
Kecepatan binatang terbang sangat cepat, karena jarak yang cukup jauh itu mengharuskan mereka beristirahat setiap 4 jam selama 1 jam untuk memulihkan stamina binatang terbang mereka.
sepanjang perjalanan, Naru terus saja berceloteh dan berbincang dengan Aoda menggunakan bahasa Jepang yang membuat Che selalu mengernyit tanda tak mengerti apa yang mereka bicarakan.
topik yang mereka bicarakan merupakan hal seputar dimensi Kuchiyose yang bisa terhubung dengan beberapa dunia.
Naru juga baru tahu hal besar seperti itu, jika memang seperti itu. dia bisa pergi ke dunia Shinobi melalui dimensi hewan Kuchiyose. Naru juga tahu waktu dunia yang di tempatinya 1 tahun sama dengan 1 hari di dunia Shinobi.
perjalanan mereka membutuhkan waktu 2 bulan untuk mencapai Pulau Awan merah, selama itu pula Karin telah memberikan jawaban pasti pada Qin Mo Xuan, hubungan keduanya bisa di pastikan merupakan sepasang Kekasih. Qin Mo Xuan bahkan memberikan Karin Cincin Phoenix yang menandakan jika Karin merupakan Nyonya kediaman Raja Neraka.
meskipun tidak puas, tapi bawahan Qin Mo Xuan tidak protes dengan pilihan tuan mereka tapi memilih mengamati calon nyonya mereka secara diam-diam untuk mengetahui kemampuan sesungguhnya calon Nyonya masa depan mereka.
Qin Yun sendiri perlahan dapat melihat kilasan masa lalunya meski itu masih buram.
dia terkadang bingung dengan penglihatan seperti itu. tapi tidak pernah membicarakannya pada Kakak dan adiknya.
perlahan kecepatan binatang terbang mulai melambat dan semua bisa melihat pulau Awan merah.
sesuai namanya, Pulau Awan merah memiliki daratan terpisah dari 4 benua. dikatakan Pulau Awan merah karena pulau tersebut di kelilingi oleh kabut merah yang sangat tebal hampir menyerupai awan.
tidak hanya berwarna merah tapi kabut itu sangatlah beracun. hingga siapapun yang ingin menyusup akan berakhir dengan kehilangan nyawa mereka.
Binatang terbang mulai mendaratkan tubuh mereka dan menurunkan semua penunggang mereka.
Naru, Qin Yun dan Qin Yang mengamati sekeliling pulau dan di buat takjub. tapi mereka tidak ingin gegabah saat melihat kabut merah tebal menghalangi mereka.
Naru mengeluarkan jarum perak dan mengetes memasukan ke kabut merah dan alhasil jarum seolah meleleh.
seketika yang melihat itu bergidik. para Instruktur dan siswa senior tersenyum tipis melihat aksi Naru.
__ADS_1
tapi Naruto bukannya takut dia malah tertawa terbahak-bahak.
"hahahaha luar biasa, racun yang sangat mematikan.."
semua memandang Naruto dengan aneh, Naruto mengeluarkan botol giok sedang kemudian 1 jarinya membentuk pusaran angin dan angin secara otomatis mengikuti instruksinya membawa kabut merah itu memasuki botol.
perilakunya tidak lepas dari semua pasang mata yang melihatnya sangat tertarik dengan racun. Instruktur Wu dan Instruktur Lan tersenyum begitupun Instruktur lainnya.
melihat Naru sudah selesai dengan kegiatannya, Instruktur Wu mulai mengatakan sesuatu.
"Kalian. lihat kabut merah ini, kabut merah yang melindungi akademik sangatlah beracun, karena kabut merah ini pula tidak ada yang berani menyusup kedalam. kami akan membagikan token giok identitas kalian sebagai murid Akademi Awan Merah yang akan menetralisir racun kabut merah ini.."
mendengar ucapan instruktur Wu, semua murid baru bernafas lega. mereka terlalu takut saat melihat jarum perak Naru meleleh..
setelah membagikan token identitas murid, mereka semua berjalan melewati kabut dengan santai hingga tampaklah bangunan megah dan indah.
melihat 200 murid baru di depannya Instruktur Lan membawa mereka ke asrama yang tampak miskin membuat para murid baru merasa ilfil kecuali orang-orang yang memang tidak memiliki kesombongan.
Instruktur Lan mengeluarkan bebera kartu, ada 3 jenis kartu di tangan Instruktur Lan. Kartu pertama berwarna Hitam, kedua berwarna merah dan yang terakhir berwarna ungu.
"untuk sementara kalian tinggal disini! secara alami energi Qi Spiritual di tempat ini sangatlah rendah. jika kalian ingin memiliki kediaman yang lebih baik kalian harus memiliki cukup poin. kalian lihat kartu yang aku pegang! untuk kalian, saat ini hanya perlu memegang kartu hitam. batas poin yang di miliki kartu hitam adalah 2000 poin, Kartu merah 5000 poin dan kartu Ungu 10.000 poin. Jika ingin mengganti kartu akan di kenakan biaya 1000 Poin. kediaman di sini menggunakan sistem sewa, hanya di sini kalian di beri gratis. untuk memperoleh poin kalian bisa melalui tantangan, menjual herbal, Senjata, inti binatang ajaib dan Pil serta ramuan medis lainnya ada juga yang memperoleh poin dari hasil membantu siswa lain mengontak binatang spiritual. setiap kamar akan di huni 5 orang, jika tidak ada pertanyaan. nikmati waktu kalian.."
setelah kata-kata Instruktur Lan jatuh, dia langsung membagikan kartu berwarna hitam dan membagi ruangan untuk para murid
Naru, Qin Yun dan Qin Yang menyeringai. sangat gampang untuk mendapat poin tapi mereka tidak ingin terburu-buru.
ketiga Saudara itu berada di kamar yang sama tambahan Feng Xue dan Liu Qian. Setelah memasuki kamar mereka, mereka melihat situasi ruangan menjadi ilfil karena terlalu kotor.
bukannya mereka sombong atau sok hanya saja mereka tidak ingin membersihkan ruangan seperti ini.
__ADS_1
"Aku akan membuat banyak pil dan ramuan medis untuk kita jual..". Qin Yun langsung menyarankan..
"tapi dimana kita akan menjual?" Qin Yang bingung.."
"mungkin lebih baik kita membuka kantin kecil dengan makanan yang yang dapat meningkatkan Qi Spiritual dan kita akan menjatah 100 porsi setiap hari.."
seketika mata 4 gadis yang lain bersinar dengan kegembiraan saat Naru mengusulkan idenya.
"Ok, aku dan Xue akan pergi melihat lokasi. kalian bertiga segera pergi mencari orang yang bertanggung jawab dan kalian mengajukan ingin membuka kantin kecil.."
semua setuju dengan saran Liu Qian, di pintu mereka sudah berdiri Sakura dan Karin yang sudah mendengar apa yang di bicarakan oleh kelima gadis itu.
"kalau sudah menemukan lokasi, biarkan kami yang membayar sewa tempat." mereka melihat Sakura dan Karin yang tengah tersenyum manis.
Naru tersenyum lebar bahkan matanya menyipit.
"Kalian memang yang terbaik.."
"Ok, berpencar! kumpul lagi jam 3 sore.."
mereka semua langsung melaksanakan tugas masing-masing.
Feng Xue, Liu Qian dan Sakura mencari lokasi dan akan langsung menyewa tempat tersebut.
Naru, Qin Yun, Qin Yan dan Karin mencari Instruktur yang bertanggung jawab dengan setiap kios yang akan di buka.
ketujuh orang itu sangat bersemangat, apalagi Karin dan Sakura yang sejak tiba tidak pernah memakan makanan lezat.
mereka sangat yakin, bisnis yang akan mereka buka akan meraup untung besar..
__ADS_1