
Bagaimana rasanya saat kau mengetahui tentang hal yang membuatmu bimbang?! entah itu kebahagiaan, kekecewaan ataupun luka!.
...~Alghifari...
Malam semakin larut, aku masih berdiri termenung didepan jendela, aku bahkan tidak nafsu untuk menyentuh makan malamku! yang ada dikepalaku adalah bagaimana caranya agar bisa keluar dari rumah ini!.
Akh aku harus bergerak cepat! jika aku terus berdiam diri seperti ini kapan aku bisa menemukan kakakku? berfikirlah syeza! ayo bagaimana caranya?!.
Aku mengusap wajahku dengan kasar, merasa frustasi karena belum menemukan caranya.
Aku menghela nafas lalu beranjak duduk diatas kasur dan terus memikirkan cara untuk keluar.
Tunggu, kenapa tidak kabur saja? jika aku kabur dimalam hari kemungkinan besar itu akan berhasil bukan? para penjaga pasti berfikir bahwa aku sudah tertidur! lagi pula jika dimalam hari penjagaannya tidak terlalu ketat bukan? mereka pasti berfikir bahwa aku tidak akan senekat ini!.
Aku tersenyum penuh kebahagiaan.
Tapi, tidak mungkin aku kabur tanpa kendaraan! iyh! aku tidak bisa keluar dari rumah ini dengan berjalan kaki tanpa arah dan tujuan!.
Aku kembali terdiam.
Ouh?! alghifari?! aakhh iyh! kenapa tidak minta tolong pada al saja? al pasti punya 1001 cara untuk membawaku pergi!.
Aku kembali tersenyum lalu mengambil ponselku dalam laci dan menyalakannya.
Ada banyak sekali panggilan tak terjawab dari al, fairuz, viera, geisha, dan juga...., rayhan!.
Rayhan menelponku? akh biarlah! fokus syeza! jangan terus memikirkan rayhan!.
Aku lalu memencet nomor ponsel dengan nama kontak "Si Dingin" namun, tak ada jawaban! aku terus menghubunginya hingga berpuluh-puluh kali namun tetap tak ada jawaban!.
Aakkh al kau dimana?! kenapa tidak bisa dihubungi?! aku membutuhkanmu!!.
Aku lalu kembali mencoba menghubunginya lagi tapi tetap tak ada jawaban.
Aakkh menyebalkan!! kenapa sulit sekali dihubungi disaat aku sedangkan membutuhkannya?! menghilang kemana kau al?! lihat saja nanti, jika bertemu denganmu aku yang akan membunuhmu!! aakhh bagaimana caranya agar aku bisa keluar dari rumah ini?!.
Aku membanting ponselku diatas kasur lalu berjalan kearah jendela memandang suasana malam dikota malang.
Aakkh kakak! kau ada dimana sekarang? apa kau sedang berada dibelahan bumi lainnya? london?apakah kau ada disana sekarang? akh aku tidak peduli dimana pun kau berada, aku hanya berharap kita berada dibumi yang sama! dan aku berjanji akan menemukanmu! tidak peduli dengan niatmu yang ingin membunuhku! akh kak, apa kau sedang mempersiapkan strategi untuk menemukanku? dan...., aakhh benarkah kau ingin membunuhku? kenapa kau harus mendengarkan cerita masa lalu yang menyakitimu? cerita yang sebenarnya bukanlah hal yang menyakitkan!!.
Aku tersentak dari lamunanku saat terdengar ponselku yang berdering.
Aku berjalan menghampiri tempat tidur lalu mengambil ponselku dan seketika bibirku mengukir bulan sabit disana saat melihat nama kontak dalam layar yang menelponku.
"Hallo al?"
"Iyh za, kau menelponku berulang kali? ada apa?"
"Yah!! seharusnya aku yang bertanya!! ada apa denganmu hah?! kenapa menghilang?! semua orang menunggu kabar darimu!!"
Alghifari terdiam.
"Hallo al? kau mendengarkanku bukan?!"
"Aah iyh za, aku minta maaf! aku ada urusan jadinya tidak bisa menghubungi kalian, oh ya ada apa? kenapa tengah malam begini menelpon? apa ada sesuatu?"
"Al tolong aku"
"Ada apa za? kau baik-baik saja bukan?"
Alghifari terdengar khawatir.
Disamping alghifari, alex tangan kanannya terlihat tersenyum kecil melihat tuan mudanya yang begitu khawatir.
"Aku baik-baik saja al! hanya saja aku ingin kau datang menjemputku!"
"Menjemputmu? menjemputmu dimana? aku bahkan tidak tau kau ada dimana sekarang!"
"Aku ada dirumah, di malang! kau bisa datang menjemputku menggunkan jet bukan? jam 02:00 al! aku ingin kau datang menjemputku tepat jam 02:00 al! aku benar-benar berharap kepadamu al!"
"Hei tenanglah! jangan panik! aku akan datang untuk menjemputmu! tapi za, aku tidak tau alamat rumahmu!"
"Aku akan mengirim alamatnya al!"
__ADS_1
"Baiklah, kau jangan panik! aku akan segera datang! tunggu aku dirooftop tepat jam 02:00!"
"Iyh terima kasih al!"
Aku lalu mematikan sambungan teleponnya dan mengirim alamatnya ke alghifari.
Akh ayah, maafkan putrimu!.
Aku menarik nafas panjang lalu melirik arlojiku.
Pukul 01:00? akh aku memiliki waktu satu jam untuk keluar dari kamar ini dan menuju rooftop! akh semoga al datang tepat waktu!.
Perlahan aku lalu mulai beranjak keluar dari kamar.
...----------------...
"Alex!"
"Iyh tuan"
"Siapkan jetnya! kita ke malang sekarang!"
"Baik tuan!"
"Akh kenapa syeza terdengar sangat panik?!"
Batin alghifari.
...----------------...
"Vino!!"
Dilantai bawah terdengar suara elhameed yang memanggil vino.
"Iyh kak?"
"Bawa beberapa pengawal dan cek kamar syeza! aku merasakan ada yang janggal!"
"Baik kak!"
"Bagaimana vino?"
Elhameed tampak risau setelah vino memeriksa kamar putrinya dan berjalan menghampirinya.
"Syeza tidak ada dikamarnya kak! jendela kamarnya terlihat terbuka! dan ada kain yang terikat yang menghubungkan kearah rooftop!"
"Aaiss gadis itu!! kenapa nekat sekali?! kita ke rooftop sekarang vino!!"
"Baik kak!"
Elhameed bersama vino dan para pengawalnya lalu berlari kecil menuju rooftop.
...----------------...
Tepat pukul 02:00, sebuah jet pribadi bersandar mulus diatas rooftop.
Alghifari dan alex lalu melangkah keluar.
"Aakhh dimana syeza?! bukankah aku menyuruhnya untuk menungguku tepat pukul 02:00?!"
Alghifari mendengus kesal ketika tak mendapati seorang pun dirooftop.
"Tuan!"
"Ada apa lex?"
"Lihatlah!"
Alghifari mengikuti arah telunjuk alex dan alghifari terlihat mengkerutkan alis saat membaca sebuah papan nama.
"Markaz PT Company Group El-erlis International?"
Alghifari membaca tulisan pada papan nama tersebut.
__ADS_1
"Alex, bukankah ini nama perusahaan tuan satrio? pria misterius itu?"
"Iyh tuan! itu adalah nama perusahaan milik tuan satrio!"
"Kita tidak salah alamat bukan? coba kau cek kembali alamat yang dikirim syeza!"
"Baik tuan!"
Alex lalu memeriksa ponselnya.
"Benar tuan! ini adalah alamat yang dikirim nona syeza!"
"Itu artinya.....,?"
Alghifari menoleh kearah alex.
Mereka saling pandang dan terdiam dengan ekspresi kaget.
Alghifari lalu tersenyum, senyum yang sulit diartikan! ada kebahagiaan, kekecewaan dan luka disana.
"Kita menemukan satu kebenaran lagi alex! tuan satrio! pria misterius itu adalah kau rupanya?!"
Alghifari menepuk pundak alex dan tersenyum penuh kemenangan sedangkan alex hanya terdiam, otaknya belum mencerna dengan baik tentang kebenaran yang ada didepan matanya namun, pandangan matanya pun tak pernah lepas dari tuan mudanya! sebab, dibalik senyum penuh kemenangan itu ada luka yang tersimpan dengan rapat.
...----------------...
Aku tersenyum saat mendengar suara jet yang bersandar dirooftop.
Aku lalu keluar dari persembunyianku dan melangkah menuju rooftop.
"Kau sudah datang al? terima kasih kau datang tepat waktu!"
Aku berjalan menghampiri alghifari namun, al tak menggubrisku! ia terlihat sangat serius.
"Al ada apa?"
Aku ikut mendongak mengikuti arah pandang al.
"Markaz PT Company Group El-erlis International? za ayahmu....,?"
Aku memejamkan mata sejenak.
Akh apa aku ketahuan?! bahwa ternyata aku adalah anak dari tuan satrio? CEO terkaya diseluruh indonesia dan dikenal dengan pria misterius itu?!.
"Za?"
Alghifari menoleh kearahku.
"Kita bisa pergi sekarang? aku tidak punya banyak waktu! aku akan menjelaskannya nanti kepadamu tentang ayahku!"
"Baiklah! ayo!"
Alghifari mengulurkan tangannya.
Aku tersenyum lalu meraih tangannya dan melangkah bersamanya memasuki jet.
Ketika jet milik alghifari terbang meninggalkan rooftop, elhameed bersama vino dan para pengawalnya melangkah keluar kearah rooftop.
"Company CityGroup?"
Vino membaca sebuah tulisan dari jet yang terbang semakin menjauh.
"Rupanya kau berhasil membawanya pergi!!"
Elhameed terlihat mengepalkan tangan.
"Apa kita perlu mengejarnya kak?"
"Tidak perlu vino! sekarang, waktunya kita untuk menyiapkan strategi! aku tau kemana dia membawa putriku!"
"Baik kak!"
Elhameed lalu melangkah masuk diikuti oleh vino dan para pengawalnya.
__ADS_1