Bahagia Diujung Senja

Bahagia Diujung Senja
episod 5


__ADS_3

di sekolah. kasih terlihat murung tidak bersemangat. mata yang sembab dan sedikit pucat terpampang diwajahnya. pikirannya masih terpokus pada kejadian kemarin malam. saat Bondan kembali membahas tentang pernikahannya. ia berjalan menuju ruang kelasnya. tiba-tiba


"brukkk"


"aduhhh..aduh.. sakit" kasih meringis kesakitan sambil memegang keningnya


"kasihhh. Lo kenapa ?" seseorang menghampirinya.


"ehh dira. aku ga apa-apa ko"


"Lo kenapa bisa jatuh kaya gini sih ?. lain kali hati-hati dong". dira membantu kasih berdiri.


"iya dir. makasih ya udah bantuin aku. kasih tersenyum.


"Lo ga apa kan? mana yang sakit?". ucap Dira khawatir sambil memutar badan kasih melihat setiap inci tubuh kasih.


"ihhh dir. aku ga apa-apa. aku baik-baik aja".


"apa yang baik. kepala Lo memar " sambil memegang kening kasih yang membiru.


"kamu kemaren kemana? ko ga masuk? kamu sakit?" tanya kasih penuh khawatir.


"kemaren gue sakit perut. makanya gue ijin".


eh..eh tunggu. tu bibir kenapa? ko biru? Dira menarik lembut dagu kasih dan mengarahkan padanya.


"ehh..eee.. iniii.. anu"

__ADS_1


"raja iblis itu nyakitin Lo lagi hahh ?". ucap Dira memotong perkataan kasih.


"ga ko dir. ini cuman karna jatuh dikamar mandi kemaren"


" Lo pikir gue **** apa. Lo pikir gue anak SD yang bisa Lo bohongin. awas aja tu orang kalau ketemu gue". seharusnya Lo lapor polisi. biar tu orang dapat pelajaran". ucap Dira kesal


"udahlah dir. aku dah ga apa-apa ko. bentar lagi juga sembuh". mencoba menenangkan Dira.


"tapi gue ga iklas sih Lo diginiin. seharusnya dia lindungin Lo. bukan malah nyakitin Lo".


Dira 19 tahun. sahabat terbaik kasih. mereka bersahabat saat masih duduk di bangku sekolah dasar. berjalannya waktu hubungan keduanya samakin erat. bahkan banyak yang mengira Dira adalah Kaka kasih. karena Dira lebih tua 1 tahun dari kasih.. selain itu sifat posesif Dira pada setiap orang yang membully kasih. semakin menguat prasangka orang-orang kalau mereka adalah saudara.


dan benar saja selama ini Dira adalah satu-satunya orang yang berani melawan Bondan dengan ancaman lapor polisi. seperti nya kata polisi menjadi senjata yang ampuh untuk meredamkan kekejaman raja iblis itu.


10 menit sudah berlalu namun gina belum juga datang menjemput kasih. sementara Dira seperti biasa ritunitasnya sebelum pulang ialah menemani kasih sampai dijemput. kasih sebenarnya tidak enak satiap hari Dira harus menemani nya. dia bahkan menyuruh Dira pulang duluan. namun meninggalkan kasih sendiri adalah hal terbodoh bagi Dira.


ditempat lain.


"prangggggg...prengggg...pringggg" suara barang yang dibanting


"sial.. brengsek..kenapa mereka belum datang juga. beraninya mereka membuat ku mengurus semuanya sendiri. aku akan memberi mereka pelajaran".


sosok laki-laki bertubuh tinggi kekar, tampan, putih, rambut cepak, hidung mancung. keluar dari ruangan yang bertulis Presiden direktur dengan sangar dan dingin. ia menuju lif yang mengarah kelantai bawah tanpa didampingi siapa-siapa. kemudian meninggalkan gedung pencakar langit itu dengan kecepatan tinggi.


didepan gerbang sekolah. sesekali kasih memegang ponselnya. jari jemarinya mengotak Atik ponsel untuk menghubungi gina. namun tidak ada jawaban. saat ia ingin memasukan kembali ponselnya kedalam tas. secara tidak sengaja ia ditabrak oleh anak jalanan yang sedang berlari melewatinya. membuat ponselnya terjatuh dan seperti nya kearah jalan.


kasih berniat mengambil ponselnya yang terjatuh. secara bersamaan mobil datang dengan kecepatan tinggi..

__ADS_1


"siiiiiitttttt" mobil seketika berhenti.


kasih yang mendengar. berteriak dengan posisi terduduk. kedua tangannya memegang kepalanya. tubuhnya gemetar dan wajahnya pucat.


"blakkkkkk". terdengar suara pintu mobil yang ditutup dengan keras..


"kurang ajar.. brengsek". bentak seseorang pada kasih. membuat kasih sontak berdiri. sangat terdengar dengan jelas seseorang sangat marah padanya.


"wanita sialan" kamu cari mati hahh. bentak laki-laki itu.


"ma..ma.maaf.. sa ..sayaaaa".


"diam brengsek" dimana mata mu sampai tidak melihat mobil ku".


"ma..maaf tuan. saya..saya tidak melihat mobil tuan" jawab kasih dengan suara terbata-bata karena masih shock.


"diaaaaamm" wanita tidak berguna. lagi-lagi laki-laki itu membentaknya. terdengar amarah yang begitu membakar darinya.


Dira yang melihat dari jauh seseorang sedang marah dan membentak kasih. dengan cepat berlari mendekati kasih..


"stoooopp"


"Lo kenapa bentak teman gue hahh. Lo siapa berani banget marah2 ke teman gue. salah apa dia.. dasar cowok ********" teriak gina menatap tajam padanya.


____________


"hello readers.. author masih dalam tahap belajar. mohon bantuan, kritik dan sarannya baik yang bagus maupun tidak. author akan menerima dengan senang hati"..😁😁😁😁😁

__ADS_1


__ADS_2