Bahagia Bersama Mu

Bahagia Bersama Mu
(Part 2) 2. Negri Kangguru


__ADS_3

Nayna baru saja membuka matanya saat pesawat pribadi yang membawanya baru saja mendarat. Nayna mengucek matanya lalu menoleh ke Nattan yang sedang memeluknya.


"Kok udah bangun sih sayang...! padahal mas baru aja berniat mau bangunkan sayang. (ujar Nattan sambil menoel hidung Nayna yang mancung)


Nayna menarik tubuhnya dari pelukan Nattan lalu membetulkan duduknya, melihat ke arah luar lewat kaca pesawat.


"Kita udah sampai ya mas...? (tanya Nayna tanpa melihat ke arah suaminya)


"Ya sayang baru aja. (jawab Nattan, yang sibuk dengan ponselnya. Entah apa yang dilakukannya)


"Apa mas sudah memberi tahu kakek dan yang lainnya kalau kita sudah sampai...? (tanya Nayna lagi, kali ini Nayna melihat ke arah Nattan)


Nattan yang tadinya sibuk dengan ponselnya, seketika menoleh ke arah Nayna yang bertanya kepada nya.


"Belum sayang, nanti saja ya kita mengabari mereka saat kita sudah berada di hotel tempat kita menginap. Ok (ujar Nattan, lalu mengembangkan senyumnya kepada Nayna, supaya Nayna tidak ngambek dengan jawabannya)


"Ok (ujar Nayna datar, lalu Nayna mengalihkan pandangannya)


" Tuh kan, pasti salah lagi... (ujar Nattan di dalam hati, sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal)


Sejak hamil Nayna memang sangat sensitif, dia sering ngambek bahkan hanya karena hal-hal sepele yang di lakukan bahkan di katakan oleh Nattan.


Sifat Nayna yang seperti itu hanya berlaku untuk Nattan suaminya, dia sendiri bahkan tidak tahu kenapa sifatnya itu selalu berubah-ubah terhadap Nattan suaminya. Mungkin itu semua bawaan dari kehamilannya.


Dan Nattan sudah mengetahui itu semua, karena sudah jelaskan oleh dokter kandungan yang menangani Nayna, dan juga bik Minah serta mami Jihan.


Walaupun sudah mengerti tetapi kadang Nattan sering tidak terima dengan sifat istrinya yang berubah-ubah itu kepadanya. Kadang di saat Nattan ingin bermanja dengan sang istri tetapi sang istri menolak semua itu karena sedang merasa jengkel bahkan yang parahnya sang istri sedang lagi tidak ingin berdekatan dengan nya.


Dan pada akhirnya Nattan selalu mengalah dengan istrinya itu.


"Kita turun sekarang sayang. (ujar Nattan sambil memegang tangan Nayna)


Nayna tidak menjawab dia hanya menganggukkan kepalanya.


Nattan pun berdiri, lalu membantu Nayna berdiri.

__ADS_1


Keduanya pun berjalan keluar dari pesawat secara berdampingan, Nayna menggandeng tangan Nattan. Sedangkan Ardy berjalan di belakang mereka bersama sang kekasih Dinda.


Ya, Dinda juga ikut bersama mereka ke negeri kanguru itu.


Ardy sengaja membawa serta Dinda bersamanya karena acara yang akan mereka hadiri mewajibkan membawa pasangan masing-masing. Karena itu Ardy membawa sang kekasih dan Nattan membawa sang istri bersama mereka.


Awalnya mami Jihan dan kakek Yoga melarang Nattan membawa Nayna pergi bersamanya, karena kondisi Nayna yang sedang hamil. Mami Jihan dan kakek Yoga takut terjadi apa-apa kepada Nayna karena mereka harus menempuh perjalanan yang jauh.


Tetapi setelah di beri pengertian oleh Nattan akhirnya mami Jihan dan kakek Yoga mengizinkan Nattan membawa Nayna pergi bersamanya, walau dengan berat hati.


Baru saja sampai di rumah setelah mengantarkan Nayna dan Nattan ke bandara mami Jihan sudah mulai uring-uringan, mondar mandir tidak karuan karena cemas akan menantu kesayangannya.


Mami Jihan berkali-kali mengecek ponselnya, melihat apakah ada panggilan masuk dari anak dan menantunya itu.


hampir setiap menit mami Jihan melihat ponselnya, tetapi ponsel itu tidak juga berdering. Sekalinya berdering itu hanya panggilan dari karyawan yang menjaga butiknya.


"Mi...!! coba deh mami bawa duduk dulu di sini. Nanti Nattan ataupun Nayna pasti akan memberikan kabar kepada kita kalau mereka sudah sampai. (ujar papi Syam)


"Kapan Pi kapan...!! apa papi gak lihat ini sudah jam berapa. (ujar mami Jihan, sambil duduk di sebelah suaminya)


"Mau di tunggu sampai kapan Pi...!! Ah udah lah Papi itu memang gak ngerti mami, mami lagi cemas dia malah senyum-senyum (ujar mami Jihan, dengan memasang wajah yang cemberut)


Mami Jihan mengalihkan pandangannya, dia merajuk dan tidak ingin menatap sang suami.


Papi Syam menggelengkan kepalanya, dia tersenyum melihat tingkah laku sang istri yang sama persis dengan anak kecil yang sedang ngambek saat tidak di berikan es krim.


"Ingat sama umur mi...(ujar papi Syam sambil tertawa kecil, berdiri dan mengelus lembut kepala istrinya dan berjalan keluar dari kamar)


"Papi...! tuh kan rambut mami kusut jadinya. Selalu deh seperti ini. (kata mami Jihan dengan manja, sambil melihat kedua tangannya di dada)


Papi Syam tidak menghiraukan perkataan sang istri, dia berlalu pergi dari sana.


Dengan ekspresi yang masih kesal mami Jihan berdiri dan menyusul sang suami yang sudah keluar dari kamar dan sedang menuruni tangga.


"Papi ini pasti kalau sama istri nya gak pernah mau romantis, selalu main tinggal begitu saja. (ujar mami Jihan setelah berhasil menyusul papi Syam dan melangkah menuruni tangga di belakang papi Syam)

__ADS_1


Papi Syam hanya diam dia hanya mendengarkan ocehan dari sang istri.


"Syam...! Apa Nattan dan Nayna menelpon...? (tanya kakek Yoga saat papi Syam dan mami Jihan duduk bergabung di ruang keluarga bersama dia dan juga asisten nya pak Dedi.)


"Belum Ayah, mereka berdua belum menghubungi kami. (jawab papi Syam)


"Bagaimana kalau kita saja yang menghubungi mereka ayah...? (tanya mami Jihan yang sangat antusias)


"Gak boleh mi, bagaimana kalau mereka masih berada di dalam pesawat, itu akan membahayakan keselamatan mereka nantinya. (jawab papi Syam dengan cepat)


"Ya nak Jihan, benar apa yang di katakan Syam, lebih baik kita tunggu saja mereka menghubungi kita. (jawab kakek Yoga juga)


"Baiklah ayah kalau begitu kita tunggu saja. (ujar mami Jihan pasrah)


Mami Jihan pun fokus melihat ke acara yang di tayangkan di televisi yang ada di depan mereka, sedangkan kakek Yoga, papi Syam dan juga pak Dedi ketiganya sibuk berbicara, mengontrol membahas berbagai hal.


...Bersambung...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update setiap hari....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Bahagia Bersama Mu" ini ya. Dan semoga suka ya dengan jalan ceritanya....


...🥰🥰🥰...


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Author nya down. ✌...


...Jangan lupa Mampir juga ya di karya author yang lainnya. 👍🥰...


...Terima kasih 🙏...

__ADS_1


__ADS_2