Beast Princess

Beast Princess
Beast Princess 30


__ADS_3

Setelah mempersilakan Liu Rong masuk, Feng Xue pergi memanggil Liu Qian.


"Qian'er, Rong ge mencarimu.."


"Baik, aku akan segera menemuinya.."


Liu Qian dengan cepat keluar menemui sang kakak.


"Gege ada apa mencariku?"


"Aku datang ingin memberi tahu, jika segel di ruang rahasia kerajaan semakin lemah. Kita harus berlatih lebih keras agar dapat mencegah kebangkitan makhluk itu.."


"Aku mengerti.."


Wajah Liu Qian berubah sangat serius, mereka tidak tahu makhluk macam apa yang tersegel di ruang rahasia kerajaan Zhao, tapi mereka tahu jika makhluk tersebut memiliki aura gelap.


Di dalam, Naru dan kedua adiknya mendengar percakapan keduanya mengerutkan dahi.


Makhluk macam apa yang tersegel di ruang rahasia itu. Mereka menjadi sangat penasaran.


Ketiganya saling melirik dan tersenyum misterius. Masing-masing memiliki pemahaman diam-diam.


Setelah memberitahu sang adik, Liu Rong segera pergi. Dia tidak bisa tinggal lebih lama karena takut perasaannya pada Naru semakin dalam.


Setelah kepergian Liu Rong, Liu Qian memiliki wajah yang sangat serius. Dia tidak bisa membuang waktu lagi dan harus berkultivasi.


Dengan tekad di matanya, dia menghampiri Naru dan yang lainnya.


Dia menatap Naru dengan expresi serius.


"Bisa beri aku Lingzhi tingkat tinggi dan pil untuk berkultivasi? Aku akan membayar jika perlu.."


"Ada apa denganmu?"


Naru berpura-pura tidak mengetahui apa yang terjadi dan bertanya.


"Bukan rahasia bagi kami keluarga kerajaan Zhao, jika ruang rahasia di Istana menyegel makhluk mengerikan yang memiliki energi gelap.."


Setelah berpikir sejenak, Liu Qian memilih menceritakan semuanya pada 4 orang sahabatnya.


Naru dan Qin Yun menunduk dan mengingat sesuatu yang memiliki energi gelap juga tersegel di hutan kematian.


Deg


Qin Yun langsung mematung saat mengingat itu, dia memandang Naru penuh makna.


Meski hal tersebut memiliki energi gelap, tapi itu tidak membahayakan jika mereka menemukan tuan yang cocok.


"Apa kau tahu apa itu?"

__ADS_1


Qin Yun menjadi sangat serius dan memandang Qin Yan yang masih mendengarkan.


"Aku tidak tahu, tapi ayah kerajaan telah menahan energi gelap tersebut hingga sebagian tubuhnya menjadi hitam. Dan hal yang sama akan di tanggung oleh Rong ge sebagai putra mahkota.." Liu Qian sangat sedih.


Ketiga gadis itu mengingat kembali ingatan masa lalunya hingga ketiganya memiliki bayangan jelas tentang itu.


Ketiganya menghirup udara dingin karena mereka akhirnya tahu apa itu dan hal itu merupakan hal yang akrab dengan mereka.


Ketiganya kemudian tersenyum dan menenangkan Liu Qian.


"Tak perlu khawatir, hal itu tidak akan berbahaya jika telah menemukan tuan mereka.."


"Apa kalian tahu apa itu?"


"Dari deskripsi yang kau ceritakan, mungkin yang berada di sana adalah pohon dewa kegelapan milik salah satu pahlawan wanita yang pernah gugur puluhan ribu tahun lalu.." Qin Yan menjawab dengan suara yang sarat akan kerinduan..


Liu Qian dan Feng Xue saling memandang, kemudian tidak berbicara. Setidaknya mereka tahu jika hal tersebut tidak akan membahayakan.


Mereka percaya pada ketiga sahabat mereka, bukan hanya karena di berikan hewan kontrak tapi mereka memiliki rasa aman jika berada di sekitar Naru dan yang lainnya.


Setelah berbicara, keduanya pamit untuk ke kamar masing-masing. Namun, Naru segera menghentikan mereka dan memberikan Lingzhi tingkat atas pada keduanya.


"Berkultivasi dengan serius, jika kurang. Katakan pada kami.."


Keduanya tersenyum dan mengangguk lalu pergi.


Setelah kepergian mereka, Naru memegang perutnya dan tersenyum.


"Akhirnya kau mengingatku bocah.."


Juubi yang berada di dalam tubuh Naru tersenyum tipis.


"Ya aku mengingatmu Rubah Nakal.."


"Jadi, kapan kau dan Yun pergi membebaskan Taoti yang tersegel di hutan kematian?"


"Tidak perlu terburu-buru, kami masih harus fokus memperkuat diri. Apa lagi aku merasakan jika paviliun surgawi telah menyusupkan orang kedalam Akademi.."


"Baik, terserah kau saja. Aku ingin tidur.."


Setelah perbincangan singkat, akhirnya Naru tersenyum tipis.


"Ayo kita berlatih lagi, dan pergi melepas mereka berdua.."


"Ok.."


Ketiganya langsung memasuki ruang dimensi dan mulai berkultivasi.


Hari-hari berlalu sangat cepat, mereka semua telah berada di Akademi Awan merah selama 6 bulan.

__ADS_1


Semua siswa sedang di hebohkan dengan pertandingan tahunan yang akan segera di mulai.


Pertandingan tersebut adalah pertandingan seni beladiri, alchemis, menjinakkan binatang, dan membuat aray.


Selama 6 bulan ini, kultivasi mereka juga meningkat. Bahkan Liu Qian dan Feng Xue telah menyusul kultivasi Liu Rong dan Liu Wei. Semua berkat Lingzhi yang di berikan oleh Naru dkk.


"Bagaimana persiapan kalian?"


Liu Rong dan yang lainnya saat ini berada di Asrama milik Naru. Mereka tengah membahas tentang pertandingan yang akan datang.


"Kami telah siap kapanpun itu.." ada senyum di bibir Feng Xue. Senyumnya bahkan membuat Liu Rong terpesona. Dia baru sadar jika Feng Xue sangat cantik.


Yang lainnya saling melirik dan memiliki senyum jahil.


"Akhirnya Gege melihat Xue sebagai wanita dan bukan seorang adik.."


Liu Qian juga bahagia dan melirik Liu Wei yang tersenyum dan diam-diam mengangguk kearahnya.


Naru dan yang lainnya tentunya tengah bermesraan dengan pasangan mereka. Namun, tingkah mereka tidak melewati batasan.


Karin yang menyaksikan itu memilih menikmati donat di depannya tanpa memperdulikan pemandangan di depannya.


Tapi diam-diam dia merindukan sosok pemuda yang sudah lama tidak dia temui.


"Xuan, kau tahu. Aku merindukanmu.."


"Jadi kapan pertandingan akan di lakukan?"


"Ru'er semua tahu jika 2 Minggu lagi pertandingannya.."


Semua menatap Naru dengan aneh, jangan salahkan Naru yang terlalu cuek dengan sekitarnya.


Dia juga diam-diam menyelidiki siapa yang menjadi anggota paviliun surgawi. Tidak hanya itu, dia selama 6 bulan terakhir sedang meneliti berbagai racun.


"Che, apakah kalian sadar jika orang-orang itu saat ini tengah menyusup.."


Che, Jue dan Xie memiliki senyum misterius di wajah mereka.


"Cih, dari senyum kalian. Aku tahu kalau kalian telah mengetahuinya.." Qin Yun berdecih tak suka dan di respon dengan tawa cekikikan dari yang lainnya.


Mereka tidak menyembunyikan rahasia dari Liu bersaudara dan Feng Xue. Tapi mereka tentu tidak mengatakan jika mereka adalah 3 pahlawan wanita yang pernah gugur puluhan ribu tahun lalu.


Setidaknya dengan begitu, keempat orang itu akan aman. Semakin banyak yang mereka ketahui akan semakin membawa mereka kedalam bahaya.


Naru dan yang lainnya juga tidak sejahat itu dan menyeret sahabat mereka kedalam bahaya yang belum pasti.


Mereka terus saja berdiskusi dan tidak berkultivasi demi meluangkan waktu mereka untuk berkumpul.


Jarang mereka memiliki waktu bersama karena sibuk berlatih dan memperkuat diri. Sekali pun ada, itu hanya sebagian dari mereka.

__ADS_1


...


Note: Karena kesibukan dan berbagai hal, update tertunda sangat lama. mungkin Aska belum bisa Update tiap hari tapi Aska usahakan Update tidak terlalu lama.


__ADS_2