
Nayna sudah terlihat sangat cantik dengan gaun tertutup yang di gunakan, Walaupun dalam keadaan hamil namun saat Nayna menggunakan gaun itu perut Nayna yang sebenarnya sudah terlihat buncit itu tidak terlihat, gaun itu adalah rancangan dari mami Jihan, orang tua Nattan yang secara khusus membuatnya untuk sang menantu kesayangan saat tau Nayna akan di bawa oleh Nattan ke luar negeri untuk menghadiri pesta pasangan yang di adakan oleh salah seorang rekan kerja putranya itu.
Dengan warna senada dengan Nayna, Nattan juga sudah terlihat gagah.
"Kita berangkat sekarang...? (tanya Nattan kepada Nayna, yang tiba-tiba diam mematung tepat di depan kaca cermin yang ada di meja rias yang ada di kamar itu)
Nayna hanya diam tidak bergeming, dia tidak menghiraukan pertanyaan Nattan kepadanya.
Nattan yang tidak mendapat jawaban dari sang istri langsung memutar tubuhnya menghadap ke arah Nayna. Nattan tampak tersenyum melihat Nayna yang hanya diam mematung di depan kaca cermin itu.
Nattan mulai melangkah dan berjalan untuk menghampiri Nayna. Sesampainya di sana Nattan langsung memeluk tubuh Nayna dari belakang.
"Apa sih yang sedang sayang cemaskan...? (tanya Nattan dengan berbisik di telinga Nayna, karena Nattan tau Nayna terlihat cemas, itu di ketahui Nattan dari sorot mata sang istri)
"Nay cemas sama diri nay sendiri mas...! nay takut nanti nay akan membuat mas Nattan malu di sana. (ujar Nayna, yang masih menatap dirinya sendiri di pantulan kaca)
Ini adalah pengalaman pertama untuk Nayna menghadiri acara yang berhubungan dengan perusahaan sang suami, apalagi tanpa kehadiran kedua orang tua Nattan dan juga kakek Yoga. Dan itu yang membuat Nayna sedikit cemas.
"Kenapa sayang mencemaskan itu...! Seharusnya di sini yang harus cemas itu mas, karena istri mas ini sangat cantik, mas sedikit cemas pasti nanti istri mas ini akan jadi pusat perhatian, dan mas juga cemas nanti malah ada orang yang mendekati istri cantik mas ini. (goda Nattan)
Nayna seketika langsung memutar tubuhnya menghadap ke Nattan.
"Mas Nattan...kok gitu, gak usah becanda deh. Nay itu lagi serius Loh mas. (ujar Nayna dengan manjanya, dan langsung memanyunkan bibirnya)
__ADS_1
Nattan tersenyum, bahkan tertawa kecil dan merasa gemas melihat Nayna yang cemberut seperti itu.
"Sayang jangan mulai deh, iman mas bisa runtuh kalau sayang memasang mimik wajah seperti itu. (goda Nattan lagi)
"Mas ini, istrinya lagi cemas eh dia malah becanda aja. (ujar Nayna, lalu melepaskan pelukan Nattan di tubuhnya)
"Tapi mas gak lagi becanda loh sayang mas....(Nattan tiba-tiba menghentikan perkataannya)
"Udah-udah gak usah mikirin yang tidak-tidak, ayo kita pergi sekarang. (celah Nayna sebelum Nattan melajukan perkataannya)
"Tapi sayang...(ujar Nattan lagi dan langsung sedikit berlari untuk menghampiri Nayna yang sudah duluan berjalan ke arah pintu kamar)
"Gak ada tapi-tapi mas. Tuh kasihan mas Ardy dan Dinda sudah lama nungguin kita di luar. (ujar Nayna saat menghentikan langkah kakinya tepat di depan pintu dan menatap ke Nattan yang sudah ada di sana)
Nayna tidak menanggapi, dia hanya menggelengkan kepalanya lalu dengan cepat membuka pintu kamarnya.
"Loh kok Dinda dan mas Ardy gak ada mas...? (tanya Nayna saat melihat Dinda dan Ardy tidak ada di sana)
"Iya yah, kemana mereka...! Mungkin mereka belum siap sayang. Tapi ada bagusnya mereka tidak ada sayang, jadi kita bisa masuk dulu sebentar. (ujar Nattan masih berusaha menggoda Nayna)
"Udah deh mas, gak usah gila. (ujar Nayna lalu memukul dengan belahan dada Nattan)
Nattan pun tertawa kecil di buatnya.
__ADS_1
Dinda dan Ardy baru saja sampai di lobby hotel, karena sudah cukup lama menunggu Nayna dan Nattan tidak juga kunjung keluar dari dalam kamar jadi Dinda dan Ardy memutuskan untuk menunggu mereka di lobby hotel saja, di sana mereka bisa duduk santai dan tidak berdiri seperti yang mereka lakukan di depan kamar Nayna dan Nattan tadi.
Dinda sebenarnya ingin memanggil Nayna dan Nattan tadi di kamarnya, tetapi di cegah oleh Ardy. Alhasil mereka menunggu dengan waktu yang cukup lama berdiri di depan kamar Nayna dan Nattan.
Setiap kali menghadapi mood Nayna yang tidak menentu itu, Nattan akan selalu memiliki cara untuk menghadapinya dan membuat mood Nayna kembali seperti biasa.
Dan juga setiap kali Nayna merasa cemas dan sebagainya Nattan juga selalu memiliki cara supaya Nayna bisa nyaman dan tidak merasa cemas lagi. Dan Nayna sendiri tau itu.
...*Bersambung*...
...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update lagi....
...🤗🤗🤗...
...Vote, Like dan Komen....
...Hidupkan tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....
...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya, jangan komen yang membuat Author nya down....
...Terima kasih 🙏...
...😘😘😘...
__ADS_1