Beast Princess

Beast Princess
Beast Princess 76


__ADS_3

“Kami baru tiba dari dunia tengah, dan muncul di sini, tadinya kami ada beberapa orang, tapi hanya kami berdua yang muncul di hutan ini. Sedangkan yang lainnya, kami tidak tahu di mana mereka saat ini.”


“Kalian dari dunia tengah?”


Lu Bo kembali memastikan dan menatap Li Mo dengan heran.


“Ya.”


Segera mereka mengangguk mengerti.


Pantas saja mereka tidak bisa melihat kekuatan Li Mo, untuk mereka yang berada di dunia atas, kultivasi mereka dimulai dari tingkat True Profound realm, dan untuk mereka dari dunia tengah, mereka baru bisa menginjak dunia atas ketika kultivasi mereka berada di Emperor Profound realm.


Untuk mereka bertiga, kultivasi mereka sendiri saat ini berada di Sky Profound Realm. Kelima orang itu menatap Li Mo dengan kekaguman, di usia yang begitu muda, Li Mo telah berada di alam Kaisar. Mereka juga tahu, Qi spiritual di dunia tengah tidak sebaik dunia atas, dan itu menunjukkan bakat Li Mo sangat baik.


“Jadi saat ini Mo Ge berada di alam Kaisar? Itu sangat hebat.”


Bibir Naru dan Li Mo berkedut, wajah mereka menjadi sangat datar, ketika Situ Xin menyebut tingkat kultivasi Li Mo.


Sedangkan kucing hitam hanya menatap 5 sosok tertentu seolah mereka adalah orang idiot.


“Hei, seorang yang telah berada di puncak tertinggi kekuatan dunia ini hanya dianggap berada di alam Kaisar, sungguh kelompok idiot.”


Setiap Li Mo melihat herbal, dia akan meluangkan waktu untuk memetik, tidak peduli itu herbal langka atau bukan.


Lu Bo sendiri langsung mengambil alih untuk menjelaskan di mana mereka berada.


Saat ini mereka berada di hutan gelap yang berada di wilayah Kekaisaran Yun.


Dunia atas sendiri memiliki 8 wilayah, wilayah iblis yang berada di bawah Kekaisaran Shui, Wilayah manusia di bawah Kekaisaran Yun dan terakhir adalah wilayah gelap di bawah kekuasaan Raja Neraka.


Penduduk dari 3 wilayah tersebut hidup rukun dan tidak berada di bawah kekuasaan paviliun surgawi, tidak seperti 5 wilayah lainnya yang telah disatukan di bawah kekuasaan paviliun surgawi. Jadi wilayah di dunia atas ini secara umum terbagi menjadi 4 wilayah, dengan wilayah milik paviliun surgawi yang terbesar.


Mendengar paviliun surgawi, wajah Li Mo sangat tidak baik, jika bisa, dia ingin segera menghancurkan kelompok munafik itu.


Sedangkan untuk 5 orang tertentu, mereka merupakan generasi muda dari keluarga besar Kekaisaran Yun.


Untuk perekrutan untuk menjadi murid sekte, mereka masih harus menunggu dan itu akan dilakukan di Kekaisaran Yun sendiri.


Kebetulan jarak dari hutan gelap dengan kota tidak terlalu jauh, tapi itu bukan kota Kekaisaran, melainkan kota praktisi di mana setiap orang yang ingin memasuki hutan gelap berhenti untuk beristirahat.


Ketika jarak mereka telah dekat dengan kota, Naru melompat turun dari pundak Li Mo, kemudian mengubah dirinya menjadi sosok gadis cantik dengan rambut pirang dan mata biru.


Giok identitasnya juga tergantung dengan indah di ikat pinggangnya, rambut pirang yang tergerai itu, memiliki sedikit perhiasan membuat kesan Naru tampak cantik dan elegan.


Mata birunya menatap jauh ke gerbang dengan senyum manis terbentuk di bibirnya.

__ADS_1


“Ya, tidak lama lagi aku merasakan kasur empuk.”


“Cih, apa selain makan, kau hanya bisa tidur?”


“A Mo, Nona ben tetap harus tampak cantik, apalagi saat ini aku sudah sangat kenyang ttebayo”


Li Mo terkekeh dan menggosok rambut Naru, kemudian pergi begitu saja sambil berkata.


“Terserah kau saja.”


“Hei, kau merusak gaya rambutku.”


Naru dengan cepat mengejar Li Mo dan langsung melompat ke punggungnya.


“Pokoknya aku tidak ingin jalan.”


“Astaga A Ru, bisakah kau bertingkah sedikit elegan?”


Meninggalkan keduanya, Xu Jin dkk masih terpaku di tempat mereka ketika melihat Naru berubah menjadi bentuk manusia. Mereka tidak menyangka wujud manusia Naru akan secantik itu. Bahkan mereka telah melupakan jika Naru habis memangsa para kelompok paviliun surgawi.


“Sangat cantik.” Mereka berlima bahkan menggumamkan kata yang sama hingga mereka tersadar dan langsung mengejar keduanya.


Mereka bahkan masih mendengar keduanya berdebat kecil.


“Hei, bukankah aku selalu seperti ini, kapan kau melihatku bertingkah elegan?”


Sampai di gerbang, penjaga gerbang menatap Xu Jin dkk dan langsung membiarkan mereka masuk, tapi ketika melihat Li Mo, mereka menghentikan Li Mo dan meminta mereka untuk membayar biaya masuk.


“Berapa?”


“100 koin emas untuk 1 orang.”


Li Mo mengeluarkan 200 koin emas dan membayar begitu saja, seolah 200 koin emas bukan apa-apa.


Memasuki kota, mata Naru berbinar ketika melihat kios pinggir jalan. Begitu melihat penjual permen, Naru langsung meminta Li Mo untuk membeli.


Li Mo membeli 1 dan memberikannya pada Naru, Naru sendiri mencoba dan segera bibirnya melengkung dengan indah.


“Ini enak, A Mo, beli 2 lagi.”


Li Mo hanya tersenyum dan membeli 2 lagi, pemilik kios juga terkekeh melihat tingkah imut Naru.


Berjalan beberapa saat, mata Naru kembali melihat ke arah kios jajanan yang tampak aneh. Dia menjual sesuatu yang tampak bulat dan ditusuk seperti sate.


“A Mo, aku ingin kue itu.”

__ADS_1


“Baiklah, tapi bisakah kau turun dari pundakku?”


“Tidak, aku malas menggunakan kakiku untuk berjalan.”


“Hei, kalau Che melihatmu seperti ini, dia pasti akan menghajarku.”


“Dia tidak akan.”


“Tapi bagaimana dengan A Qian?”


“Dia juga tidak akan. Cepat beli kue itu untukku.”


“Sesuai keinginan Anda Yang Mulia.”


“Sungguh bawahan yang patuh.”


Li Mo membeli beberapa tusuk kue yang diinginkan Naru, dan interaksi keduanya mengundang tatapan geli dari beberapa orang yang berlalu lalang.


Sementara itu di tempat lain, 7 sosok saling menatap dan mereka bingung di mana mereka berada saat ini.


2 sosok di antaranya sangat mirip, dengan 3 pemuda tampak memiliki topeng di wajah mereka, dan 2 lainnya juga merupakan pemuda.


“Sekarang di mana kita?”


“Kita saat ini berada di gurun kematian yang berada di wilayah Kekaisaran Shui.”


“Ayo kita tinggalkan tempat ini!”


“Uhm.”


Mereka bertujuh mulai meninggalkan gurun kematian.


“Aku tidak menyangka kita berpisah dari Naru dan yang lainnya.”


“Ya, tidak tahu di mana mereka saat ini. Beruntung aku tidak berpisah dari Xiao Yun.”


Xie tampak senang, dan mengasihani kemalangan Che yang terpisah dari Naru.


“Entah sifat kekanak-kanakannya keluar atau tidak, tapi yang bersamanya lebih malang, karena harus menghadapi kekonyolan Naru setiap saat.”


Jue juga berbicara, dan Che sendiri hanya terkekeh.


Mereka semua tentu tahu sifat Naru itu, pokoknya kalau terpisah dari Che dan bersama seorang yang lebih tua dari usianya, di akan memperlakukan orang itu seperti kakaknya dan bertingkah kekanak-kanakan.


“Paling-paling saat ini dia pasti berada di pundak seseorang.”

__ADS_1


Mo Ye dan Chu Xing menatap kelimanya yang sedang membahas Naru. Karena tidak terlalu akrab dengan sosok Naru, jadi mereka hanya mendengarkan.


“Jika itu Jiejie, tidak diragikan lagi.” Qin Yun membalas ucapan Che


__ADS_2