Bahagia Diujung Senja

Bahagia Diujung Senja
episod 29


__ADS_3

malam ini cuaca sangat terasa dingin. karena sejak sore hari hujan turun mengguyur bumi tanpa henti. kasih yang berjalan mondar-mandir diteras rumah. dengan penuh kecemasan menunggu kepulangan gina.


"tante. Tante dimana. kenapa belum pulang juga"


cuaca yang semakin dingin seakan menyentuh setiap inci tubuh putih kasih. menerobos setiap pori2 kulitnya bahkan terasa sampai kedalam tulang. membuatnya menyerah dan memutuskan untuk kembali masuk kedalam rumah. 1 jam telah berlalu namun orang yang ditunggu-tunggu belum datang juga. membuatnya semakin khawatir dengan keadaan gina. berkali-kali mencoba menghubunginya namun nomor yang anda tuju berada diluar jangkauan.


"tok..tok".


"tante". penuh semangat kasih berjalan kearah pintu untuk membuka kuncinya


"ceklek. Tante. Tante sudah pulang".


namun tidak mendapat jawaban dari orang yang ditanya. malahan menerobos masuk tanpa menyapa. tercium bau alkohol yang menyengat. membuat siapapun yang dekat dengannya akan merasa pusing.


"astaga om Bondan mabuk". batin kasih


"drettt..dretttt".


"hallo. ada apa sih?" tanya gina yang melihat nama kasih dilayar panggilan hp miliknya


"gina tolong jemput aku sekarang. aku tunggu ga pake lama"


"Lo gila sih. hujan tau".


"aku mohon dir. jemput aku sekarang. aku mohon. kali ini aja dir. aku tunggu". ucap kasih memohon penuh ketakutan.


seketika hati Dira menjadi was-was. khawatir dengan keadaan kasih. seakan merasakan kalau kasih sedang dalam masalah. tanpa menunggu lagi Dira langsung bergegas kerumah kasih dengan kendaraan yang ia pinjam dari ibu kostnya.


kasih mengunci diri dalam kamarnya. membereskan semua keperluan sekolah yang akan dia bawa. setelah semuanya selesai. kasih perlahan-lahan keluar kamar dan berjalan kearah pintu. saat dia akan membuka kunci pintu.


"gappp". seseorang memeluknya dari belakang. membuat kasih berteriak terkejut.

__ADS_1


"om lepaskan. lepaskan kasih".


"kenapa kasih. mau kemana kamu hah. mau kabur". ucap Bondan tepat ditelinga kasih.


"Om lepaskan. jangan giniin kasih. kasih mohon". kasih meronta berusaha melepaskan genggaman tangan yang melingkar erat dipinggangnya. namun rontaannya tidak membuahkan hasil.


"kenapa sayang. kamu takut dengan om hah". Jarot mencium penuh nafsu dijenjang leher kasih yang mulus. beberapa kali menghisap meninggalkan tanda merah disana.


"jangannnnnnnnnnn". huaaaaaaaa". teriak kasih dengan terus meronta sekuat tenaga.


Bondan yang merasakan perlawanan dari kasih. dengan entengnya mengangkat tubuh kasih dan menjatuhkan diatas sofa ruang tamu. kemudian menindih tubuh ramping kasih.


"jangan om. jangan". teriak kasih memohon. meronta-ronta".


"kau sungguh cantik kasih. kau sangat cantik". lagi-lagi kasih mendapat serangan dari hawa nafsu Bondan". dengan entengnya Bondan mencium bibir mungil kasih. berusaha menerobos masuk kedalam. namun dengan rapat kasih mengunci mulut dan menggerakkan kepalanya untuk menghindari ciuman dari Bondan.


Bondan yang merasa geram. menahan tekuk kasih dengan satu tangannya sementara tangan yang lain memegang kedua tangan kasih yang berada diatas kepalanya.


dengan buasnya Bondan ******* bibir mungil kasih dengan paksa. kemudian ciuman turun ke leher mulus kasih. menghisap sehingga meninggalkan banyak tanda merah disana.


"percuma kau berteriak sayang. siapapun tidak akan bisa mendengar nya".


Bondan yang sudah berada di lingkaran setan. tanpa kasihan bahkan iba mendengar tangisan dan permohonan kasih. terus menerus melampiaskan nafsunya pada gadis malang yang bukan lain adalah ponakannya sendiri.


"aaawwwwwww". teriak Bondan yang meringis kesakitan memegang bagian bawahnya dengan kedua tangannya. dengan sekuat tenaga kasih menendang barang miliknya. membuat bondan meringkuk dilantai menahan rasa sakit.


kasih yang berhasil terlepas dari cengkraman Bondan. dengan cepat berdiri dan berlari tanpa arah.


"bukkkkk..bukkk..bukkkk". beberapa kali kepala kasih terbentur karena menabrak tembok. meninggalkan beberapa luka memar dan biru disana bahkan sampai berdarah. namun tidak digubris oleh kasih. meski beberapa kali juga terpental dilantai. ia kembali berdiri dan berusaha menyelamatkan diri. ketakutan dan panik yang ia rasakan membuatnya kalangkabut.


bukan hanya kepala yang terluka tetapi beberapa tempat di tubuhnya juga. akibat benturan dan goresan dari benda-benda yang ia tabrak. bahkan sampai ke telapak kakinya akibat beling-beling kaca yang jatuh berserakan dilantai.

__ADS_1


"tolong. tolong". teriak kasih yang berjalan sempoyongan sambil meraba-raba mencari letak keberadaan pintu. Bondan kembali mendekap kasih dan menutup mulutnya dengan telapak tangan dengan kuat. membuat kasih merasa kesakitan di bagian mulutnya. bahkan sulit bernafas


Bondan kembali mengangkat badan kasih dan menjatuhkannya disofa.


"plakk..plakkk.plakkkkk.plakkkkkkkkk"


entah berapa kali Bondan melayangkan tamparan diwajah kasih. kemudian mencambuk tubuh kasih dengan tali tambang ukuran besar yang Bondan ambil dari balik pintu. gadis malang berlumuran darah. itulah julukan yang cocok untuk kasih saat ini.


Bondan kembali melampiaskan nafsu bejatnya. Bondan benar-benar telah menjadi iblis. namun kasih lagi-lagi melawan untuk menyelamatkan dirinya. dua tendangan dengan sekuat tenaga kembali kasih berikan pada milik Bondan. kemudian mendorong tubuh Bondan. membuatnya terjatuh dilantai berteriak kesakitan.


kasih berusaha menjauhkan diri dari Bondan. tubuhnya yang mulai kehabisan tenaga. membuatnya terjatuh dilantai. dengan cepat dia merayap menuju kearah pintu melewati beling-beling pecahan dari pot bunga yang jatuh akibat tersenggol atau ditabrak oleh kasih.


kasih berhasil keluar dari rumah terkutuk itu. dengan sisa tenaga yang ada kasih berdiri dan berlari menjauh dari rumah Bondan.


"bukkkkk". lagi lagi kasih menabrak sesuatu. pohon besar yang tidak jauh dari rumahnya. membuatnya terpelanting tersungkur ditanah. benturan yang kembali kuat pada bagian kepalanya meninggalkan bekas luka yang cukup serius disana.


"kasihhhh" teriak Dira kemudian turun dari motornya dan mendekati kasih. ia sangat terkejut melihat keadaan kasih. tubuhnya seperti habis dicabik- cabik harimau. ditambah lagi basah kuyup karena hujan deras masih melanda.


"dir.. Dira... huuuuuaaaaa..huuuuuaaaaa". tangisan kasih yang memeluk Dira dengan sangat erat. tubuhnya gemetar ketakutan.


"sih Lo kenapa kaya gini ?".


"kamu kemana aja dir?. kenapa begitu lama?. huuuaaaaaaaa.


Dira dapat merasakan ketakutan yang amat sangat dari kasih. dia terlihat benar-benar ketakutan.


"sih motor gue mogok tadi. maafin guee". Dira membalas pelukan kasih dengan erat.


"Dira bawa aku pergi. aku mohon bawa aku pergi".


Dira dengan sigab membantu kasih bangun. dan mendudukinya diatasi motor. kemudian segera beranjak menjauh dari rumah kasih. sementara didalam rumah. Jarot yang mendapat serangan pada benda berharga miliknya tidak sadarkan diri tergeletak diruang tamu.

__ADS_1


_________________


Hello readers.. author masih dalam tahap belajar. mohon bantuan, kritik dan sarannya baik yang bagus maupun tidak. author akan menerima dengan senang hati"..😁😁😁😁😁


__ADS_2