Beast Princess

Beast Princess
Beast Princess 42


__ADS_3

Di kantor Hokage, para Roki berkumpul karena mendengar jika team 7 dan Karin datang.


Mereka semua menatap gadis dengan Surai perak yang berusia lebih muda 2 tahun dari mereka.


Gadis kecil itu tidak lain adalah Naru yang dengan tenang tersenyum pada semua teman-temannya.


"Sebenarnya apa yang terjadi padamu Naru?" -Ino


"Ceritanya panjang, yang jelas aku seperti ini karena Cakra nenek Kaguya.."


"Syukurlah kalau tidak terjadi apa-apa padamu.." Kiba dan yang lainnya juga lega terutama Kakashi.


"Ngomong-ngomong aku tidak melihat nenek Tsunade, kemana dia?"


"Dia ada di rumah sakit Naru, kalian berempat pasti belum mengetahui tentang rencana pernikahanku kan. 2 hari lagi aku harap kalian bisa datang.."


"Tenanglah Ino-pig.."


"Ehem.."


Mendengar deheman Kakashi semua kembali serius..


"Jadi apa masalahnya Sensei?"


Kakashi memandang Sasuke yang bertanya padanya.


"Aku juga tidak jelas, banyak Shinobi berbakat yang terus saja menghilang. Para kage setiap desa sangat frustasi tentang kasus ini.."


Kakashi melempar dokumen di mejanya bertujuan untuk memperlihatkan pada team 7.


Naru membaca dokumen tersebut hingga beberapa saat tapi tidak menemukan apa masalahnya. Seolah para ninja itu hilang bak ditelan bumi tanpa meninggalkan jejak.


"Ini aneh, kenapa menjadi seperti ini.."


"Apa yang aneh?"


"Sakura, lihat ini! (Sambil nunjuk kesalah satu kalimat) disini di katakan jika para Shinobi yang menghilang itu tidak meninggalkan jejak.."


Otak jenius Sakura yang tak seberapa mulai berpikir keras hingga raut wajahnya berubah serius.


"Mungkinkah orang yang menculik para Shinobi bisa menggunakan kemampuan ruang dan waktu?"


Sasuke dan Naruto saling melirik dan memandang kearah Kakashi yang juga berpikir keras.


"Jika memang seperti itu, orang ini tidak bisa di remehkan.."


Sasuke merasa sedikit frustasi hingga memegang kepalanya.


"Karena sudah ada sedikit petunjuk, sebaiknya kita menikmati waktu kosong kita sebelum pernikahan Ino. Gaara dan kedua kakaknya serta calon istri nya akan segera tiba. Beberapa orang penting dari berbagai desa juga akan segera tiba.."


Semua setuju dengan apa yang dikatakan oleh Shikamaru. Mereka semua pamit dan keluar dari kantor hokage.


...


Semua Roki bergerak mengikuti team 7 dan Karin menuju kediaman Uchiha.

__ADS_1


"Aku mendengar jika bukan hanya kalian yang datang?"


"Kau benar Shino, kekasih Naru dan kedua kakaknya serta dua adik perempuannya juga datang bersama kekasih mereka.."


"Semangat masa mudaku berkobar ingin bertemu mereka.." mereka memandang aneh pada Lee tapi detik berikutnya mereka tertawa terbahak-bahak


Saat mereka sampai di kediaman Uchiha. Naru dan yang lainnya di buat tercengang dengan pemandangan tersebut.


Bagaimana tidak? Jue dan Xie tidak berhenti mimisan sedangkan Beichen Li masih belum bangun dari pingsannya.


"Apa yang terjadi?" Mendengar suara Naru, Che langsung menariknya untuk duduk di pangkuannya.


"Itu karena kejahilan Yun dan Yan yang memakai bikini di depan kita.." Qin Mo Xuan menjawab rasa penasaran Naru.


"Ahahahahaha" dan tawa mereka semua meledak. Sasuke langsung mempersilahkan mereka semua masuk dan saling memperkenalkan diri.


Setelah saling mengenal, mereka menjadi sedikit akrab.


"Jadi apa masalahnya?"


"Ini, kemungkinan orang yang menculik para Shinobi bisa menggunakan ruang dan waktu.."


Qin Mo Xuan tenggelam dalam pikirannya begitupun dengan Beichen Li yang telah bangun beberapa waktu lalu.


Melihat raut wajah kedua kakaknya itu, Naru menjadi penasaran.


"Apa kalian mengetahui sesuatu?"


"Jika pikiran kami tidak meleset maka hanya bisa menjadi orang itu.."


"Ya."


Team 7 hanya bisa menghela nafas. Ternyata ada orang yang bisa menggunakan ruang waktu untuk datang kedimensi ini.


"Kalian tidak perlu berpikir keras, mari bersenang-senang.." Kiba menyarankan, yang terpenting pokok dari masalah setidaknya telah mereka ketahui..


...


2 hari kembali berlalu, dan hari ini adalah hari pernikahan Ino dan Sai.


Gaara dan kedua kakaknya juga hadir menyaksikan pernikahan tersebut. Mereka turut berbahagia dengan pernikahan kedua pasangan tersebut.


Ino tampak cantik dengan balutan Koloni pengantin miliknya begitupun dengan Sai.


Setelah mereka melaksanakan ritual dan telah Sah menjadi suami dan Istri, semua melanjutkan keacara perjamuan.


"Aku tidak menyangka jika Ino akan menikah dengan Sai.." Sakura terkekeh pelan, di sampingnya berdiri Sasuke yang sedang merangkul pinggangnya.


"Seperti yang kita lihat.." Gaara dan seorang gadis yang tengah menggandengnya mendekat di mana Sakura, Sasuke dan Naruto dkk berkumpul.


Mereka berbincang, terkadang ada tawa terdengar di kelompok mereka.


"Aku tidak menyangka bisa melihatmu lagi Naru.."


"Hehehe Gaa-chan, bisa perkenalkan gadis cantik di samping mu.."

__ADS_1


Gaara tersenyum kecil dengan sedikit kedutan di bibirnya mendengar panggilan yang di sematkan oleh Naru padanya.


Gadis tersebut tersenyum malu dan memperkenalkan dirinya.


"Matsuri, salam kenal.."


Naru tercengang dan memandang Gaara dengan aneh.


"Jadi Gaa-chan kau menikahi murid-murid sendiri.."


"Mau bagaiamana lagi, kami sama-sama saling mencintai.."


"Huh, terserah yang penting kalian bahagia.."


Che yang senantiasa berdiri di samping Naru memperhatikan interaksi keduanya dengan senyum kecil.


Dia bisa menebak jika hubungan Naru dan Gaara ini sangat baik, jika Gaara tidak membawa seorang gadis, dia mungkin berpikir jika keduanya dulu adalah kekasih.


Saking asiknya mereka mengobrol, mereka saling melirik karena menyadari sesuatu yang aneh.


Semua melihat kearah langit dan mendapati pemandangan mengerikan di mana bulan hampir jatuh mengenai dunia Shinobi.


Melihat hal itu, para penduduk sangat panik. Hanya Shinobi dari tingkat Chunin hingga kage yang masih tenang.


Glup


Naru dkk menjenguk ludah mereka memandang bulan yang semakin menutupi langit.


"Semua berkumpul!" Sasuke dengan keras berteriak. Dia juga langsung mengaktifkan Susano'o miliknya.


Mendengar suara teriakan Sasuke, mereka akhirnya berkumpul. Meski tidak semua karena sudah terlanjur panik dan kembali kerumah mereka masing-masing untuk berlindung.


"Qin Yun selagi ada waktu, masukan mereka kedalam ruang dimensimu.."


Qin Mo Xuan juga memandang serius pada bulan yang akan jatuh itu dan meminta Qin Yun untuk membawa mereka yang berkumpul kedalam ruang dimensi.


"Kalian juga masuk!" Qin Yun tanpa aba-aba memasukan Sasuke dan Qin Mo Xuan yang masih serius menyisahkan dirinya dan Naru.


"Jiejie giliran kita.."


Naru tersenyum, dia tidak menyangka jika dunia Shinobi akan berakhir dengan jatuhnya bulan.


Dia fokus di mata ketiganya kemudian merobek dimensi hingga mereka tiba di dimensi para kuchiyose.


Booom


Dhuaaaaaar


Blaaaaarrrr


Tepat saat merak menghilang, dunia Shinobi hancur berkeping-keping. Hancurnya dunia Shinobi tidak mempengaruhi dimensi kuchiyose.


Keduanya yang muncul di gunung Myobokuzan menghela nafas lega.


.....

__ADS_1


__ADS_2