
Aku tak menyangka saat mengetahui kenyataan bahwa kau adalah kakak laki-lakiku tapi, aku merasa bahagia karena kakak laki-laki yang kucari selama ini ternyata ada didekatku!.
...~Syeza Anastasya...
~Kawasan Apartement Elit Jakarta
Sudah tiga hari aku berada di apartement al dan hingga hari ini al belum juga pulang! setelah menjemputku dari rumah, al meminta izin untuk pergi sebentar tapi hingga hari ini ia bahkan belum kembali.
Aku lalu menarik nafas.
Akh lebih baik aku menelpon geisha dan memintanya untuk datang menemuiku! sendirian di apartement seperti ini membuatku tidak nyaman.
Aku lalu mengambil ponselku dan menelpon geisha.
"Hallo kak?"
"Iyh sha"
"Ada apa kak?"
"Kau bisa datang menemuiku?"
"Menemuimu? dimana kak? di malang?"
"Akh bukan sha, aku ada di jakarta sekarang!"
"Jakarta? dimana kak?"
"Di apartement al"
"Apartement kak al? sedang apa? dan kenapa bisa? bukankah kakak di malang? tunggu, kakak sudah menemukan benang merah dalam foto itu? atau...., aakhh apa kakak kabur dari rumah?"
"Iyh sha kau benar! ayah sudah menceritakan masa lalunya! aku memang memiliki dua orang ibu dan kakak laki-laki tapi sayangnya, ayah tidak memberitahuku tentang siapa kakak laki-lakiku, ayah malah menyuruhku untuk melupakan tentang kakakku itu!"
"Aakhh itu sebabnya kau kabur dari rumah kak?"
"Iyh sha"
"Tapi bagaimana bisa kakak ada di apartement kak al?"
"Aku yang meminta al datang menjemputku"
"Tapi kak.....,"
"Datanglah sha! aku akan menceritakan semuanya lebih detail!"
"Aku tidak tau dimana apartementnya kak"
"Aku akan mengirimkan alamatnya sha"
"Baiklah kak"
Aku lalu mematikan sambungan teleponnya dan mengirim alamat apartement al.
__ADS_1
Setelah selesai aku lalu menarik nafas panjang dan melirik kearah sekitarku, aku tersenyum.
Akh aku sedang berada dikamar al! desain kamarnya terlihat keren! rupanya seleramu tinggi juga al!.
Aku kembali tersenyum saat melihat foto al yang terpampang disana, aku lalu melangkah mendekati foto tersebut.
Aku sedikit mengkerutkan alis saat membaca sebuah tulisan kecil disebuah tanda pengenal yang dipegang oleh al dalam foto itu.
PT Company CityGroup New York.
Alghifari, CEO Terkaya Kedua Seluruh Dunia.
Setelah membaca tulisan itu, aku terdiam sejenak otakku tiba-tiba berhenti untuk berfikir.
Akh apa maksdunya ini? CEO? alghifari seorang CEO? bahkan menduduki posisi kedua? benarkah? aku tidak sedang bermimpi bukan? akh pantas saja dia mampu melakukan segala hal! membawaku mengelilingi indonesia menggunakan jet pribadi lalu membawaku ke new york! tunggu, new york? itu artinya al membawaku kemarkaznya? hah bagaimana mungkin al menyembunyikan hal sebesar ini?! akh apa almarhum zidan sudah mengetahui rahasia besar ini? iyh, RS Gemilang CityGroup adalah rumah sakit milik al dan almarhum zidan dirawat disana! aakhh bagaimana mungkin zidan sesetia itu membawa pergi rahasia al dan ikut terkubur bersamanya!.
Aku menarik nafas panjang.
Huuff ini benar-benar diluar dugaan! alghifari! seorang COE! ouhh? CEO berkedok psikopat?! akh al kenapa kau menyembunyikan hal ini?!.
Aku kembali menarik nafas berusaha menenangkan pikiranku yang berkecamuk.
Mataku lalu melirik kearah laci al yang sedikit terbuka, aku melangkah mendekati laci tersebut dan menutupnya dengan rapat namun, tanganku tiba-tiba terhenti disana.
Aku melihat sesuatu yang tidak asing!.
Aku lalu kembali membuka laci tersebut dan mataku seketika terbelalak saat menemukan sebuah foto! tanganku lalu dengan perlahan mengambil foto tersebut dan menatapnya dengan lekat.
Tiba-tiba airmataku mengalir tanpa dikomando.
Aku masih menatap tak percaya dengan apa yang aku lihat.
Didalam foto tersebut ada gambar ayah, mama, aku, dan satu wanita yang kukenal sebagai sebagai mama lin dan anak laki-laki kecil.
Tunggu, ini foto album figura keluargaku yang ada dirumah bukan? bagaimana bisa al juga memilikinya?.
Aku tiba-tiba berhenti berfikir, otakku belum mencerna dengan baik.
Aakhh apakah itu artinya....,? al....,? kakak laki-laki yang selama ini kucari? akh benarkah? sahabat yang selama ini bersamaku dan selalu menjagaku adalah kakakku? akh ini bukan mimpi bukan? aku tidak menyangka selama ini kau sedekat ini rupanya!.
Aku menghapus airmataku dan mendekap foto tersebut.
Akh mama aku berhasil! aku sudah berhasil menemukan kakakku ma!!.
Aku tersenyum bahagia.
"Syeza"
Aku sedikit terperanjat saat melihat al melangkah masuk.
"Al kau sudah pulang?"
"Ada apa denganmu? kenapa kau menangis?"
__ADS_1
"Bukan! bukan apa-apa!"
Aku berusaha menahan tangisku.
Alghifari lalu melirik kearah tanganku yang menggenggam foto tersebut.
"Apa itu?"
Aku terdiam sejenak dan memandang alghifari dengan lekat, airmataku kembali mengalir.
Mata itu! mata yang tidak asing! akh aku baru menyadarinya bahwa aku memiliki warna mata yang sama dengannya! akh tidak! bukan! tapi aku dan al yang memiliki warna mata yang menuruni warna mata ayah! hitam kecoklatan!.
"Hei kenapa? ada apa za? kenapa kau menangis?"
Alghifari terlihat khawatir.
Akh al kau terlihat sangat khawatir! jika kau mengetahui bahwa aku adalah adikmu yang ingin kau bunuh, apakah kau masih akan sekhawatir ini?.
"Syeza?"
Aku lalu berlari kearahnya dan memeluknya dengan erat tak peduli dengan wajahnya yang terlihat bingung.
"Hei ada apa za?"
"Aku merindukanmu kak!"
Tangan alghifari yang terangkat hendak mengusap rambutku menggantung disana.
Alghifari terdiam.
"Kau tau? aku mencarimu! aku mencarimu kemana-mana! tapi nyatanya kau dekat disini! tepat disampingku! dan selalu bersamaku! aku benar-benar tidak menyangka! ini seperti mimpi untukku!"
Namun alghifari tiba-tiba melepaskan pelukanku dan mendorongku menjauh.
Alghifari lalu menatap foto yang ada ditanganku dan beralih menatapku.
"Kau baru tau? jadi kau baru mengetahuinya setelah melihat foto ini dikamarku?"
Aku mengangguk.
"Memangnya kau sudah mengetahuinya?"
"Iyh! tiga hari setelah kau pulang ke malang!"
Aku terdiam.
Akh pantas saja ponselnya susah untuk dihubungi!.
Alghifari lalu menatapku dengan lekat.
Akh tunggu! apa yang mau al lakukan?!! aakhh apa kau lupa syeza? bukankah kakakmu mengincar nyawamu? dan sekarang kau berada dalam genggamannya!.
Aku menarik nafas pelan dan mengaturnya dengan baik.
__ADS_1
Tenanglah syeza!.