Bahagia Bersama Mu

Bahagia Bersama Mu
(Part 2) 3. Sampai di Hotel


__ADS_3

Mobil yang menjemput Nattan, Nayna, Ardy dan Dinda berhenti tepat di depan pintu masuk lobi hotel, Nattan dan yang lainnya keluar dari dalam mobil lalu setelah mengambil barang bawaan, mereka pun masuk ke dalam berjalan menuju meja resepsionis.


Ardy sedang berbicara dengan resepsionis hotel itu, sedangkan Nattan, Nayna dan Dinda menunggunya dan hanya berdiam diri tidak jauh dari Ardy.


Ardy memberikan kunci kamar kepada Nattan dan juga Dinda setelah resepsionis hotel memberikan 3 kunci kamar kepadanya.


Ardy juga memanggil salah seorang karyawan hotel untuk meminta tolong membawakan barang yang mereka bawa. Setelah itu mereka pun berjalan dan masuk ke dalam lift untuk menuju kamar mereka masing-masing yang di ikuti oleh salah seorang karyawan hotel yang membawakan barang mereka.


Tidak butuh waktu lama, akhirnya mereka pun sampai di lantai yang mereka tuju.


Nattan dan Nayna mulai mencari nomor kamar sesuai dengan nomor yang ada di kunci mereka, begitu juga dengan Ardy dan Dinda.


Dinda dan Ardy mendapatkan kamar yang bersebelahan, sedangkan Nattan dan Nayna cukup jauh dari mereka berdua karena kamar yang akan di tempati oleh Nattan dan Nayna adalah salah satu kamar VVIP yang ada di hotel itu. Tetapi kamar itu satu lantai dengan kamar Ardy dan Dinda.


setelah mendapatkan barang bawaannya dari salah seorang karyawan hotel yang membantu membawakan tadi, Nattan dan Nayna pun masuk ke dalam kamar mereka.


Begitu juga dengan Dinda, dia juga langsung masuk setelah mengambil barang bawaannya.


Berbeda dengan Ardy, dia sedikit berbincang dengan karyawan hotel itu, lalu setelah memberikan sedikit tips dan melihat karyawan hotel itu pergi barulah Ardy masuk ke dalam kamarnya untuk istirahat.


Nattan meletakan barang bawaannya di dekat lemari yang ada di dalam kamar itu, sedangkan Nayna dia langsung duduk di salah satu sofa yang ada di dalam kamar yang tampak sangat mewah itu.


Nayna mengeluarkan ponselnya yang ada di dalam tas kecil yang biasa dia bawa.


Lalu Nayna pun mulai memanggil dengan panggilan VC kepada mami Jihan. Karena Nayna tau pasti semua anggota keluarganya di sana sudah menunggu kabar darinya.


🤳 Assalamualaikum... mami (ujar Nayna setelah panggilan itu terhubung dan terlihat mami Jihan di layar ponsel itu)


🤳 Wa'alaikumsalam sayang.


Kok baru menghubungi mami sekarang sih sayang, mami sudah menunggu kalian menghubungi mami dari tadi loh. (ujar mami Jihan dengan sedikit memanyunkan bibirnya, karena mami Jihan sedang ngambek)


🤳 Maafkan nay ya mi, sebenarnya tadi nay ingin menghubungi mami saat pesawatnya baru saja mendarat tetapi mas Nattan melarangnya, kata mas Nattan nanti saja kalau sudah selesai di hotel biar lebih enak ngobrolnya (ujar Nayna menjelaskan)

__ADS_1


🤳 Oh begitu, baik lah mami maafkan (kata mami Jihan lalu mengembangkan senyumnya dan Nayna juga membalas tersenyum kepada mami Jihan)


🤳 Mami, di mana kakek dan papi...? (tanya Nayna karena Nayna tidak melihat kakek dan papi Syam ada di sana)


🤳 Ini ada sayang (ujar mami Jihan lalu memutarkan kamar ponselnya memperlihatkan papi Syam dan kakek Yoga sedang fokus melihat siaran di televisi, karena mereka sedang ada di ruangan keluarga rumah besar saat ini)


🤳 Assalamualaikum...kakek, papi (ucap Nayna l


🤳 Wa'alaikumsalam, nak (jawab keduanya serentak)


🤳 Wah...kakek dan papi semakin kompak ya akhir-akhir ini ini, ya gak mi...?


🤳 Iya ya nay kamu benar banget. Eh...eh... coba deh kamu lihat sampai warna pakaian yang mereka pakai pun bisa sama begitu, mami aja baru ngeh loh nay. (ujar mami Jihan, dengan nada sedikit meledek, papi Syam dan kakek Yoga sudah menatap dengan tatapan tajam ke arahnya)


🤳 Ah...iya ya mi, mereka berdua memang sudah mulai kompak. Tapi bagus lah mi kalau mereka berdua sudah kompak. (ujar Nayna juga ikut meledek)


Mami Jihan dan Nayna pun juga kompak tertawa melihat tingkah laku kakek Yoga dan papi Syam yang saling tatap lalu seperti geli sendiri jadinya.


🤳 Kakek kompak dengan papi mu ini nay...? Ah...ogah kakek, kompak sama anak yang super cuek kayak gini...! Ah...kakek gak mau. (ujar kakek Yoga dan menatap sinis ke papi Syam)


Sontak seketika mami Jihan dan Nayna tertawa terbahak bahak, karena merasa sangat lucu melihat reaksi kakek Yoga dan papi Syam saat ini.


🤳 Sayang...! Apa kamu aman selama dalam perjalanan...? (tanya mami Jihan setelah puas tertawa)


🤳 Alhamdulillah mami, nay aman kok dan nay juga baik-baik saja, serta cucu mami yang ada di dalam sini juga baik-baik saja kok. (jelas Nayna karena Nayna tau pasti mami Jihan sangat khawatir terhadap dia dan juga kandungannya)


Nayna menyorot perutnya yang sudah mulai membuncit itu sambil mengelusnya untuk memperlihatkan kepada mami Jihan.


🤳 Alhamdulillah kalau begitu sayang (ujar mami Jihan lega)


🤳 Bukan hanya nay dan si dedek bayi yang hanya baik-baik saja mi, papanya si dedek bayi juga baik-baik saja. (ujar Nattan yang tiba-tiba sudah berdiri di belakang sofa yang di duduki Nayna dan melihat ke layar ponsel yang di pegang oleh Nayna)


🤳 Siapa yang nanya...! (ledek mami Jihan)

__ADS_1


Nattan seketika cemberut, lalu berlalu pergi dari sana. Nayna dan mami Jihan pun kembali tertawa dengan kompak karena sudah berhasil mengerjakan ayah, nak dan cucu itu.


🤳 Baiklah sayang, mami tutup dulu ya sayang, sekarang Kamu istirahat pasti kamu capek setelah menempuh beberapa jam perjalanan. (ujar mami Jihan setelah puas tertawa saat berhasil menjahili Ayah, anak dan cucu itu)


🤳 Ya mami (ucap Nayna)


🤳 Baiklah, Jaga diri baik-baik di sana ya sayang dan jaga kesehatan juga, ingat jangan terlalu kecapean. (ujar mami mengingat kan)


🤳 Ya mi, siap (jawab Nayna, seraya memberi hormat kepada mami Jihan dan mengembangkan senyumnya)


🤳 Baiklah, Mami tutup y. Assalamualaikum....


🤳 Wa'alaikumsalam Mami, Muuaach...(jawab Nayna sambil melambaikan tangannya dan memberikan kecupan kepada mami Jihan)


Dan di balas kecupan juga dari mami Jihan.


Panggilan pun terputus, Nayna pun melekatkan ponselnya di atas meja yang ada di hadapannya. Lalu Nayna pun sedikit membaringkan tubuhnya di atas sofa yang sangat empuk itu sambil mengelus dengan lembut perutnya yang sudah buncit itu.


...Bersambung...


...Jangan lupa tinggalkan jejaknya ya teman-teman semuanya, karena jejak yang di tinggalkan itu yang membuat Author semakin semangat 💪 untuk menulis ✍️ dan bisa Update setiap hari....


...🤗🤗🤗...


...Vote, Like dan Komen....


...Hidupkan juga tanda Favorit ❤ biar ada notif yang masuk setiap kali Author update....


...Semoga selalu menjadi pembaca setia dari Novel Author yang berjudul "Bahagia Bersama Mu" ini ya. Dan semoga suka ya dengan jalan ceritanya....


...🥰🥰🥰...


...Nb: Tolong tinggalkan komen yang membangun ya...! jangan komen yang membuat Author nya down. ✌...

__ADS_1


...Jangan lupa Mampir juga ya di karya author yang lainnya. 👍🥰...


...Terima kasih 🙏...


__ADS_2