
Ketika matahari mulai terbenam di cakrawala dan lampu-lampu kota mulai menyala, hiruk pikuk orang pun di mulai.
Bukan hanya di siang hari, destinasi wisata malam hari di negara Australia sangat lah di dambakan. Salah satunya terdapat di Sydney.
Dua hal yang paling disukai warga di Sydney dibanding apa pun, yaitu hidangan lezat dan pemandangan memukau. Jadi dapat dibayangkan betapa semangatnya mereka terhadap restoran dengan pemandangan memesona. Di tempat makan yang banyak disukai ini, pemandangan menjadi pemikat selera selayaknya hidangan di atas piring. Kita dapat menemukan segalanya di sana seperti: makanan lezat, layanan memuaskan, dan pemandangan kota maupun pelabuhan yang memukau.
Setelah selesai bersiap Nattan dan Nayna keluar dari kamar, dan di sana sudah ada Ardy dan juga Dinda yang tengah berbincang kecil, Tampak mereka berdua saling bercanda.
Malam ini Nattan berencana mengajak Nayna dan Dinda ke salah satu restoran yang ada di Sydney, makan malam bersama sambil menikmati keindahan malam, supaya Nayna dan Dinda tidak merasa jenuh karena sudah seharian ini hanya duduk diam di dalam kamar hotel.
***
Di Restoran
Nayna yang baru pertama kali ke sana tampak sangat kagum dengan pemandangan yang di suguhkan, hatinya sangat adem saat mendapatkan pemandangan yang menyejukkan mata seperti itu.
Nattan yang melihat Nayna tampak sangat bahagia, langsung merangkulnya. Dan keduanya saling tatap dan saling melemparkan senyuman.
Ardy dan Dinda saling kode saat melihat kemesraan yang jarang di tunjukkan oleh pasangan suami istri itu, apalagi saat di depan umum seperti ini.
Nattan dan Nayna yang baru saja menyadari langsung bersiap biasa saja, melepaskan pelukannya dan saling bergandengan tangan.
Setelah keunyuan pasangan suami istri itu, mereka pun mencari tempat duduk di dalam restoran itu, Ardy sengaja memilih tempat duduk dengan bisa menikmati pemandangan langsung dan mereka pun duduk di sana.
Mereka pun memesan makanan yang ingin mereka makan dan beberapa hidangan penutupnya. Nayna yang kurang mengerti dengan menu makanan di sana di bantu oleh suaminya Nattan untuk memilih makanannya.
Tidak butuh waktu lama, makanan yang mereka pesan pun datang. Nayna, Nattan, Ardy dan Dinda pun mulai menikmati hidangan yang sudah tersaji itu, sambil menikmati pemandangan yang ada.
Setelah selesai makan dan sedikit mengobrol di dalam restoran itu, mereka pun pergi berjalan-jalan keluar menikmati malam yang sangat indah itu sambil berjalan kaki.
Nayna dan Nattan berjalan di depan dan saling bergandengan tangan. Sedangkan Ardy dan Dinda mereka berdua juga berjalan berdampingan. Dan sesekali terdengar kedua pasangan itu saling mengobrol satu sama lain, bahkan terlihat sedikit bercanda dengan pasangan masing-masing.
Beberapa jam pun berlalu...
__ADS_1
Nayna terlihat sudah sangat lelah dan mengantuk, dan karena itu Nattan pun memutuskan untuk pulang duluan ke hotel tempat mereka menginap.
Sedangkan Ardy dan Dinda mereka berdua masih tinggal di sana, karena mereka masih ingin menikmati pemandangan malam yang sangat indah dan sangat romantis itu.
Awalnya Nattan tampak keberatan memberikan izin kepada Ardy dan Dinda untuk tetap tinggal, tetapi saat Nattan melihat sorot mata Nayna akhirnya Nattan pun mengizinkan dan dia pulang ke hotel bersama Nayna duluan.
Di hotel
Nayna dan Nattan sampai di hotel tempat mereka menginap, berjalan bergandengan tangan menuju kamar mereka.
Sesampainya di kamar Nayna masuk duluan karena saat mereka baru saja sampai di depan kamar Nattan mendapatkan telepon dari Nando sahabatnya. Entah apa yang di bicarakan oleh Nattan dan Nando lewat sambungan ponsel itu.
Nayna hanya berlalu pergi setelah Nattan memintanya untuk masuk duluan.
Di kamar, setelah membuka sepatu yang dia pakai dan meletakkan tas kecil kesayangannya, Nayna pun berjalan dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri sebelum nantinya dia melakukan aktivitas lain dan juga tidur.
Tidak butuh waktu lama Nayna pun keluar dari dalam kamar mandi dan sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur ternyamannya.
Perut Nayna yang semakin membuncit itu sudah bisa terlihat apa lagi saat ini Nayna menggunakan pakaian tidur yang tidak begitu longgar dan tidak menggunakan hijab.
Setelah selesai dan merapikan perawatan dan meletakkan kembali ke tempat semula, Nayna berjalan dan duduk di meja rias yang ada di sana.
Nayna sedikit mengoleskan skincare yang bisa dia gunakan di wajahnya seperti biasanya. Rutinitas sebelum tidur.
Nattan memeluk dan mencium puncak kepala Nayna yang tengah duduk di kursi meja rias, saat Nattan baru saja masuk setelah menyelesaikan pembicaraannya dengan Nando di ponselnya.
"Cantik banget sih istri mas ini (Ujar Nattan yang masih bermanja-manja memeluk Nayna dari belakang tepafi lehernya)
"Gak usah mulai...! Udah mas pergi bersih-bersih sana...! Juga shalat (seru Nayna)
"Baiklah istri ku tercinta (balas Nattan dan langsung mengecup pipi Nayna, dan berlalu pergi dari sana, masuk ke dalam kamar mandi)
Nayna duduk di samping tempat tidur, Nayna melihat ke arah Nattan yang sedang mengejutkan kewajibannya setelah selesai membersihkan diri dan juga mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur.
__ADS_1
"Kenapa sayang menatap mas seperti itu...? (tanya Nattan saat sudah menyelesaikan tugasnya dan baru menyadari kalau Nayna sedang menatapnya)
"Gak kenapa-kenapa, cuma lagi pengen lihat mas aja. (ujar Nayna, tatapan nya masih tidak lepas dari Nattan)
"Baru kali ini mas merasa grogi saat di tatap, apa lagi sama orang yang paling mas cintai (ujar Nattan yang berjalan ke arah tempat tidur di mana Nayna tengah duduk di sana)
"Ah mas ini bisa saja (ujar Nayna yang langsung menurunkan pandangannya)
Nattan duduk di samping Nayna, tepat di sisi tempat tidur yang satunya, sambil menyandarkan tubuhnya di sana.
Nayna merubah posisinya menjadi berbaring dan memiringkan tubuhnya ke arahku Nattan, lalu keduanya pun mulai mengobrol bertanya dan membahas beberapa hal. Sambil mengobrol Nattan mengelus lembut kepala Nayna.
Sampai akhirnya Nayna pun tertidur duluan, Nattan membenarkan selimut yang menyelimuti tubuh Nayna, lalu mengecup kening Nayna sambil berkata.
"Selamat tidur sayang, mimpi yang indah...
Nattan pun membaringkan tubuhnya, lalu memejamkan matanya.
...Bersambung...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update setiap hari....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan juga tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Bahagia Bersama Mu" ini ya. Dan semoga suka ya dengan jalan ceritanya....
...🥰🥰🥰...
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Author nya down. ✌...
__ADS_1
...Jangan lupa Mampir juga ya di karya author yang lainnya. 👍🥰...
...Terima kasih 🙏...