
"Ya...masih gini - gini ajah, aku dah capek Gan!" sungut Erick
"ya namanya proses bro, kami bersyukur bangat kamu bisa sadar, kami khawatir bangat tau, apalagi istri kamu, takut bangat kehilangan kamu" tutur Regan
"Tapi Gan aku sih maunya mati ajah dari pada hidup seperti ini, memalukan" tutur Erick
"Siapa bilang sakit memalukan bro?" timpal Joe yang baru saja tiba
"Ah bro buat kaget ajah" ucap Erick and Regan bersamaan
"Sepertinya kalian serius bangat makanya nggak dengar aku sapa, padahal keras bangat loh suara aku" ujar Joe memamerkan senyum
"Gimana kabar Bro? " lanjut Joe ramah
"Baik" jawab Regan
"Not good, masih gini, kaki belum bisa jalan" tutur Erick dengan nada sedih
"Ya, sabar bro, jalani proses pengobatannya, tunggu waktu Tuhan" hibur Joe
"Tapi ini sudah berapa bulan ngikut terapi tapi nggak ada perubahan, mending aku mati dari pada hidup seperti ini, jadi beban ajah" ujar Erick lagi
__ADS_1
"Maaf ya Rick, bukan mau ngajar tapi selaku sahabat, aku tidak mau melihat kamu terpuruk, justru kamu harus bersyukur Karena masih bisa selamat, Tuhan masih memberikan kamu kesempatan hidup untuk melihat orang - orang yang kamu sayang, dan sangat menyayangi kamu, apa kamu tegah melihat om dan tante kembali kehilangan dirimu, mereka belum sepenuhnya menerima kepergian Eldrick, bagaimana jika mereka kembali kehilangan kamu?, kamu tahu kan gimana rasanya kehilangan orang yang kita sayang, jadi aku mohon semangat, jalani semua proses yang Tuhan isikan untuk membentuk kamu" nasehat Joe
"Tapi Joe kasian mereka, aku hanya merepotkan mereka saja, apalagi Cilla" tutur Erick lirih
"Na kebetulan aku kesini untuk ngobrolin hal itu, Erick sebagai sahabatmu aku mohon stop membuat Cilla terluka, apa dengan kamu menceraikan dia semua persoalan beres?, tidak Rick...itu justru akan menambah masalah baru" timpal Joe
"Dari mana kamu tahu Joe masalah itu?" tanya Erick kaget karena yang tahu masalah itu hanya dia dan Cilla.
"Sekali lagi maaf, mungkin kamu berpikir aku terlalu jauh mencampuri urusan RT kamu, tapi itulah tugas kami sebagai saudara di dalam Tuhan, nggak mungkin bisa diam meyaksikan saudara sendiri jatuh ke jurang, Cilla sudah cerita semua makanya aku kesini sebagai saudara dan sahabat, aku tidak setuju dengan keputusanmu untuk menceraikan Cilla, Cilla nggak salah apa - apa untuk menerima hukuman dari kamu, Cilla sudah banyak berkorban untuk kamu, jadi saatnya kamu yang berkorban Rick, ingat ada baby Amore yang sangat membutuhkan kalian" tutur Joe menasehati
"Justru itu Joe, Cilla banyak berkorban jadi sudah saatnya dia bebas dari pria sebrengsek aku" jawab Erick
"Kamu salah bro, dengan kamu menceraikan Cilla justru menghancurkan masa depannya, apa kamu pikir setelah kalian cerai cilla bisa hidup seperti semula?, tidak status yang dia akan sandang jadi aib seumur hidup, dan tidak mungkin bisa menikah lagi, Cilla tahu kebenaran dan tak mungkin melanggarnya, apalagi kalian menikah dan diberkati, pernikahan buat Cilla bukan permainan, seperti iman yang dia pegang teguh bahwa hanya maut yang bisa memisahkan, seandainya dari awal tidak punya komitmen untuk pernikahannya, tidak mungkin memilih kamu, semua masa lalumu dia tahu, semua kekuranganmu dia terima, terus alasan apa coba kamu menceraikan dia?" cecar Joe
"Seharusnya kata - kata itu muncul Sebelum kalian diberkati, tapi semuanya terlambat sekarang, tidak ada kata mundur, kalau kamu merasa tidak pantas, mulai sekarang memantaskan diri, belum terlambat untuk berubah" tegas Joe
"Tapi Joe aku sudah cacat, kasian Cilla kalau mau terus merawat aku, belum baby Amore, biarkan dia mencari lelaki yang lebih dari aku, Cilla cantik pasti banyak yang mau menikahinya, biarkan baby Amore sama aku dan orang tua aku" tutur Erick
"Kamu pikir setelah cerai Cilla bisa menikah seenaknya, cerai di depan hakim tidak akan membuat ikatan kalian dihadapan Tuhan berakhir, ingat nggak kata Tuhan bahwa apa yang telah disatukan Tuhan tidak boleh diceraikan manusia, kecuali maut, jadi kalian cerai atau tidak , kalian tetap suami istri, jika salah satu dari kalian menikah lagi dengan orang lain itu berarti kalian hidup dalam perzinahan. Pernikahan kristen itu hanya satu Kali seumur hidup.
Jika hakikat pernikahan adalah karena ***,
__ADS_1
maka pasangan rajin bertengkar jika servis di kamar tidur tidak memuaskan.
Jika hakikat pernikahan adalah karena HARTA,maka pasangan bakal bubar jika bangkrut.
Jika hakikat pernikahan adalah karena BEAUTY/BODY, pasangan bakal lari jika rambut beruban dan muka keriput atau badan jadi gendut.
Jika hakikat pernikahan adalah karena ANAK, maka pasangan akan cari alasan untuk pergi jika buah hati (anak) tidak hadir.
Jika hakikat pernikahan adalah karena KEPRIBADIAN, pasangan akan lari jika orang berubah tingkah lakunya.
Jika hakikat pernikahan adalah karena CINTA, hati manusia itu tidak tetap dan mudah terpikat pada hal-hal yang lebih baik.
Jangan biarkan pernikahan karam termakan usia yang senja, ingatlah keindahan masa awal pernikahan, Cinta dalam pernikahan adalah kesabaran tanpa batas.
Pernikahan bukanlah sebuah akhir, melainkan titik awal dari sebuah perjalanan panjang. Di balik setiap lelaki hebat tidak ada seorang wanita, karena wanita itu ada di sampingnya, dia bersamanya, bukan di belakangnya.
Hakikat pernikahan adalah menggenapkan yang belum genap dan menyempurnakan yang kurang sempurna. Seperti sepasang sepatu, berdua namun tetap satu, karena satu saja tidak akan berguna.
Perjalanan hidup yang indah adalah ketika kita mampu berbagi, bukan menikmatinya sendiri. Pernikahan yang indah adalah setiap hari jatuh cinta, selalu dengan orang yang sama...
Pernikahan yang kudus adalah setiap hari
__ADS_1
menjadi satu di dalam Kasih Karunia-NYA." nasehat Joe panjang lebar
Erick hanya diam merenung Kata - kata Joe.