia sudah bebas dari tututan pertanggung jawaban Ziona.
Tapi saat salah seorang temannya memperlihatkan postingan Ziona, Regan terusik dengan wajah anak yang diposting seperti melihat dirinya semasa kecil, betul - betul mirip, akhirnya menugaskan seseorang untuk mencari tahu fakta tentang anak itu.
Regan tibah - tibah merasakan sesak di dadah saat melihat anaknya Ziona, seperti ingin memeluknya padahal Regan sama sekali tidak pernah tertarik sedikitpun dengan anak kecil.
Dan setelah mendapat semua faktanya dengan nekat Regan menghubungi Ziona, tak terduga Ziona menerimanya dengan senang hati dan berjanji akan mengijikan Regan menemui Al jika Regan mau dengan syarat harus rutin menemui Al bukan hanya sekali, karena Al sudah lama menunggu sosok ayah dan Ziona tidak mau jika Al terluka dan berbalik membenci Regan.
Sejak awal Ziona memberitahu Al sosok sang ayah pada Al dan memberikan alasan bahwa Daddy sibuk kerja untuk Al suatu saat Al pasti bisa bertemu Daddy. Sehingga yang tertanam di benak Al bahwa Daddynya menyayangi dirinya. Ziona tidak mau sampai ada Rasa benci di hati Al untuk daddy nya. Dan akhirnya Regan menyetujui syarat dari Ziona.
Rencana Ziona mempertemukan Regan dan Al pun sudah di setujui orang tua Ziona. Bahkan sebelum Ziona bertemu Regan Daddy Arnada dan mommy Eunike telah terlebih dahulu menemui mereka merencanakan pernikahan mereka.
Di akhir pekan liburan Regan sudah di rencanakan untuk menghabiskan waktu bersama Al. Mereka janjian untuk bertemu di sebuah Mall.
Di JE Coffee Regan menunggu kedatangan Al yang akan di antar Ziona. Sementara di mobil Al sangat semangat untuk bertemu daddy nya. Ziona senyum - senyum simpul memperhatikan tingga Al.
__ADS_1
"Sayang...senang bangat mau ketemu dad" goda Ziona mencium lembut kedua pipi Al yang imut dan cakep kini hampir berusia lima tahun.
"Senang dong mom akhirnya bisa ketemu dad abis Daddy sibuk terus" ujar Al polos
"Ia sayang, kan mom dah bilang Al harus minta sama Tuhan supaya Al bisa bertemu daddy dan Tuhan degarkan doa Al?"
"Ia mom, Tuhan Yesus baik ya mom, udah jawab permintaan Al"
"ia dong baik bangat lagi, tapi Al ingat harus taat sama Tuhan Yesus juga supaya permintaan Al di kabulkan terus"
"Siap mom" ujar Al memberi hormat seperti tentara pada momnya.
"Tapi sayang harus ingat juga Tuhan Yesus ngabulin doa sesuai kebutuhan Al, bukan keinginan Al, jadi Al berdoa minta yang Al butuh bukan Al pengen, misalnya Al kan dah sekolah Al butuh perlengkapan sekolah, bukan mainan karena mainan Al banyak dan masih bisa dipakai" jelas Ziona
"Baik mom, Al ngerti" ujar Al terseyum. Ziona sejak dini mengajar Al untuk hidup dengan sederhana dan taat Tuhan, meski Ziona bisa memenuhi keinginan Al tapi Ziona tidak melakukan hal itu, dia belajar dari pengalamannya sendiri yang sejak awal semua keinginannya terpenuhi yang akhirnya membuat hidupnya hancur dan beruntung Tuhan sayang sehingga mengutus Joe untuk menyelamatkan jiwanya. Dan hal itu Ziona tidak mau terulang pada Al.
Begitupun Ziona tegas pada kedua orang tuanya bahkan dad Ardana dan Mom Eunike untuk tidak memenuhi keinginan Al. Jika mereka sayang Al banyak cara lain bukan dengan cara memanjahkan dan memenuhi semua keinginan Al. Sehingga Al bertumbuh menjadi anak yang mandiri, taat, sopan dan pastinya cerdas.
__ADS_1
Beberapa menit kemudian mereka samapai ke JE Coffe, Ziona turun dan menggandeng Al melangaka masuk ke Caffe.