
Di pulau Jeju mereka kembali menginap di Villa milik Arkan, karena kehamilan Cendana dan Meice sehingga tidak memungkinkam mereka mengunjungi tempat - tempat wisata seperti gunung, gua dan Air terjun padahal Adit, Titan, Regan sangat ingin mencobanya, sementara Erick belum bisa karena kakinya baru saja pulih. Sehingga mau tidak mau Cilla dan Ziona pun tidak mungkin memilih wisata tersebut jika yang lain tidak bisa. Sebenarnya yang bisa ialah Ziona dan Regan tapi Regan tidak mau mengambil resiko dengan kehamilan Ziona yang masih dalam usia mudah.
Dan akhirnya mereka sepakat untuk berpetualang di pulau Udo. Dinamakan Pulau Udo karena pulau ini mempunyai bentuk mirip dengan sapi yang sedang berbaring(sumber google) mereka menikmati pemandangan pulau yang menamjubkan dengan naik sepeda, Masing - masing pasangan berboncengan tapi karena Erick masih pemulihan mereka tidak ikut.
Cilla dan Erick menikmati keindahan pulau tersebut dengan berjalan bergandengan tangan sambil bercanda ria, menikmati masa pacaran mereka yang cukup singkat kitika mereka memutuskan untuk menika. Cilla begitu bahagia karena impian memiliki suami yang romantis terjawab sudah sejak Erick berubah, Erick sangat memanjahkan sang istri.
Tanpa malu Erick beberapa kali mencium sang isteri karena gemasnya, meski berkali - kali juga mendapat protes dari Cilla tapi dasar Erick bucin tidak peduli sekelilingnya seolah dunia milik mereka berdua yang lain ma ngontrak.
Ketika lainnya puas bermain sepeda akhirnya mereka memilih untuk mancing dan tentu kaum perempuan hanya menjadi penonton dan jadi fotografer. Bahkan sesekali menggaggu konsentrasi pasangan yang serius memancing, bukannya marah tapi malah menjadikan semakin romantis tak terkecuali sih Adit, karena Erick, Regan and Titan memang sejak awal romatis dan tak pernah malu menunjukkan aksinya di hadapan orang lain apalagi hanya teman dan keluarga. setelah puas mengabadikan setiap moment akhirnya mereka menikmati makanan lezat yang merupakan menu andalan wisata ini.
__ADS_1
Keesokan harinya mereka kembali menikmati wisata lainnya masih di pulau Jeju yaitu Camellia Hill. Camellia Hill merupakan suatu arboretum dari pohon camelia dengan luas mencapai 172.000 meter persegi. Mereka menikmati keindahan camelia dari 80 negara dalam satu tempat. Di sini ada lebih dari 6.000 tanaman camelia dari 500 varietas. Mereka mengabadikan moment dengan foto khususnya para pria menjadi fotografer dadakan untuk sang isteri. Setelah puas dan merasa lelah ketika berkeliling di tempat wisata ini, akhirnya mereka beristrahat, ada terdapat kafe untuk sejenak menikmati teh camelia. Kemudian tak lupa para wanita berbelanja, membeli produk alami dari store Camellia Hill seperti minyak camelia, balsem, dan juga sabun dari camelia.
#Kamar Erick
"Sayang aku mandi dulu ya" tutur Cilla
Tak beberapa lama Cilla selesai mandi dan mendekati Erick yang masih serius dengan kerjaannya. "Sayang mandilah, aku dah selesai" ujar Cilla sambil mencium pipih sang suami
Erick membalas ciuman istrinya dan segera kekamar mandi yang mana air mandinya sudah disiapkan sang istri. Tak berselang Erick selesai mandi dan menemui istirinya yang masih mengeringkan rambutnya.
__ADS_1
Erick menyamparin Cilla dan mengambil hairdrayer dan membantu Cilla mengeringkat rambutnya. Dengan sangat lembut Erick mengusap lembut rambut panjang sang istri dan sesekali mencium puncak kepala Cilla mencium wangi sampho yang digunakan sang istri.
Setelah selesai Cilla langsung ke sofa dan membuka handponenya, seperti biasanya setelah pulang jalan pasti akan segera melakukan VC ke mamanya untuk menanyakan gimana kabar Amore. Cilla dan Erick selalu kangen dengan putri kecilnya.
"Syalom mama, gimana kabar kalian disana?" sapa Cilla
"Shalom sayang, Puji Tuhan kami baik sayang, tu anak kamu?" jawab mama Elisa menggubah kamera menyorot Amore yang asyik main bersama Opa, uncle Erfan dan Auntie Meygan dan baby Gavrila.
"sayang, ini daddy and mommy kamu" tutur mama Elisa mendekati Amore . Amore sangat ceria melihat sang mommy dan Erick pun bergabung bersama Cilla dengan memeluk Cilla dari belakang degan menyandarkan kepala ke bahu Cilla dan menyapa mertua dan putrinya.
__ADS_1