
Nattan dan Ardy saat ini sudah duduk bersama Mega yang saat ini ada di hadapan keduanya.
Sebenarnya tadi saat Nattan dan Ardy tengah berjalan untuk mendekatinya, Mega langsung berlari ingin memeluk Nattan, namun dengan cepat Ardy mencegah nya alhasil Mega pun tidak jadi memeluk Nattan.
Mega terlihat sangat marah, dia menatap Ardy dengan penuh amarah. Dan di saat dia ingin duduk di sebelah Nattan Ardy pun mencegahnya menarik Nattan untuk duduk di sofa yang lain dan Ardy pun duduk di samping Nattan.
"Maaf nona Mega, anda duduk saja di situ. Kalau anda merasa keberatan anda boleh keluar dari rumah sini, Nah...kebetulan pintu keluar nya masih terbuka lebar.
"Nat... coba lo lihat asisten bodoh Lo itu, berani nya dia bilang seperti itu ke gue.
Rengek Mega dengan manja yang tiba-tiba berdiri dari duduknya dan menghentak hentakan kaki nya.
Nattan hanya diam dia tidak menghiraukan sikap Mega sedikit pun. Nattan melipat kakinya dan duduk dengan santai.
Mega yang tidak di hiraukan menatap Nattan dengan kesal, lalu dia kembali duduk menyilangkan kaki dan tangan nya dengan kesal.
"Kenapa kamu datang lagi ke sini...?
Tanya Nattan setelah beberapa menit mereka saling diam.
"Nattan...kok kamu masih bertanya seperti itu sih...! Kan kamu pasti tahu saya datang karena saya kangen sama kamu, apa kamu lupa Nat kalau kamu itu adalah perisai pelindung saya. Saya masih hidup sampai detik ini karena kamu ada di dekat saya.
"Kangen...! Perisai pelindung..! Dasar wanita drama, hari gini masih juga percaya sama hal-hal seperti itu.
Cela Ardy dengan memelankan suaranya.
Walaupun dengan suara pelan Ardy mencela perkataan Mega, namun Nattan atau pun Mega pasti mendengarnya dengan sangat jelas.
__ADS_1
Mega menatap Ardy dengan tatapan marah, dari dalam hati dia mengutuk Ardy dengan beribu kata-kata yang jelas tidak pantas di dengar.
Dari dulu Mega memang tidak menyukai Ardy, apa lagi Ardy selalu ada di sisi Nattan dan selalu menjauhkannya dari Nattan.
"Saya kira setelah bertahun-tahun kamu tinggal di ing*** kamu akan berubah Mega dan tidak akan percaya lagi dengan hal-hal itu, tetapi kenyataannya kamu masih sama.
"Benar banget kamu Nat (potong Ardy)
"Apa maksud kamu berbicara seperti itu Nattan...? bukankah kamu sendiri juga percaya dengan ramalan itu, dan karena itu juga kan kamu selama ini tidak pernah mau membuka hati kepada perempuan mana pun. Dan sekarang kamu malah ngatain aku.
Ucap Mega dengan menatap Nattan dengan tajam.
"Siapa yang bilang saya percaya dengan ramalan itu...? dari dulu mau pun sekarang saya tidak pernah percaya dengan ramalan itu.
"Apa kamu bilang, kamu tidak percaya dengan ramalan itu...? Ah...bohong kamu Nat. Kalau memang kamu tidak percaya kenapa kamu tidak pernah mau membuka hati kamu untuk perempuan mana pun...?
"Ya itu semua karena saya belum menemukan perempuan yang cocok untuk saya, bukan karena ramalan itu. (jelas Nattan)
"Mega-mega... (Nattan menggelengkan kepalanya) Jadi selama ini kamu mengira saya membiarkan kamu selalu ada di sisi saya dan saya mengizinkan kamu tinggal di sini karena itu...? Em... Kamu salah besar Mega, Saya melakukan itu semua karena kedua orang tua kamu, kalau bukan karena mereka saya tidak akan melakukannya.
Mata Mega terbuka dengan sangat lebar, dia tampak sangat kaget dengan apa yang baru saja di katakan oleh Nattan.
Ardy juga begitu, dia juga tampak kaget dengan apa yang di katakan oleh Nattan karena selama ini dia pikir Nattan melakukan itu semua karena Nattan percaya akan ramalan itu.
Ardy benar-benar tidak menyangka itu semua, karena Nattan tidak pernah bercerita tentang itu kepadanya.
"Tidak saya tidak percaya...!
__ADS_1
Seru Mega sambil menggelengkan kepalanya, karena dia masih belum percaya dengan semua ini.
"Silahkan hubungi kedua orang tua kamu, tanya sama mereka apakah yang saya katakan benar atau tidak, kalau kamu masih belum percaya ya itu urusan kamu sendiri saya tidak memaksa kamu mau percaya atau tidak.
"Sudah bertahun-tahun saya memegang janji saya kepada kedua orang tua kamu, jadi saya pikir ini saatnya saya mengungkapkan ini semua. Demi kebaikan kita semua.
(flashback
Beberapa tahun yang lalu
Nattan baru saja kembali setelah menyelesaikan kuliahnya di luar negeri, dan saat Nattan ingin menemui Ardy bersama para sahabatnya di salah satu kafe, tanpa sengaja Nattan menabrak seorang wanita dia adalah Mega, karena lukanya tidak terlalu parah Mega menolak untuk di bawa ke rumah sakit saat Nattan membantunya dan ingin bertanggung jawab. Nattan mengantarkan Mega ke tempat tinggal nya, karena buru-buru Nattan meninggalkan kartu namanya kepada Mega untuk sewaktu-waktu kalau ada apa-apa Mega bisa menghubunginya, Singkat cerita beberapa hari setelah kejadian Mega pun menghubungi Nattan mengajaknya untuk bertemu sekalian untuk memperlihatkan kepada Nattan kondisinya saat ini. Mega dan Nattan pun bertemu di salah satu taman yang cukup ramai pengunjung seperti yang telah mereka berdua seperti, setelah bertemu dan saling mengobrol satu sama lain Nattan dan Mega pun langsung akrab, bahkan setelah pertemuan itu Mega dan Nattan sering jalan berdua ke tempat-tempat yang tentunya belum pernah di kunjungi oleh Nattan atau sudah sangat lama tidak di kunjungi oleh Nattan. Keduanya tampak sangat akrab, bahkan mereka berdua sempat mengambil beberapa foto kedekatan mereka. Mereka berdua tampak seperti pasangan kekasih. Namun kenyataannya mereka berdua hanya lah teman. Dan di saat keduanya berjalan-jalan di salah satu taman yang katanya taman itu adalah taman cinta, taman yang di penuhi oleh para pasangan. Nattan dan Mega bertemu dengan seorang peramal, banyak pasangan yang tampak antri untuk di ramal di sana. Setelah melihat beberapa menit, Mega tiba-tiba juga ingin mencobanya serta memaksa Nattan juga mencoba nya, Nattan yang awalnya menolak akhirnya luluh dengan bujuk rayu Mega. Dan tiba lah giliran mereka berdua, peramal itu mulai meramal keduanya setelah menanyakan apa hubungannya keduanya saat ini secara terpisah. Cukup lama peramal itu meramalkan mereka berdua, setelah dia mendapatkan peramal itu mengatakan kalau mereka berdua saling berhubungan yang di maksud saling berhubungan di sini adalah Nattan itu adalah perisai untuk Mega, kalau Nattan selalu ada di dekat Mega otomatis Mega akan selamat selamanya dan tidak akan pernah terjadi apa pun kepada Mega. Begitu juga sebaliknya, dan kalau ada orang lain yang masuk dalam kehidupan keduanya maka orang itu akan celaka. Walaupun mereka bukan pasangan kekasih atau pun pasangan suami istri namun mereka saling berhubungan, begitu lah yang di katakan para normal itu.)
Mega baru saja selesai berbicara dengan orang tuanya di ponsel, setelah menutup kembali panggilan nya, Mega pun menangis dia menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
Nattan dan Ardy hanya diam menatap Mega. Setelah Mega terlihat lebih tenang Mega pun meminta maaf kepada Nattan atas kesalahpahaman dia selama ini, walaupun sangat dekat dengan Nattan namun Mega tidak pernah jatuh hati kepada Nattan, karena walaupun sempat tinggal satu rumah tatapi sikap Nattan kepada Mega selalu dingin dan kaku, bahkan selalu tidak menghiraukan keberadaan Mega. Nattan hanya sibuk dengan pekerjaannya. Dan itu membuat Mega tidak pernah menyukainya. Hanya karena ramalan itu lah Mega bertahan di dekat Nattan sampai akhirnya dia lulus kuliah dan menyusul orang tua nya ke ing***.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....
__ADS_1
...Terima kasih 🙏...
...😘😘😘...