Beast Princess

Beast Princess
Beast Princess 46


__ADS_3

Ketika sampai di Akademi tepatnya di Asrama milik Che, Naru dkk melihat keluar dan ternyata hari telah gelap.


Beberapa dari mereka pergi. Xuan dan Li tidak lupa memperingatkan mereka untuk bersiap dengan pertandingan keesokan harinya.


Naru kembali mengernyit dan sedikit bingung. Bukan kah mereka di dunia Shinobi selama 4 hari dan itu seharusnya di dunia ini telah berlalu 4 tahun.


Naru juga baru mengingat perbedaan waktu antara kedua dimensi yang waktu berjalan setahun lebih lambat di dunia Shinobi.


Mungkin karena dunia Shinobi telah hancur jadi perbedaan waktu tidak lagi berlaku.


Melihat Naru yang terus mengernyit, Che menariknya ke kamar dan mereka mulai beristirahat untuk menyiapkan pertandingan esok hari.


"Ayo Istirahat.."


"Baik.."


Keduanya berbaring dan mulai tertidur.


...


Arena telah ramai oleh para murid Akademi yang menjadi peserta ataupun yang hanya sekedar menonton saja.


Kelompok Naru juga sudah berada di sana mengambil tempat duduk mereka.


Karena hari kelima adalah hari pertempuran, maka banyak yang mendaftar. Jumlah peserta pertandingan pertempuran mencapai 500 orang.


Naru bersiul menyaksikan banyaknya peserta, dia kemudian menatap Sasuke dan Sakura serta Karin.


"Kalian yakin ingin mengambil posisi 10 besar itu?"


"Yakin Naru. Lagi pula Che dan 2 orang tertentu tidak ingin mengambil bagian, jadi apa salahnya.." -Sakura


"Hehehe, ini juga menjadi ajang aku membuktikan diri jika aku bisa berdiri di samping Xuan.."


"Hn, aku akan merebut posisi bocah sombong itu.."


Liu Rong, Liu Wei, Liu Qian dan Feng Xue menatap mereka yang berbincang.


"Jangan lupakan kami, kami juga berniat mengambil posisi 10 besar dan mengejutkan kelompok jenius dari 4 benua, juga membungkam mereka yang hanya memuja kekuatan.."


"Ya, Rong ge kau betul.." Liu Wei langsung menyetujui apa yang di katakan oleh Liu Rong.

__ADS_1


"Asal kau tidak kehilangan kendali karena mencium darah segar saat bertarung nanti Naru.." seketika semua menatap Feng Xue dan mengangguk.


Naru sendiri tersenyum canggung sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Tenang saja, aku janji tidak akan lepas kendali. Beberapa hari yang lalu kan aku sudah makan jadi tidak masalah.."


"Baik, kami pegang kata-kata mu.." ujar mereka semua kompak.


Tidak jauh dari tempat mereka duduk, Li Mo dkk mendengar pembicaraan mereka.


"Mereka serius ingin merebut posisi 10 besar?" Gu Fan memandangnya aneh pada kelompok Naru dengan tak percaya.


"Aku tidak tahu apakah mereka membesar-besarkan kemampuan mereka atau mereka memiliki kemampuan. Yang jelas, jika bertemu mereka sebagai lawan, kita pasti akan kerepotan.." Jiu Feng


"Tidak perlu cemas, mendapatkan tempat di papan peringkat merupakan hadiah kita. Kita hanya berusaha menunjukan kemampuan terbaik kita.."


"Hei, beruntung Naru juga telah kenyang. Berharap dia tidak kehilangan akan dan menjadikan kita makanannya.." Gu Fan segera menghela napas lega saat mendengar pembicaraan terakhir kelompok Naru.


Tidak hanya kelompok Li Mo yang mendengar pembicaraan Naru dkk tapi juga Jiang An dan Mu Xue Rong. Mereka memandang kelompok Naru dengan tatapan merendahkan dan mencemoh.


Hanya siswa baru dan langsung ingin merebut posisi peringkat 10 besar. Itu terlalu melebih-lebihkan.


Che juga dengan senang hati memanjakan Naru dan tidak menolak.


Mereka terus berdiskusi hingga seorang instruktur naik ke podium dan mulai memberitahu aturan pertandingan kali ini.


"Senang kalian semua telah berkumpul. Karena ini adalah pertandingan cabang terakhir, jumlah peserta yang juga mencapai 500 orang yang mungkin akan memakan banyak waktu. Maka kami memutuskan untuk membagi 500 peserta ini kedalam 10 kelompok yang setiap kelompok memiliki 50 peserta di dalamnya. Setiap kelompok akan menjadi lawan yang harus di eliminasi dan menjadikan satu peserta sebagai pemenang atau siapa saja yang dapat bertahan diatas arena sampai waktu yang di tentukan habis.."


Naru menyunggingkan senyum misterius dan menatap semua teman-temannya yang juga sudah tidak sabar lagi.


"Cukup mudah jika ingin menumbangkan 49 orang lainnya.."ujar Sakura dengan percaya diri.


"Ya cukup mudah jika kita tidak berada di dalam satu kelompok.." Sasuke dengan santai membantah ucapan Sakura hingga mendapat cibiran kecil di pinggangnya.


"Hei kau itu kekasih ku, seharusnya kau mendukungku.."


Yang lainnya terkekeh mendengar pertengkaran kecil Sasuke dengan Sakura.


"Berharap saja kita tidak berada di kelompok yang sama.." Karin segera menengahi mereka.


Setelah itu mereka kembali fokus pada instruktur yang memberikan penjelasan.

__ADS_1


"Di dalam setiap kotak ada 10 bola dengan warna berbeda yang dibagi menjadi 50 kotak. Setiap orang yang mengambil warna yang sama, akan menjadi satu kelompok. Pada bola juga terdapat nomor urut yang menentukan waktu kalian bertanding. Silakan maju!"


Begitu penjelasan instruktur selesai, Sasuke menyeringai dan memandang kelompoknya.


"Jika kita tidak ingin berada di kelompok yang sama, sebaiknya kita pergi ke kotak yang sama.." Liu Rong dengan cepat memahami arti dari seringai Sasuke.


Sakura dan Karin juga tersenyum lebar. Segera, semua peserta maju ke kotak terdekat mereka dan mulai mengambil bola. Sasuke, Karin, Naru, Sakura, Liu Wei dan Liu Rong pergi ke lokasi kotak yang sama. Che, Jue, dan Xie saling melirik dan terkekeh pelan.


"Apakah kita tidak perlu berpartisipasi?"


"Cih, Xie kita tidak perlu berpartisipasi. Itu hanya membuang-buang waktu, lebih baik menonton mereka saja.."


"Hn, aku tidak ingin Beichen Li terus menatap kita dengan tajam seolah ingin membunuh kita.."


Jue juga tidak tertarik, dia lebih memilih menghindari tatapan tajam Beichen Li dan menyaksikan pertandingan Naru dkk.


Naru dkk telah mengambil bola mereka dan kembali ketempat mereka. Semua peserta juga telah mengambil bola mereka.


10 warna bola adalah warna pelangi dengan tambahan warna hitam, silver, dan putih.


Bola silver memiliki angka 1, Hitam angka 2, putih angka 3, Merah angka 4, jingga angka 5, kuning angka 6, hijau angka 7, biru angka 8, Cyan angka 9 dan ungu adalah angka 10.


Mereka berenam saat sampai di tempat langsung menunjukkan warna bola masing-masing.


Liu Rong mendapat bola hitam, Sasuke mendapat bola biru, Liu Wei mendapat bola silver, Sakura mendapat bola Hijau, Karin memegang bola Ungu sedangkan Naru saat ini berbinar melihat bola di tangannya yang memiliki warna favoritnya yaitu jingga.


Mereka seketika menatap Liu Wei yang memegang bola Silver.


"Jadi kau berada di kelompok pertama? Berjuanglah!" Liu Rong menepuk pundak adiknya.


"Wei kau harus menang!" Karin juga memberikan dukungan pada Liu Wei.


"Tentu saja aku akan menjatuhkan mereka. Jika ada yang bertahan selain aku sebelum waktu habis berarti dia juga lolos kan?"


"Ya, yang terpenting adalah tetap berdiri di arena dan jangan sampai keluar dari arena.." Sasuke segera mengingatkan Liu Wei.


"Jika perlu, gunakan binatang kontrak mu.."


"Tentu Naru.."


....

__ADS_1


__ADS_2