
malam yang berat telah berlalu. digantikan oleh sejuknya embun di pagi hari. sinar mentari yang mulai muncul menerobos masuk dari balik kaca jendela. cahayanya yg tepat terjatuh diwajah kasih memberikan kehangatan. membuatnya terbangun dari tidurnya.
perlahan-lahan kasih membuka mata. kemudian mengangkat tubuhnya hingga posisi menjadi duduk..
"trettt" suara pintu terbuka
"kasih..kamu sudah bangun sayang" gina mendekati kasih, memeluk dan mencium lembut ujung kepalanya.
"Tante. kasih bangunnya kesiangan"
bagaimana tidak. hampir semalaman kasih hanya menangis didalam kamar. perkataan Bondan yang akan menikahkannya selalu muncul dipikirkannya. bahkan kasih hanya tidur beberapa jam saja.
"iya sayang. sekarang sudah jam 07.30..
"apaaa". teriak kasih spontan berdiri
"Tante kasih terlambat ke sekolah" kasih berjalan menuju kamar mandi dengan perasaan panik.
"kasih. kamu tidak usah sekolah hari ini. Tante akan menelfon wali kelas mu untuk meminta ijin". teriak gina pada kasih yang sudah berada dikamar mandi.
"tidak Tante. kasih tidak ingin ijin lagi. kasih ingin sekolah". balas kasih dari dalam.
__ADS_1
kasih keluar dari kamar mandi. dengan sudah mengenakan baju putih abu-abu nya. rambut yang panjang sepinggang terurai rapi. karna memang dia lebih suka rambutnya terurai dari pada dikepang. mengoleskan sedikit bedak bayi pada wajahnya dan sedikit liptin. tidak lupa menggunakan sedikit body lation dan farfum. kemudian mengambil tas ransel yang tadi sudah disiapkan gina.
"Tante kasih sudah siap"
"kamu yakin sayang? kamu masih sakit".
"tante percayalah. kasih baik-baik saja" ini sudah tidak sakit lagi". kasih tersenyum semanis mungkin untuk meyakinkan gina Bahwa keadaan nya sudah membaik
"baiklah sayang. ayo kita berangkat".
kasih anak yang sangat disiplin. apalagi jika berkaitan dengan kehadirannya disekolah. ia tidak akan ijin apalagi hanya karna hal sepele. jika ia masih mampu berjalan tidak ada alasannya untuk bersantai-santai dirumah.
disekolah. gina mengantar kasih menemui guru walinya. untuk memberikan alasan keterlambatan kasih hari ini. namun bukan berarti dia bebas dari sanksi yang sudah berlaku di sekolahnya.
sebagai sanksinya. kasih diberikan tugas 3x lipat dari temannya yang lain. namun tidak masalah baginya. demi nilai yang baik. ia akan melakukan apa saja.
setidaknya dengan nilai yang baik. ia berharap bisa mendapatkan beasiswa ke universitas. meski kemungkinannya sangat kecil untuknya melanjutkan pendidikan.
"huhhhh. kenapa dia tidak masuk sekolah. menyebalkan". gumam kasih sembari berjalan kearah kantin. karena cacing dalam perutnya sudah berteriak meminta jatah makan. karena terlambat dia tidak punya waktu untuk sekedar mengisi perutnya dirumah.
"siang ka kasih"
__ADS_1
"siang ka"
siang ka kasih"
sapaan mereka yang ada didalam kantin. yang dibalas kasih dengan senyuman. kasih memiliki tempat spesial Dimata siswa-siswi yang mengaguminya. mungkin karna dia salah satu siswi berprestasi disekolahnya. kasih sebenarnya sangat tidak nyaman dengan perlakuan mereka. ia berkali-kali meminta agar mereka bersikap biasa saja. karna bagaimana pun juga dia sama seperti yang lain. sama-sama seorang siswi. namun tidak pernah digubris oleh teman-temannya.
"tumben kaka sendiri. ka dira mana. biasanya kaka dan ka dira kaya prangko nempel terus" . ucap salah satu dari mereka
"iya nih. kayanya dira ga masuk. terpaksa de makan sendiri" jawab kasih dengan muka yang sedikit di tekukan.
"wajah Kaka kenapa ?. ko biru-biru gitu ?". ucap siswi yang lain.
"OOO ini..anu...aaaa.. aa ini ga sengaja kemaren kepleset dikamar mandi". jawab kasih sedikit terbata-bata kebingungan.
mereka terdiam mendengar jawaban kasih. bahkan saling menatap satu sama lain. mereka tau itu semua pasti perbuatan Bondan paman kasih. siapa yang tidak kenal dengan raja iblis itu. selain suka malak dipasar. Bondan dan anak buahnya sering malak-malak dipinggir jalan. bahkan beberapa kali pernah menyakiti kasih di halaman depan sekolah mereka.
ya ampun kak kasih. kasian sekali kaka. diperlakukan seperti ini. padahal Kakak orang baik bahkan sangat baik. semoga ada kebahagian untuk Kakak suatu hari nanti. batin salah satu dari mereka.
"ya udah ka.. kami duluan ya..permisi ka kasih" ucap Mereka yang ingin kembali ke kelas masing-masing. kasih hanya membalas dengan anggukan.
_______________
__ADS_1
"hello readers.. author masih dalam tahap belajar. mohon bantuan, kritik dan sarannya baik yang bagus maupun tidak. author akan menerima dengan senang hati"..😁😁😁😁😁