Antara Aku, Kamu, Dan Bayi Itu

Antara Aku, Kamu, Dan Bayi Itu
Ep. 53


__ADS_3

Saat ini Inspektur John, dan ke sepuluh pasukannya – sepuluh itu termasuk Aqilla dan Jerome lho, sedang mengintai Dark house dari kejauhan.


“Gerbangnya harus dibuka dari dalam paman” jelas Aqilla,


“Kita harus meminta melalui interkom yang menempel di tembok, barulah orang yang didalam membukakan gerbangnya. Dan setahuku saat meminta membuka pintupun orang yang diluar harus mengucapkan sandi dengan benar, barulah bisa masuk. Kecuali ayahku, ia bisa masuk dengan mengetik kode, ada di bagian bawah interkom, tempat untuk memasukkan kodenya” Aqilla menjelaskan secara detil.


“Kau tahu kodenya??” tanya Jerome.


Aqilla mengangguk, “Lagipula kodenya tidak bisa diubah sesuka hatinya, karena melaui proses yang berbelit. Pasti masih memakai kode yang sama”


“Bagaimana dengan lorong rahasia?? Apakah tidak ada?? Biasanya kan penjahat selalu membuatnya sekadar berjaga-jaga” tanya inspektur John.


Aqilla pun menjawab pertanyaan pamannya dengan membeberkan bahwa Dark house memang memiliki lorong rahasia yang menurut ayahnya bisa digunakan untuk kabur saat dibutuhkan.


Dan menurut Aqilla, tidak ada yang mengetahuinya selain ia, ayahnya, dan ibunya. Ayahnya bahkan memastikan Aqilla tidak bermain-main dengan lorong tersebut, saking rahasianya.

__ADS_1


“Apa kita bisa menyusup melalui sana??” tanya sang paman.


“Paman, si pengkhianat berengsek ini mengetahui mengenai hubungan kita yang aku sendiri tidak mengetahuinya. Ia tahu banyak hal, bisa jadi ia tahu mengenai lorong tersebut terus menempatkan penjaga disana yang bisa menyerang kita dengan leluasa”  bisik Aqilla menolak ide pamannya yang dirasa beresiko.


“Mungkin itu sebabnya ia menjadikan rumah ini sebagai tempat persembunyiannya paman”


Untuk sesaat pamannya berpikir, “Kau benar. Lalu mengapa kau menceritakannya kepadaku??”


Aqilla menatap sebal, “Paman memintaku untuk menggambarkan secara detil mengenai tempat ini, makanya aku membeberkan semuanya”


“Ehem, kita tidak memiliki waktu seharian untuk perdebatan keluarga ini. Sebaiknya sesuai rencana awal saja” tegur Jerome seraya menggeleng tak percaya. Yang benar saja, masa keduanya berdebat di saat semacam ini?? Sepertinya ia berada di keluarga yang salah.


“Jerome, apa teman kita di dalam sudah membukakan akses untuk kita??” tanya Inspektur John kepada keponakannya.


Jerome masih mengarahkan teropongnya ke Dark House, “Dia bilang saat ia keluar untuk menawarkan kudapan kepada para penjaga, saat itulah tanda untuk menyerbu. Kita harus menunggu, ia harus melumpuhkan penjaga yang berada di ruang kendali”

__ADS_1


“Kalau begitu pantau terus, Aqilla apa kau yakin mau ikut masuk?? Aku tidak menjamin bisa melindungimu” ucap Inspektur John.


“Aku bisa menjaga diri” jawab Aqilla.


“Paman, dia sudah memberi tanda” lapor Jerome seraya menurunkan teropongnya.


Dan Inspektur John pun menanggapi dengan lantas mulai memberikan instruksi penyerangan kepada anak buahnya seraya berbisik serta menggunakan beberapa isyarat tangan. Mereka mengangguk, memahami perintah atasan mereka. Dan, penyergapanpun dimulai.


Action…1…2…3… go….


Dar – der – dor – dor – dor – plak – bugh- ciaaatttt…..


Dan kawan-kawannya – suara-suara itu mendadak memenuhi Dark House ketika Inspekur John dan pasukannya menerobos masuk. Seakan-akan banyak balon hijau meletus di Dark house.


@@@@@@@@@@@@@@@@@

__ADS_1


NB : Berhubung author adalah orang yang cinta damai sehingga adegan penyerbuannya terpaksa author sensor. Soalnya author tidak ingin membeberkan kesadisan Aqilla di depan khalayak, dimana ia membuat dua penjaga di pintu masuk mendapat tembakan di arah kaki, plus beberapa jab di bagian rusuk masing-masing penjaga supaya mereka benar-benar lumpuh. Tiga penjaga di dalam rumah yang menyerangnya, yang dibalas balik oleh wanita itu dengan cara bervariasi antara tembakan dan jurus-jurus beladiri, namun menghasilkan satu gerakan yakni penjahat-penjahat yang berjatuhan ke lantai.


Nah, setelah menghabisi semua penjahat yang ada di Dark House – sayangnya pengkhianat itu tidak ada diantara mereka, Aqilla dan Jerome mendapat tugas untuk mengikat semuanya untuk dibawa ke hotel prodeo. Pokoknya semua penjahat dikumpulkan, digiring ke penjara, apa pasal yang bakal dijerat kepada mereka biar teman-teman di kepolisian yang menyortirnya. Beres kan…


__ADS_2