Beast Princess

Beast Princess
Beast Princess 91


__ADS_3

Tidak terasa, mereka telah menjelajahi hutan ilusi selama 5 hari. Dalam 5 hari tersebut, mereka bertemu kelompok lain yang berniat ingin merebut benda yang mereka miliki, tapi dengan tekanan yang diberikan oleh Hinata sambil tersenyum lembut membuat kelompok tersebut menghindar dengan senang hati.


Ketika tidak bertemu sungai, Naru membangun ruangan untuk mandi dan berganti pakaian, sangat mudah dan fleksibel tanpa harus takut beberapa orang tak bertanggungjawab mengintip mereka yang sedang mandi.


Herbal, bijih besi dan binatang spiritual yang mereka kumpulkan juga cukup banyak, jadi saat ini di hari keenam mereka berada di hutan ilusi, mereka memilih untuk keluar.


Ying Jiu yang bertugas mengantar paket untuk kelompok lain juga telah kembali di hari kedua, karena dia harus berkeliling hutan ilusi untuk mencari kelompok tertentu.


Langkah mereka ringan, dan Naru seperti biasa duduk di bahu milik Che dan sambil memakan pop corn. Begitu mereka sampai di pintu luar, mereka melihat Old Cai sedang duduk di bawah naungan pohon. Sudah ada beberapa kelompok yang tiba, tapi mereka tahu itu bukan kelompok dari tim akademi awan merah.


Beberapa kelompok itu melihat kelompok Naru keluar dengan pakaian rapi serta masih sempat menikmati popcorn, beberapa dari mereka merasa iri.


.


Pasalnya ada 2 kelompok di antara kelompok tersebut yang ingin merebut barang milik mereka.


Melihat orang-orang itu, Naru dan yang lainnya menyeringai sinis melihat kelompok tersebut.


“Heh, karena tidak bisa mencuri barang-barang kami, jadi menyebarkan rumor tentang kami? Terlalu lemah.”


Cai Ling saat ini telah mengenakan cadarnya kembali, meski wajahnya terlihat cantik dan tidak memiliki luka, dia tetap setia menutupi degan cadar.


Dia juga telah menceritakan alasan dia mengenakan cadar pada Naru dan yang lainnya.


Alasannya sangat sederhana, dia tidak ingin dikenali oleh keluarga yang telah mengusir dirinya dan ibunya. Untuk keluarga dari pihak ayah, dia tidak mengenali mereka, bahkan dia tidak tahu siapa ayahnya.


Suara Cai Ling tidak keras, tapi juga tidak pelan. Suaranya jelas didengar oleh semua orang yang menunggu kelompok lain keluar.


Bahkan Old Cai mengangkat alisnya, dia memang mendengar rumor tentang kelompok yang menganiaya seorang gadis dan hanya memanfaatkan gadis tersebut untuk membersihkan jalan.


2 kelompok itu tampak memiliki wajah jelek, dan langsung membalas ucapan Cai Ling.


“Kenyataannya memang seperti itu, bukankah mereka membiarkanmu bertarung sendirian melawan binatang spiritual? Jika tidak memanfaatkan dirimu sebagai pembuka jalan, lalu apa?”


Cai Ling menyeringai dibalik cadar miliknya.


“Aku yang paling lemah di antara mereka, jadi aku menyarankan mereka untuk tidak ikut campur ketika aku bertarung, karena aku menggunakan binatang spiritual itu untuk berlatih. Nah, jika ada di antara kalian merasa tidak yakin, kalian bisa memilih untuk menantang salah satu dari mereka kecuali aku tentunya yang menjadi pihak yang dimanfaatkan di mulut kalian.”

__ADS_1


Cai Ling menatap Naru dan yang lainnya, dan tentu saja Naru setuju, dia juga menambahkan beberapa kata.


“Jika kami kalah, kami akan dengan senang hati mengundurkan diri dari menjadi peserta untuk memasuki 4 sekte besar dan menyerahkan 5 benda yang kami peroleh, tapi jika kalian kalah, kalian juga akan melakukan hal yang sama, bagaimana? Kebetulan, kami juga sedang bosan.”


Semua orang dari 2 kelompok tertentu melihat Naru yang sangat santai duduk di bahu kiri Che sambil memakan sesuatu yang mereka tidak kenali.


Melihat Naru yang tampak lemah, mereka menyeringai dan langsung menantang Naru.


“Kami setuju, tapi kami memilih dirimu sebagai lawan.”


Naru menyipitkan matanya, berani ada yang memintanya untuk turun dari posisi nyamannya? Heh, terlalu berani.


Semua yang melihat reaksi Naru, segera meneguk ludah dengan paksa, dan Che bahkan menepuk lutut Naru agar dia tenang, bisa gawat kalau Naru marah. Tentu mereka tahu apa yang akan terjadi jika Naru marah.


Naru melompat turun dari bahu kiri Che, dan memberikan wadah popcorn miliknya pada Che.


Dia melangkah maju dengan wajah datar, dan tatapan matanya juga sangat dingin, tapi meski begitu, dia masih memiliki senyum di bibirnya.


“Siapa yang akan menjadi lawanku? Atau kalian semua dari 2 kelompok yang menyebarkan rumor tak berguna itu maju secara bersama.”


“Kau yang meminta, jadi jangan salahkan kami.”


Naru menyeringai, dia menatap Old Cai yang masih tenang dan berkata.


“Old Cai, bisakah Anda menjadi juri dan saksi tentang taruhan kami?”


Ole Cai terkekeh dan mengangguk.


“Itu wajar.”


Wajah semua orang dari 2 kelompok itu semakin jelek, jika Old Cai tidak turun tangan, dan mereka kalah, mereka bisa melanggar janji mereka, tapi karena Old Cai turun tangan, mereka tidak bisa melakukan kecurangan.


Melihat semua orang dari 2 kelompok telah maju, Naru melambaikan tangannya dan penghalang transparan langsung terbentuk di sekitar mereka.


Beberapa dari mereka yang mengira jika diri mereka kuat langsung menggunakan aura mereka untuk menekan Naru, tapi Naru hanya tersenyum mengejek.


“Ingin menekankan dengan aura lemah seperti itu, kau tahu, itu bahkan tidak mampu untuk menggelitikku.”

__ADS_1


Segera Naru melepaskan auranya, dia awalnya melepaskan aura di ranah Tyran Profound Realm, tapi perlahan meningkat ke ranah Sovereign Profound Realm yang membuat 30 orang itu langsung berlutut dengan memuntahkan darah, bahkan ada dari mereka langsung pingsan dengan cedera internal yang parah.


Segera mereka semua menyesali tindakan impulsif mereka, dan menatap Naru layaknya monster.


“Bahkan auraku kalian tidak bisa menahannya, bagaimana jika aku mendaratkan serangan? Apakah kalian langsing mati? Sepertinya menarik.”


Namun, Naru tidak ingin mengambil nyawa mereka, dan langsung membuat orang-orang itu mengalami ketakutan hingga mental mereka terguncang.


Dia melepas penghalang dan kembali ke dalam kelompoknya, Old Cai sendiri tersenyum penuh arti dan mengambil 5 benda milik 2 kelompok tersebut.


Old Cai melihat Naru, dan berkata.


“Ini adalah 5 benda sebagai syarat, ingin kau apakan mereka?”


“Kelompok kami tidak memerlukan 5 benda itu, tapi jika ada 2 kelompok lain yang memenuhi persyaratan Anda untuk menerimanya, kami tidak keberatan. 2 kelompok ini juga terlalu tidak masuk akal, aku juga yakin jika mereka tidak mencari kelima benda tersebut, tapi merebut dari kelompok lain.”


“Baiklah, sesuai keinginanmu.”


Old Cai melambai, dan formasi pengusiran langsung terbentuk di bawah anggota 2 kelompok yang saat ini mentalnya terguncang.


Pihak mereka tidak bertanggung jawab atas kesehatan para peserta, jadi setelah diusir, orang-orang itu tentu langsung berada di depan gerbang lapangan di mana perekrutan dilakukan.


Setelah kelompok Naru dkk tiba, kelompok lain juga tiba satu persatu. Hingga hari yang ditentukan juga tiba, dan Old Cai memberikan 5 benda yang dia dapatkan dari 2 kelompok yang dikalahkan Naru pada kelompok yang memang layak.


Melihat hari telah sore, Old Cai mengembalikan mereka semua ke lapangan di mana mereka berada sebelumnya. Begitu tiba, Formasi penyeleksian langsung menyala untuk mengusir mereka yang tidak memenuhi persyaratan.


Total kelompok yang lolos ada 25 kelompok.


Old Cai tidak meminta mereka untuk kembali beristirahat, tapi langsung melanjutkan penilaian. Di podium para tetua sudah menempati tempat mereka.


“Baiklah, kalian yang masih tetap di sini telah berhasil dan lulus penilaian memasuki sekte. Kami tidak membutuhkan 3 benda lain, tapi hanya memerlukan bendera dan kunci emas yang kalian peroleh untuk melihat di sekte mana kalian akan diterima. Perwakilan silakan bawa bendera dan kunci emas milik kelompok kalian.”


Segera Qin Yun memberikan 2 benda tersebut ke tangan Jiu Feng sambil tersenyum lebar.


Jiu Feng terkekeh dan melangkah menuju tempat yang diminta oleh Old Cai.


Sementara Hinata menatap serius pada 25 orang yang maju menyerahkan 2 hal tersebut, sambil memakan dango yang disuapkan oleh Mo Ye ke mulutnya.

__ADS_1


__ADS_2