
Setelah mengubur kulit serigala, Naru memerintahkan 3 serigala kecil untuk memberi penghormatan terakhir pada ibu mereka. Kemudian dia menyusul dan berkata di depan kuburan.
“Kau bisa tenang, ketiga anakmu, aku akan menjaga mereka dengan baik, seperti ayah dan kelompok menjagaku.”
Dari kuburan itu, Tiba-tiba ada cahaya langsung melesat ke arah kening Naru dan kening 3 serigala kecil, dan hal itu sukses membuat Naru terkejut bukan main, karena dalam benaknya terlintas ingatan milik ibu serigala.
Ingatan itu memperlihatkan siapa yang membunuhnya dan hampir membunuh 3 serigala kecil, beruntung, ada seorang yang baik hati mengatakan akan membawa ketiga anaknya untuk menemukan seorang yang bisa menjaga ketiganya, juga membiarkan bulu miliknya bersama ketiga anaknya.
Dengan menerima ingatan tersebut, Naru secara tidak sengaja menjadi ibu dari ketiga serigala kecil itu. Saat ini dia entah memiliki ekspresi seperti apa, dia juga tidak mengerti, tapi sebagai sesama serigala, dia memiliki keterikatan pada 3 serigala kecil tersebut.
“Baiklah, mulai saat ini panggil aku ibu, dan dia adalah paman kedua kalian, mengerti?”
3 serigala kecil itu tampak memiringkan kepalanya dan menatap Li Mo di kejauhan, mereka kemudian mengangguk sebagai persetujuan.
“1 hal lagi, kalian juga memiliki ayah, jika ibu telah bertemu dengannya, ibu akan memperkenalkan kalian padanya.”
“Kami mengerti.”
Tanpa Naru ketahui, dia secara tidak sengaja mengambil alih tugas gadis yang ditakdirkan untuk menjadi ibu dari 3 serigala tersebut, dan gadis itu saat ini telah mengadopsi seekor rubah berwarna merah cerah dari paviliun harta karun.
Setelah menjelaskan beberapa hal pada 3 serigala kecil, Naru memberikan mereka semua pil agar kesehatan mereka pulih dan tidak terlihat sakit lagi.
Dari 3 serigala kecil, Naru tentu bisa membedakan kelamin mereka, ada 2 ekor jangan dan 1 ekor betina.
Serigala kecil bermata kuning adalah yang pertama, Naru memberikannya nama Leng, yang kedua memiliki mata biru dan memberikannya nama Han, dan terakhir memiliki mata hijau, dan juga merupakan betina, Naru memberikan nama Bing padanya.
“Untuk sementara, kalian tinggal di dalam ruang untuk berkultivasi.”
Ketiganya mengangguk, dan Naru langsung mengirim ketiga serigala kecil itu ke dalam ruang. Baru saat itu, dia menghela napas lega.
__ADS_1
Hari itu, mereka tidak melanjutkan berkeliling kota, Li Mo sendiri tengah berada halaman miliknya, meski kekuatannya sudah sangat tinggi, tapi dia masih harus berlatih beberapa teknik miliknya yang belum mahir.
Naru tidak seperti Li Mo, dia memilih untuk mencerna informasi yang diberikan oleh induk tiga serigala kecil itu padanya.
Dia menghela napas berkali-kali dan mengambil pil keabadian yang dibuat oleh Qin Yun, pil yang mengubah cakra menjadi Qi spiritual.
Karena cakra milik Kaguya semua telah lepas dari segel dan sudah saatnya dia mengubah cakra itu menjadi Qi spiritual.
Untuk mencari pembunuh itu, dan dia tahu dia bisa membunuhnya dengan mudah, tapi semua memerlukan waktu untuk menemukan, dan dia masih memiliki tugas untuk mendaftar di salah satu sekte dari Beichen Li, jadi dia tidak bisa langsung mencari lokasi pembunuh tersebut.
Sekali lagi melihat pil di tangannya, dia langsung menelan pil tersebut tanpa ragu-ragu hingga rasa sakit menyerang pusat cakra dan secara paksa mengubah cakra menjadi Qi spiritual.
Waktu yang dibutuhkan Naru lebih lama dari Shinobi lainnya saat itu, dan rasa sakit yang dia alami juga melebihi rasa sakit yang dirasakan Sakura dan yang lainnya.
Hingga 2 jam kemudian, rasa sakit itu perlahan mereda, dan seluruh tubuh Naru bermandikan keringat.
Ketika rasa sakit itu menghilang, dia menghela napas lega dan langsung bangun dari posisinya, melepas pakaiannya kemudian dia pergi membersihkan diri lalu memilih untuk beristirahat.
Sekarang Naru sedang bersiap untuk menghadiri pelelangan, dia berharap menemukan hal menarik di antara barang yang akan dilelang nanti.
Saat ini, Naru mengenakan hanfu hijau daun yang menampakkan bahunya, rambutnya juga di tata dengan gaya sederhana juga tidak banyak perhiasan di kepalanya.
Li Mo yang melihat Naru telah siap, dia juga mengganti pakaian miliknya yang memiliki warna senada dengan hanfu milik Naru.
“Ke mana kita?”
“Tentu saja mengikuti lelang.”
“Baiklah.”
__ADS_1
Keluar dari kediaman, Naru langsung duduk di pundak Li Mo, dan keduanya langsung menuju lokasi di mana lelang diadakan.
Begitu mereka sampai, mereka bisa melihat antrean yang begitu panjang, dan keduanya menghela napas.
“Ge, turunkan aku.”
Li Mo menurunkan Naru dan keduanya mengikuti antrean.
“Saudara Mo, A Ru, kalian di sini juga?”
Suara yang terdengar akrab itu menarik atensi Naru dan Li Mo, hingga mereka melihat Yin Luo dkk yang kemungkinan besar ingin mengikuti lelang.
“Ya, kebetulan kami memiliki undangan.”
Naru menjawab dengan senyum tipis, segera mereka bertujuh tampak seperti kelompok anak bangsawan tertentu.
Tentu saja, beberapa bangsawan di Kekaisaran Yun memiliki lingkaran mereka sendiri. Beberapa kelompok anak bangsawan di lingkaran lain tampak menatap mereka dengan tidak suka.
Namun, mereka tidak bodoh untuk memprovokasi kelompok Yin Luo, jadi mereka berusaha menahan rasa tidak suka mereka.
Setelah menunggu, akhirnya tiba giliran mereka, dan Naru memperlihatkan undangan miliknya. Segera seorang pelayan datang untuk membawa Naru dan Li Mo, tentu saja mereka berpisah dari kelompok Yin Luo.
Dengan undangan yang dimiliki oleh Naru, tentu saja pelayan tersebut membawa Naru dan Li Mo ke ruang pribadi. Hal tersebut membuat Naru dan Li Mo menaikkan alis mereka, dan mereka segera memiliki pemahaman di benak mereka.
Memasuki ruang pribadi, Naru langsung mengeluarkan yogurt botolan dan memberikan 1 pada Li Mo dan 1 untuk dirinya.
Mereka menikmati dengan cemilan yang disediakan oleh rumah lelang.
Tidak menunggu lama, lelang akhirnya di mulai. Di atas panggung bukan wanita cantik, tapi seorang pria yang membuka lelang.
__ADS_1
“Selamat datang untuk kalian semua. Kalian yang sering datang pasti telah mengenali siapa aku, tapi meski begitu, aku akan memperkenalkan diri. Kalian bisa memanggilku dengan sebutan Lao Liu. Baiklah, tidak perlu basa-basi, barang pertama yang akan dilelang saat ini adalah sebuah perisai yang dapat melindungi penggunanya dari lawan yang memiliki kultivasi 1 tingkat di atasnya. Harga awal adalah 10.000 koin emas, silakan menawar!”
Segera mereka yang berada di lobi langsung menawarkan harga, dan tentu barang pertama tidak akan menarik perhatian mereka yang berada di ruang pribadi. Sama halnya dengan Naru dan Li Mo, jangankan melihat, bahkan melirik perisai yang sedang dilelang saat ini saja tidak. Bukannya meremehkan, tapi mereka memiliki yang lebih baik daripada yang dilelang di panggung saat ini.