Beast Princess

Beast Princess
Beast Princess 26


__ADS_3

Kabar tentang kantin baru akan di buka mulai menyebar di seluruh Akademi. banyak yang sangat penasaran makanan jenis apa yang akan di jual di kantin tersebut.


selama Sakura dan 2 gadis lainnya telah menemukan tempat, banyak yang mulai bertanya pada mereka tapi hanya di jawab dengan bukan kami yang menyediakan makanan tapi sahabat kami.


Naru dkk sendiri telah berhasil meyakinkan Instruktur yang bertanggung jawab dan mereka sangat bahagia.


Naru dan Qin Yun berencana menyediakan 4 jenis masakan tiap hari dengan masing-masing 25 porsi untuk setiap jenisnya. untuk minumannya pun sama. mereka tidak ingin menghabiskan waktu dengan hanya menjadi penjual makanan tapi mereka juga membutuhkan waktu untuk berkultivasi dan menuntut ilmu di Akademi Awan merah.


kabar tersebut bahkan sudah di dengar oleh kelompok jenius dan mereka sangat penasaran, hanya 2 dari mereka yang mencibir. menurut mereka makanan yang paling lezat ada di paviliun Hong Yue liang.


ketujuh gadis cantik kini duduk melingkar di ruangan kumuh untuk sementara menjadi asrama mereka.


"jadi?" Sakura memecah keheningan diantara mereka.


"besok kami akan mulai membuka kantin kami.." Naru sangat tidak sabar untuk membuka kantin tersebut.


"tapi dimana kalaian mendapatkan bahan mentahnya.."


"hehehe Karin kau tak perlu khawatir, kami memiliki banyak bahan mentah di dalam ruang. jikapun sudah habis, kami bisa meminta gege untuk membawa yang lain.."


Feng Xue dan Liu Qian menggeleng melihat kelakuan ketiga sahabat mereka.


"hanya kalian yang memiliki keberanian untuk memerintahkan yang mulia Raja Neraka. mungkin kalian tidak mengetahui ini, tapi kakak kalian pernah memusnahkan dunia bawah hanya karena seorang gadis menyinggungnya dengan cara melemparkan diri kedalam pelukannya.."


Naru, Qin Yun dan Qin Yan menyeringai tapi beda lagi dengan Sakura dan Karin, keduanya sangat terkejut.


"itu bagus, gadis yang berani mengidamkan Gege dengan cara murahan seperti itu sangat harus di hilangkan, kami hanya akan menyetujui hanya akan ada Rin Jie satu-satunya Istri Gege, jika ada gadis lain? tak perlu Gege yang turun tangan, kami sendiri yang akan memusnahkan mereka.." Qin Yun dengan seringai menakutkan menghiasi wajahnya berkata panjang lebar dan di beri anggukan oleh Naru dan Qin Yan. sedangkan Feng Xue dan Liu Qian hanya bisa pasrah, menurut mereka kakak dan adik tidak ada bedanya.


Karin sendiri sudah memerah sedangkan Sakura tersenyum jahil menggoda Karin.


"jadi makanan apa yang akan kita sajikan besok?" Liu Qian bertanya guna menghilangkan suasana aneh di sekitar mereka.

__ADS_1


"Burger, Pop Corn, Donat, Cake.." sejak awal mereka memang berniat menjual makanan yang memang bisa di bungkus begitupun dengan minumannya.


4 gadis tertentu bingung dengan nama menu yang di ucapkan oleh Qin Yan tapi ketiga gadis itu tidak menjawab dan tersenyum misterius.


"besok kalian akan tahu, aku ingin membuat pil untuk cemilan Xiao Hei dkk.."


setelah membicarakan semua, mereka kembali di kegiatan masing-masing. Sakura dan Karin juga pergi ke Asrama mereka sendiri.


Sistem pendidikan di Akademi Awan merah adalah 4 Jam untuk belajar materi 4 Jam untuk berkultivasi dan sebagainya. jadi tidak memberatkan untuk setiap murid yang menuntut ilmu di Akademi Awan merah.


karena mereka merupakan siswa baru pembelajaran mereka akan berlangsung 3 hari kemudian.


Saking seriusnya Qin Yun membuat pil, perlahan bayangan samar yang selalu di mimpikannya mulai terlihat jelas dan membuyarkan konsentrasinya dalam membuat pil.


peperangan besar yang menewaskan banyak nyawa termasuk dirinya yang tertusuk kuku binatang buas saat melindungi seorang pemuda besrsurai merah dengan manik ungu yang basah oleh air mata.


duaaar..


Naru, Qin Yan, Feng Xue dan Liu Qian sangat terkejut karena ledakan yang di timbulkan oleh Qin Yun. tidak hanya mereka saja tapi beberapa orang yang berada di sekitar juga terkejut termasuk beberapa Instruktur yang lewat.


Instruktur tersebut segera menghampiri lokasi terjadinya ledakan dengan panik. tapi saat sampai mereka hanya melihat seorang gadis yang sudah menghitam dengan tungku pemurnian pil yang sudah terbelah ada juga 4 gadis lainnya yang terkejut.


"Yun'er ada apa denganmu? kau tidak pernah gagal dalam membuat pil bahkan saat pertama kau memulai tapi sekarang tungku baru saja meledak?"


Naru meragukan jika kemampuan Qin Yun menurun


"jangan bilang kalau kau akan menerobos ke tingkat 7 dengan terburu-buru" kali ini Qin Yan yang shok dengan pemikirannya sendiri


beberapa Instruktur bahkan tidak dapat berkata apa-apa saat mendengar suara Naru dan Qin Yan. jadi gadis itu baru gagal untuk pertama kalinya dan akan menerobos ketingkat tujuh. surga monster macam apa gadis ini..


"tidak. aku...aku.." air mata Qin Yun mengalir lebih deras lagi. sontak Naru dan Qin Yan memeluknya dengan erat.

__ADS_1


"ada apa hmmp?"


"aku mengingat semuanya. bahkan Paviliun Surgawi yang menyebabkan kehancuran kita, aku mengingat semuanya dan itu sebabnya aku kehilangan konsentrasi dalam membuat pil.." suara Qin Yun hanya berupa bisikan lembut yang hanya di dengar oleh Naru dan Qin Yan.


"tidak apa-apa, kita akan menjadi kuat dan membalas mereka tidak ada yang di izinkan untuk lolos kali ini.." Naru menenangkan adiknya itu.


mereka melepas pelukan dan melihat tripod yang kini sudah terbelah 2.


"oh tidaaaak tungku pilku yang telah menemaniku selama beberapa tahun telah rusak.." Qin Yun sangat sakit hati tapi kemudian dia memberi hormat pada Tungku pemurnian yang sudah menemaninya dari awal hingga saat ini.


"Sobat, terimakasih karena telah menemaniku dari awal hingga sekarang. Beristirahatlah dengan tenang.."


semua yang melihat tindakan Qin Yun sweat drop tapi bagi mereka yang seorang Alchemis mengetahui lebih dari siapapun tentang tindakan Qin Yun. bagi mereka tungku pil merupakan partnernya mereka yang seorang Alchemis.


setelah Qin Yun memberi penghormatan, tungku itu bersinar dan menghilang membaut orang kembali tercengang.


seorang instruktur yang tampak berwibawa dan di penuhi udara agung serta sorot mata yang dingin mendekati ketiga gadis dengan Surai perak.


"gadis, apakah kalian bertiga merupakan kembar?" ketiganya saling memandang kemudian menyeringai di dalam batin. mereka mengangguk mengiyakan.


Instruktur tersebut masih tampak galak, tapi berbeda dengan Instruktur lain yang tampak hormat padanya bahkan beberapa murid senior tampak iri pada ketiga gadis berambut perak itu.


"siapa yang mengajari kalian memurnikan pil?"


"belajar dari buku.." Qin Yun menjawab dengan asal membuat Instruktur tersebut menaikan alisnya.


"aku belajar dari Yun Jie.." kali ini Qin Yan yang menjawab.


Naru tersenyum tipis dan membuka mulutnya dan berkata.


"aku bukan seorang Alchemis tapi aku seorang dokter.."

__ADS_1


Instruktur tersebut memandang ketiga gadis itu lagi.


__ADS_2