Antara Aku, Kamu, Dan Bayi Itu

Antara Aku, Kamu, Dan Bayi Itu
Ep. 49


__ADS_3

JEROME POV


Babtols restaurant, pertemuan rahasia baru dimulai….


Ketika perasaan mulai mengaburkan kemampuan berpikir, seharusnya langkahku dihentikan saat itu juga.


Kita tidak tahu apakah tindakan gegabah itu akan membawa takdir kemana. Namun, ia adalah sepupuku, orang yang memiliki hubungan darah denganku, serta aku memang merasakan koneksi persaudaraan sejak menjaganya.


Aku tahu senyumnya sama dengan senyumku, kadang hanya sebuah manipulasi. Seperti senyum milik Monalisa, yang terlihat tersenyum namun tidak ada yang tahu apakah itu memang sebuah senyuman, selain si pemilik senyum itu sendiri.


Akhirnya aku memutuskan, tanpa sepengetahuan paman John, aku harus memberitahukan Aqilla mengenai berita ini.


“Ada apa??” tanya Aqilla tanpa basa basi setelah ia menghempaskan tubuhnya di kursi yang berada di hadapanku, di babtols ini.


Bahkan ia tidak menyentuh sandwich yang ada di atas meja. Padahal sebagai sepupu, aku ingin mentraktirnya sesekali.


“Apa kau tahu mengenai Dark house??” tanyaku lebih tanpa basa basi.


“Hmm, sepertinya ayah pernah membawaku ke tempat itu saat aku masih berumur empat tahun. Kenapa??”


“Paman sedang mencari tahu mengenai tempat itu. Ia hanya ingat tempat itu adalah tempat pelarian bibi, ibumu saat menikah dengan ayahmu”


“Mengapa paman John mencari tahu tempat itu?? Apa Stella kemungkinan disembunyikan disana??”


Apa yang dilakuan penggila PSP itu sampai ikut kemari??

__ADS_1


Ikut menginterogasi pula. Yah, setidaknya ia memakai penyamaran seperti Aqilla – menyamar sebagai wanita.


Tapi aku tidak bakalan bertanya mengenai samarannya itu, termasuk darimana ia mendapat wig trendy itu??


“Kakakku mendadaniku sampai aku berumur sepuluh tahun. Jangan tanya alasannya, pokoknya ia memang aneh. Tapi aku masih ingat caranya berdandan ala wanita. Dan ini semua koleksi kakakku. Dia model tauk” berondong Edric dalam nada sebal.


Aku tahu itu, aku sudah lihat ia mendandani sepupuku Seva seperti bayi perempuan. Ingatkan aku untuk menimpuk model nyeleneh itu kapan-kapan.


“Edric memaksa ikut” akhirnya Aqilla menjelaskan mengapa penggila PSP ini duduk di sebelahku.


Aku menatap Aqilla, “Bisakah kau mengingatnya sekaligus membuat petanya?? Kakak kelasku yang menyusup ke dalam Klan Gunadhya itu bisa menyampaikan pesan mengenai nona Stella yang disekap disana, tapi ia tidak bisa membantu membuatkan peta menuju kesana. Matanya ditutup saat penjahat itu memboyongnya kesana”


“Kita kesana sekarang untuk menyelamatkan Stella” ucap sepupuku penuh antusias.


“Eitsss, stop. Jangan bodoh Aqilla, kau hanya membuatkan peta, lalu paman dan pasukannya yang menyerang kesana”


Yah, kalau yang itu aku tidak bakalan meragukannya. Menurut informasi yang berhasil aku korek, wanita ini memang sudah belajar menyikat orang sejak masih anak-anak.


Anehnya, satu-satunya pria yang tidak berhasil ia lumpuhkan justru playboy tengik yang bahkan tidak tahu caranya berkelahi.


Aku sudah melihat terlalu banyak selama mengikutinya secara diam-diam, untuk mengetahui benih-benih cinta mulai bersemi diantara keduanya.


“Ayolah Jerome, biarkan aku membantumu. Kau boleh membawa sepasukan polisi, asalkan aku ikut serta” bujukannya itu membuyarkan lamunanku.


Aku menghela nafas, “Oh baiklah, kau harus ikut denganku untuk membujuk paman John. Tapi, kalau paman melarangmu, kau harus diam dan duduk manis. Paham??”

__ADS_1


“Oke” angguk Aqilla.


“Tunggu... aku ikut yah” Celetuk Edric.


Aku menatap tajam kepadanya, “Minggir PSP boy, kau hanya menyusahkan kalau kami harus melawan penjahat sekaligus mengasuhmu” cemohku.


“Aku tidak butuh pengasuh” balasnya garang.


“Tapi kami juga tidak membutuhkan tambahan anak Hyundai dalam misi ini. Kalau sampai orangtua mu tahu, maka ia bakalan mengamuk sambil mengobrak-abrik semua kantor polisi yang ada”


“Kalau begitu, jangan cerita ke papahku. Bego…”


“Tetap tidak boleh…”


“Tunggu, aku bisa bertarung kok. Aku sering melakukannya” ujar Edric.


“Sungguh?? Dimana kau biasa bertarung??” tanyaku sangsi.


“Game Playstation 3” jawabnya polos yang membuatku menepuk jidat kesal. Dasar anak Hyundai sarap…


@@@@@@@@@@@@@@@@@


Apa jadinya kalau Prince Evil dan titisan guminho mulai beraksi??


Sebuah keberuntungan si prince Charming tidak mengetahuinya, atau ia bakalan lebih mengamuk daripada gunung meletus….

__ADS_1


Baik si Inspektur John maupun sang pengkhianat sama sekali tidak menyadari bahwa bola takdir sudah bergulir semakin jauh. Semakin melenceng dari kekuasaan mereka.


But, berita baiknya adalah, bola meluncur menuju arah yang baik. Well bagi satu pihak tentunya. Dan pihak siapakah itu???


__ADS_2