Bahagia Bersama Mu

Bahagia Bersama Mu
(Part 2) 17. Kesiangan


__ADS_3

Nattan dan Nayna baru saja terbangun dari tidurnya, seking kagetnya Nattan langsung duduk di tempat tidur dan melihat ke jendela yang ada di dalam kamar yang sudah memancarkan cahaya matahari yang sangat menyilaukan mata.


"Sudah jam berapa ini sayang...? (tanya Nattan kepada Nayna yang masih berusaha mengumpulkan kesadarannya)


Nayna mengambil ponsel yang ada di samping nya, lalu melihat jam yang ada di dalam ponselnya itu.


"Pukul 8 mas. (ujar Nayna dengan santai nya)


Namun berapa detik kemudian Nayna tampak membelalakkan matanya, karena baru menyadari apa yang dikatakannya barusan.


"Pukul 8...! ya Allah mas kita kebablasan tidurnya, jadi kesiangan deh. Bagaimana ini mas...! (ujar Nayna yang mulai panik)


"Tenang sayang...! tenang...! Tolong ambilkan ponsel mas. (kata Nattan)


Nayna pun menuruti, Nayna mengambilkan ponsel Nattan yang ada di samping ponselnya tadi. Lalu Nayna pun memberikannya kepada Nattan.


"Mau ngapain mas...? (tanya Nayna setelah Nattan mengambil ponsel yang di berikan nya itu)


"Mau menghubungi pihak kampus, mas mau meminta izin karena untuk hari ini sayang gak bisa ke kampus. (ujar Nattan)


"Jadi Nay gak ke kampus hari ini mas...? Tapi mas nay sudah terlalu banyak izinnya, dan nay juga sudah terlalu banyak ketinggalan mata kuliah mas. (protes Nayna)


"Terus maunya sayang bagaimana...? Ini itu sudah pukul 8 loh sayang. Kalau sayang tetap maksakan juga ke kampus sayang pasti sangat telat. Orang sayang masuk nya hari ini jam 8. (ujar Nattan)


Nayna terdiam mencerna apa yang di katakan oleh Nattan barusan, karena apa yang di katakan oleh Nattan benar adanya.


"Baiklah mas, nay nurutin apa kata mas aja. (ujar Nayna pasrah)

__ADS_1


"Sayang tenang saja, mas gak akan meninggalkan sayang sendiri di rumah kok, nanti sayang ikut mas saja ke perusahaan biar sayang itu gak suntuk. (kata Nattan lagi, sambil mencoba mulai menghubungi pihak kampus)


Setelah panggilan Nattan terhubung dan di angkat. Nattan pun mulai berbicara. Tidak lama Nattan berbicara dari sambungan ponsel itu, setelah mendapatkan izin dan berterima kasih Nattan pun memutuskan sambungan telepon nya.


Nayna bangkit dari tidurnya, lalu berjalan dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri karena dia akan pergi bersama Nattan ke perusahaan.


Sedangkan Nattan dia tampak masih sibuk dengan ponselnya, Nattan menghubungi Ardy mengatakan kalau dia sedikit terlambat untuk datang ke perusahaan dan meminta Ardy untuk menghandle semuanya sampai dia datang.


Nayna sudah terlihat rapi dan cantik saat keluar dari ruang ganti yang satu akses dengan kamar mandi. Sedangkan Nattan dia masih berada di dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


Pakaian yang akan di pakai oleh Nattan sudah di siapkan oleh Nayna di dalam ruang ganti, beserta aksesoris seperti jam tangan serta dasi yang di gunakan oleh Nattan seperti biasanya.


Nayna keluar dari kamar, turun ke bawah menuju ruang makan untuk sekedar membantu bik Minah menyiapkan sarapan.


"Pagi bik...! (sapa Nayna, saat melihat bik Minah menata makanan di atas meja makan)


"Pagi juga non, loh kok tumben lama turun nya...? (tanya bik Minah)


"Ya Allah, terus non hari ini tidak kekampus...? (tanya bik Minah lagi)


"Enggak bik, hari ini nay hanya ada jam mata kuliah pagi saja, kalau nay masih maksain ke kampus pasti sudah sangat telat, jadi dari pada telat seperti itu lebih baik izin saja kata mas Nattan. dan mas Nattan sudah meminta izin sama pihak kampus untuk hari ini nay tidak ke kampus. (jelas Nayna)


"Terus non sudah rapi kayak gini emangnya mau kemana...? Apa non mau ikut den Nattan ke kantor...?


"Iya bik, bibik kan hari ini mau pergi belanja bulanan dengan mang Koko, ya dari pada nay suntuk sendirian di rumah jadi mas Nattan ngajak nay ke kantornya, lagian nay juga sudah lama tidak kesana. (ujar Nayna)


"Baiklah itu bagus juga non. Oh iya apa non mau minum susunya dulu, sambil menunggu den Nattan turun...? (

__ADS_1


"Boleh juga bik. (ujar Nayna)


"Sebentar non bibik buatkan dulu. (kata bik Minah lalu kembali ke dapur setelah mendapatkan anggukan kepala dari Nayna)


Nayna duduk di bangku meja makan, di depannya sudah tertata rapi makanan untuk sarapannya bersama Nattan.


Tidak butuh waktu lama bik Minah pun kembali ke ruangan makan, dengan membawa segelas susu di tangan nya.


Bik Minah memberikannya kepada Nayna, lalu Nayna pun mulai meminum susu itu hingga habis tidak bersisa. Bik Minah mengambil gelas susu yang sudah kosong itu lalu kembali membawanya ke dapur.


Tidak lama Nattan pun turun dan bergabung bersama Nayna di meja makan, tidak banyak bicara keduanya langsung menyantap makanan yang sudah di siapkan.


Selesai makan Nattan dan Nayna pun pergi, dan sebelum nya juga sudah berpamitan kepada bik Minah.


Setelah kedua majikannya itu pergi bik Minah pun mulai bersiap untuk pergi belanja bulanan semua keperluan rumah bersama mang Koko.


...*Bersambung*...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....

__ADS_1


...Terima kasih 🙏...


...😘😘😘...


__ADS_2