Amora

Amora
Amora part 51


__ADS_3

Kejadian inilah yang membuat ketiga kakak Cilla berjanji akan menikah setelah Cilla menikah.


Na kejadian itu memang nggak mempengaruhi mental Cilla, tapi cilla selalu mengingat nama Eldrick tapi tidak tahu nama lengkapnya.


Kemana-mana juga ia selalu bawa payung Abu-abu yang ada gantungan unik itu. Tapi 3 tahun lalu saat Cilla pulang berziarah ke kubur kakeknya dari Ibu. Ia mendapati seorang ibu yang masih duduk digundukan tanah yang masih baru. Bunga yang ditabur saja masih harum. Meskipun berat hati akhirnya payung itu terpaksa diberikan pada sang ibu.


Tak lupa cilla mengeluarkan gantungan unik saat memberikan payung (yang disebut Cilla payung El) agar tak melupakan nama org yang sdh menolongnya itu. Dan tak lain ibu itu adalah mom Eunike yang menghadiri pemakaman Eldick yang menyebut Cilla gadis payung.


Cilla dan mom Eunike berpelukan erat sambil menagis saat Erick dan Regan memasuki rumah. Erick dan Regan heran dan akhirnya mommy Eunike cerita semuanya.


Regan langsung pamit ke kamar begitu juga Erick mengajak Cilla istirahat. Sampai di kamar Cilla memaksa Erick menceritakan semua tentang Eldrick. Tentu ditolak Erick.


"Apaan sich dek, mau tahu tentang kak Eldrick, mending tanya tentang aku" elak Erick


"Kak aku dah tahu semua luar dan dalamnya kamu, jadi nggak ada yang perluh kakak cerita" ujar Cilla memeluk Erick dan menciumnya berkali - kali


"Ais... sayang stop, aku nggak bisa mengontrol diriku, kalau kamu gini terus" ujar Erick


"Emang ada yang salah" ujar Cilla santai kembali mengecup bibir Erick


"Au... sayang stop, kamu menyiksaku" ujar Erick langsung menyerang balik Cilla. Cilla santai bahkan tidak menolaknya. Erick semakin melancarkan aksinya karena biasanya Cilla hanya menggodanya dan pasti ujung - ujungnya di tolak.


"Kak Cilla bolein, tapi janji cerita tentang kak Eldirck" ujar Cilla setelah Erick melepas ciumannya.

__ADS_1


"Ok" ujar Erick pasrah, tidak mungkin mengalahkan Cilla, sebenarnya Erick cemburu, apalagi istrinya tertarik dengan pria lain, meskipun itu kakaknya sendiri.


Seiring berjalannya waktu Erick sudah menerima kehadiran Cilla di hidupnya, bahkan merasa hampa jika tidak mendengar Cilla. Erick belajar membuka hati pada Cilla, yang memang berbeda dari ke banyakan perempuan yang mendekatinya. Karena hartanya bukan karena cintanya sama Erick.


Sedangkan Cilla sejak awal tidak mencintainya tapi dia menerima Erick apa adanya, memahami dirinya, bahkan menghormatinya meski Erick tahu dirinya tidak pantas di hormati.


Hal itu yang membuat Erick belajar menerima Cilla. Lagian Erick sangat beruntung memiliki Cilla yang cantik, baik , mandiri dan pastinya masih perawan. Cilla yang tahu kehidupan malam Erick, tidak pernah mempermasalahkannya yang penting Erick tidak melakukan lagi setelah menikah dan Erick menepati janjinya.


#Di rumah Erick


"Sayang bangun, entar terlambat ke kantor" bujuk Cilla membangunkan Erick


Erick menarik Cilla kedalam pelukannya, " lima menit lagi, ini semua karena adek" ujar Erick


"Auuu... sakit sayang" ujar Erick langsung bangun


"Makanya bangun, cepat mandi sana!" ulang Cilla


Erick mengecup bibir isterinya mencium Dan langsung di dorong kuat Cilla. "mandi dulu ah, aku dah mandi" ujar Cilla


Cilla di sudah melewati masa ngidamnya dan sudah memasuki trimester kedua, jadi tidak mual lagi bahkan nafsu makannya pun sudah normal dan kembali sudah bisa kerja.


Kebahagiaan di keluarga papa Adam bertambah karena Istri ketiga kakak Cilla juga lagi hamil, Candana istri Titan, Meygan istri Erfan dan Meice istri Adit. Setelah Cilla menikah satu persatu kakaknya pun menikah, Mulai dari Adit menikah setelah Cilla melangsungkan pernikahan satu bulan sebelumnya. Kemudian Titan tiga minggu berikutnya di susul Erfan satu bulan kemudian.

__ADS_1


Cilla pagi ini sudah rapi setelah ibadah pagi dan sarapan untuk ke kantor. Sebenarnya Erick keberatan Cilla kerja kembali tapi Cilla tidak mau di rumah saja sudah cukup istirahatnya selama trimester pertama yang memang tidak bisa toleransi.


Cilla sampai ke kantor bersama Erick dan langsung di sambut ramah oleh para karyawan yang memang akrab dengan Cilla sejak magang.


Sementara Cendana kembali ke perusahaan orang tuanya. Karena memang Cendana putri tunggal, dan artinya pewaris tunggal pula. Meski jadi pewaris tunggal tidak membuat Cendana merendahkan Titan suaminya yang hanya profesi sebagai dokter di rumah sakit milik Ardana Grub.


Cendana yang di besarkan bersama Cilla meneladani mama Elisa yang sangat menghormati suaminya meski papa Adam hanya berprofesi sebagai dosen. Sementara mama Elisa merupakan presdir Grace krops. Perusahaan Fashion yang di rintisnya sejak SMP, dengan bantuan modal dari kedua orang tuanya yang memang pengusaha kaya raya.


Tapi Adit lebih memilih kerja di Ardana Group di banding kerja di perusahaan sang mama karena Adit sama sekali tidak paham soal Fashion, sementara si kembar Titan dan Erfan memilih jadi dokter.


Papa adam dan mama Elisa memang tidak pernah memaksa anak - anaknya, dia memberikan kebebasan bagi mereka untuk menekuni hal yang mereka sukai. Bahkan Cilla ketika memilih untuk kerja di Ardana Group mama Elisa dan papa Adam pun setuju.


Sementara di perusahaan mamanya di bantu ponakan yang memang menekuni Fashion. Dan mama Elisa berharap di antara cucunya kelak akan ada yang mengikuti jejaknya.


#Hotel


Para tamu undangan sudah berdatangan, Ziona sibuk menyambut tamu bersama kedua orangtuanya sementara Al terus di sampingnya ikut menyambut tamu pula.


Dan saat melihat pak Hendry dan ibu Chaterina memasuki ballroom, Al langsung berlari menyambutnya. "Grandpa and Grandma udah sampai" ujarnya senang


Al pun langsung di sambut hangat oleh Pak Hendry dan ibu Chaterina. Al memang akrab dengan pak Hendry dan ibu Chaterina karena merekalah yang membantu Ziona, sejak Al lahir dan menganggap Al seperti cucunya sendiri, bahkan Al lebih nyaman dengan mereka di banding orang tua Ziona.


Daddy Ardana dan mommy Eunika pun, tersingkir jauh, apalagi mereka baru beberapa kali bertemu Al. Bahkan pada saat Opa Ardana dan Oma Eunike menyapanya Al hanya membalas sepintas dan kembali dalam gendongan Grandpa Hendry.

__ADS_1


Bahkan ketika Joe, memasuki ballroom Al langsung menyambutnya tanpa peduli kalau daddy Regan masuk bersamaan. Joe memang kebetulan di Indonesian, tetapnya di tugaskan ke Indonesia dan terpaksa memboyong Viera dan ketiga putra kembarnya yang sudah berusia satu tahun.


__ADS_2