Assalamu'allaikum Jodoh!

Assalamu'allaikum Jodoh!
Pertanyaan Serentak


__ADS_3

Hari sabtu sore, sepulang bekerja Arka langsung pulang kampung.


Ia tak mampir untuk menemui Alena terlebih dulu, ada sesuatu hal yang ingin Ia bicarakan pada kedua orang tuanya.


Sementara itu, di rumah Alena tak terlalu sering mengecek ponselnya karena Ia tahu selama Arka di kampung halaman, Mereka memang jarang berkomunikasi. Alena memilih menghabiskan malam minggunya dengan menonton sinetron favoritnya, namun ketika tengah asik menonton, sang nenek melontarkan pertanyaan yang membuat Alena terkejut.


"Len. Arka tumben jarang ke rumah," ujar Nenek Alena.


"Heem, lagi banyak kerjaan jadi harus lembur terus." Alena menjawab seadanya.


"Oh, gitu. Nenek cuma mau tanya, hubungan Kalian itu kan udah lumayan lama, mau di bawa kemana?" Tanya Nenek Alena. Alena menoleh, Ia memasang reaksi yang terheran mengapa sang nenek menanyakan hal itu.


"Emang kenapa, Nek. Kok tanya soal itu?" Tanya Alena.


"Engga, Nenek cuma tanya. Kan Kamu perempuan, harus minta kepastian. Jangan habisin waktu Kamu untuk hal yang sia-sia!" Seru Nenek Alena.


Alena terdiam, Ia juga memikirkan dengan serius pertanyaan dari Neneknya itu.

__ADS_1


"Apa Aku tanyain soal ini sama Arka, ya?" Alena membatin. Sejujurnya, Ia memang butuh kepastian dari Arka. Ia juga ingin tahu, kemana arah hubungan keduanya. Untuk saat ini di umur dua puluh tiga tahun, rasanya Alena enggan untuk menjalin hubungan tanpa kejelasan.


"Coba Kamu obrolin dulu sama Arka, tanyakan soal hubungan Kalian ini. Kalau di perbolehkan, Nenek pengen banget ketemu sama orang tua Arka. Itung-itung silaturahmi sekalian menanyakan keseriusan Arka juga," ujar Nenek Alena.


"Emm, iya. Nanti Alena obrolin dulu sama Arka." Alena menimpali.


***


Sesampainya di rumah, Arka memutuskan untuk beristirahat sejenak.


Ia lalu mengisi perutnya, dan berbincang ringan dengan kedua orang tuanya.


"Baik, Pak. Emm, iya katanya nanti kalau senggang Dia main." Arka berdalih.


"Oh, emang Alena lagi sibuk apa?" Tanya Ibu Arka.


"Gak sibuk apa-apa, sih. Emang belum ada rencana mau kesini aja," sahut Arka lagi.

__ADS_1


"Oh, gitu. Oh iya, Bapak mau tanya, Kamu ini udah serius sama Alena?" Tanya sang ayah.


Arka langsung menganggukan kepalanya, Ia tak berpikir panjang ketika sang ayah menanyakan keseriusannya terhadap Alena.


"Serius, Pak. Kenapa emang?" Tanya Arka.


"Engga, ya Bapak cuma khawatir aja kalau orang tuanya Alena nanyain soal hubungan Kalian. Makannya sekarang Bapak nanya, mau serius atau gimana? Kalau mau serius ya udah coba ajak keluarga Alena main kesini, ya silaturahmi aja dulu." Ayah Arka menjelaskan maksudnya.


Tanpa Arka dan Alena ketahui, dalam waktu bersamaan namun berbeda tempat, orang tua Mereka sama-sama menanyakan kemana hubungan keduanya akan berlanjut. Di sisi lain, mungkin memang itu jalan dari Tuhan agar keduanya lebih serius untuk memikirkan masa depan Mereka.


"Kalau misalkan besok Alena dan keluarganya main kesini, gimana?" tanya Arka.


"Bagus, kalau emang mau besok. Kebetulan Bapak sama Mamah gak ke kebun," sahut Ayah Arka.


Terlihat Arka tersenyum, Ia pun berpamitan untuk mencari sinyal dan menghubungi Alena dan memberitahukan terkait perbincangannya bersama sang ayah.


"Kemana?" tanya Ibu Arya yang melihat putranya begitu bersemangat keluar dari rumah.

__ADS_1


Arka yang sudah di ambang pintu, sontak menghentikan langkahnya.


"Mau nelpon Alena dulu." Arka menjawab dengan kegirangan.


__ADS_2