Amora

Amora
Amora part 54


__ADS_3

"Ok, dek nomornya?" tanya Nanda


Ziona langsung memberikan kartu nama untuk Nanda, dan tentunya mendapatkan tatapan tajam dari Regan.


"Kak tangannya lepas, aku mau ngambil makanan!" pinta Ziona


Bukannya melepas Regan malah semakin erat memeluknya bahkan sengaja meremas pinggang Ziona lembut.


"Ais...kak geli" ujar Ziona mencubit tangan Regan, tapi Regan mala semakin berani mengusap lembut perut Ziona


"Kak" ujar Ziona menenggelamkan wajah di dadah Regan dan mengingatnya. "Au" cicit Regan, Sontak melepas tangan dari perut Ziona dan memegang dadanya.


"Daddy kenapa?" tanya Al khawatir


"Nggak sayang,nggak papa hanya tadi daddy dapat gigitan sayang" tutur Regan melirik Ziona yang pura - pura asyik mengambil makanan


"Gigitan sayang?, apaan tu daddy" tanya Al lagi


"Sayang ikut mommy, makanan kesukaan Al mommy dah ambil!" ajak Ziona segera berjalan ke meja mereka


Al segera mengikuti mommynya tanpa ingat lagi pertanyaannya. Regan pun segera menyusul.


Al duduk disamping Regan sementara Ziona duduk di hadapan mereka. Ziona serius menyuap Al dan sesekali menyuap makanan ke mulutnya sendiri. Regan terus menatap Ziona, karena jengkel dan gugup akhirnya Ziona menyuap nasi kemulut Regan menggunakan sendoknya.


Regan pun tanpa ragu menerimanya, "sayang, tidak usah buru - buru, setelah menikah kita pasti berbagi .bahkan tempat tidur pun" goda Regan


Ziona baru sadar ternyata menyuapi regan menggunakan sendok bekasnya. "gara-gara kakak ni, makanya nggak usah ngeliatin aku gitu, lagian kok mau ajak itu bekas aku" tutur Ziona kikuk


"Ngapain jijik bukannya semaunya aku dah rasa" timpal Regan semakin menggoda Ziona


"Ya kak...mulut tu di jaga jangan ngomong sembarang, ada Al" tegur Ziona


"Hehehe, maaf" tutur Regan mengusap tengkuknya

__ADS_1


Pesta pun berakhir semua tamu pada bubar dan seperti awal tadi Al minta betul - betul memilih pulang ke rumah grandpa Hendry dimana Joe dan Viera tinggal. Ziona terpaksa mengiayan bahkan ikut bersama Al karena Al memaksanya. Ziona pun mengalah dia juga butuh teman curhat dan pasti Viera jadi pilihannya.


Regan, daddy Ardana dan mom Eunike terpaksa menelan kekecewaan atas pilihan Al.


#kediaman Erick and Cilla


"Sayang bangun, ayoh doa!" bujuk Cilla membangunkan Erick


"Sayang aku masih ngantuk, sedikit lagi!" pinta Erick


"Tidak ada sedikit lagi, cepat bangun!" paksa Cilla


"Sayang, kamu nggak kasian , aku baru tidur karena adek juga" ujar Erick


"Bukan aku, itu anak kamu, jadi cepat bangun tidak ada alasan!" tegas Cilla


Terpaksa Erick bangun pula.


Setelah ibadah pagi Cilla menyiapkan sarapan dan Erick kembali ke kamar untuk tidur.


Tiba di kantor, ternyata Regan baru tibah pulah bahkan saat mereka masuk Lift, Meice dan Adit pun bergabung.


"Kak Meice kok kerja, nggak capek kak?" tanya Cilla khawatir pada kakak iparnya yang lagi hamil pula


"Nggak kok dek, malah aku malas dirumah, pengennya kerja" timpal Meice


"kakak nggak rasa mual?" tanya Cilla


"Mual tiap bagun tidur, tapi setelahnya baik -baik ajah" jawab Meice


"Kakak enak, aku malah tiga bulan nggak bisa gerak?" tutur Cilla sedih


"Hai itu masing - masing anak, ada yang rewel ada yang nggak, ngapain harus sedih" hibur Meice

__ADS_1


"Dek itu karena dia tahu papanya resek makanya dia kerjain" timpal Regan


"Sialan loh Gan, emang aku resek?, iri bilang bos" balas Erick


"iri?, iiiih najis, ngapain harus iri, aku sudah ada Al" timpal Regan tak mau kalah


"Aah, kak Regan gimana acara tadi malam?" tanya Cilla penasaran


"baik dan lancar" jawab Regan singkat


"Oh ya dek, Al mana tumben nggak ikut kamu?" tanya Meice


"Di rumah Joe, nanti sore baru aku jemput, nginap di rumah" jelas Regan


"kak Joe disini?" tanya Cilla penasaran


"Ia... dengar - dengar ditugaskan disini sudah" jawan Regan mengomporin Erick


"Woa...hebat, berarti kak Joe aktif lagi di PERKANTAS nantinya" ujar Cilla semangat


"Ya...sayang kok senang bangat Joe balik, bukannya Joe sudah marrid, punya anak malah" ujar Erick jengkel


"Astaga kak, masih cemburu juga sama kak Joe, bahkan kak Joe tak sedikitpun melirikku jadi nggak usah takut, seresek apapun kamu, tetap kamu dihati" Tutur Cilla menggoda Erick


Semua penghuni lift tertawa menertawakan Erick. "Diam, kalian bosan kerja?" ujar Erick


"Hai, berani loh bentak adek aku?, kamu bosan hidup?" tutur Adit pura - pura marah


"Maaf kak, maksud aku bukan bang Adit, tapi Regan" jawab Erick canggung


"Ternyata bos takut juga sama kakak ipar, aku padamu bang" tutur Regan kembali tertawa


"Ais... Sialan loh Gan, menghancurkan image aku, jadi adek ipar terbaik" omel Erick

__ADS_1


Semuanya kembali tertawa dan saat tawa mereka redah lift pun terbuka pertanda mereka tiba di lantai kantor. Mereka masing - masing terpisah menuju ruang kerja.


__ADS_2