Beast Princess

Beast Princess
Beast Princess 60


__ADS_3

Semua terdiam mendengar ucapan Liu Rong, mereka sendiri mengetahui rumor tentang Liu Qian, tapi karena itu rumor, mereka tidak terlalu menanggapi, tapi siapa yang menyangka jika rumor itu adalah kenyataan dari bibir Liu Rong.


Li Mo yang menjadi objek keputusan sepihak Liu Qian hanya menatap Liu Qian dengan geli. Ada juga jejak pemanjaan di matanya, yang membuat beberapa orang tertentu yang mengetahui tentang perasaan Li Mo pada Liu Qian memiliki bibir berkedut.


Mereka kembali menantikan jawaban dari pertanyaan menuntut Liu Rong.


“Aku tahu statusku sebagai putri tidak lagi berlaku sejak aku memasuki Akademi, terlebih bergabung dengan tim Monster, dan secara alami tahu jika kita tidak di istana, tapi keputusan yang aku buat telah aku pertimbangkan dari semua sudut pandang. Aku menyukainya, tidak, tapi lebih tepat jika aku mencintainya, kalian tahu itu sejak lama. Namun, alih-alih mengejarnya seperti gadis murahan, aku memilih untuk memperkuat diri agar bisa berdiri di sampingnya. Terlebih sejak memasuki Akademi, banyak gadis menatapnya penuh cinta. Hei, aku tidak tahan.”


“pfffttt.”


Naru berusaha untuk menahan tawa, tapi Feng Xue tampak tak bisa menahan tawanya lagi.


Liu Qian melototi Feng Xue dan melanjutkan ucapannya. Tidak hanya Feng Xue yang berusaha menahan tawa ketika ucapan terakhir Liu Qian yang secara terang-terangan menunjukkan kecemburuannya.


“Terlebih melihatnya tadi yang begitu gagah dalam peperangan, membuatku merasakan krisis. Jika aku tidak membuat keputusan saat ini, aku takut, aku tidak akan memiliki kesempatan dan dia bersama gadis lain, itu akan membuatku sangat menyesal. Aku hanya mengatakan apa yang aku inginkan, dan apa yang aku rasakan. Jika dia tidak memiliki perasaan padaku, aku bisa apa? Dia juga bisa menolak jika dia keberatan. Toh, ini bukan istana, jika aku menolak, itu akan memasuki masa kepanikan.”


Mendengar ucapan panjang lebar Liu Qian, Li Mo bahkan agak tercengang. Dia tidak pernah tahu, jika putri Liu Qian yang terkenal begitu sombong dan arogan dengan segala keputusan yang dia buat hingga membuat seisi istana harus patuh, akan begitu menyukainya bahkan sebelum mereka memasuki akademi. Hanya saja, dia tidak pernah melihat Liu Qian menunjukkan kekaguman pada dirinya, bahkan ketika mereka berada di Akademi, malah dia tahu jika Liu Qian bahkan tidak memperhatikannya, dan bahkan mengabaikan dirinya ketika berpapasan.


Namun, perasaan yang dapat disembunyikan begitu dalam, bahkan dia sendiri tidak menyadarinya. Daripada mengejar dengan cara murahan, Liu Qian lebih pada membuat dirinya layak berdiri di sampingnya, dan bisa dengan percaya diri mengutarakan perasaan yang telah dipendam.


Menurutnya cara pengejaran Liu Qian seperti itu sangat unik. Seketika wajahnya berubah serius dan bertanya pada Liu Qian.


“Sejak kapan?”


“Sejak melihatmu di turnamen peringkat genius muda benua Phoenix Selatan.”


Li Mo kembali terdiam, wajahnya masih serius dan menatap Liu Qian yang tengah menatapnya penuh harap dan cemas pada saat yang sama. Dia ingin memeluk gadis itu secara langsung, tapi dia berusaha menahannya.

__ADS_1


“Sebagai pihak yang terlibat, aku tidak setuju.”


Nah, itu adalah penolakan langsung dari mulut Li Mo, meski kecewa dan sedih, Liu Qian masih terkekeh. Setidaknya dia lega, karena telah mengucapkan isi hatinya.


Tidak ada kebencian karena ditolak, juga dia tidak memiliki rasa malu sebagai pihak tertolak. Juga dia tidak memaksakan kehendaknya pada Li Mo.


Melihat reaksi Liu Qian seperti itu. Semua mengangguk penuh persetujuan di dalam hati mereka.


Mereka telah melihat banyak gadis yang menyatakan perasaan mereka, meski telah ditolak, dia tetap mengejar dan memaksa kehendaknya, dan itu pasti akan membuat jijik pihak pria.


Namun, mereka tidak menyangka jika Li Mo akan menolak dengan tegas, padahal Jiu Feng dan yang lainnya mengetahui pasti perasaan Li Mo pada Liu Qian. Hanya saja mungkin Li Mo memiliki alasannya sendiri, jadi mereka menghargai keputusan Li Mo.


Ketika Naru ingin mengatakan jika mereka bisa pergi sekarang, Li Mo kembali berbicara.


Li Mo juga tidak menyangka jika reaksi Liu Qian begitu sederhana, dan sama sekali tidak memaksakan kehendaknya atau bertanya apa alasannya.


Mengatakan kalimat panjang seperti itu, Li Mo telah berdiri di depan Liu Qian dan menatapnya penuh kasih sayang, sembari memberikan hiasan kepala yang tampak memiliki totem khusus.


“Jika kau menerima, kau bisa mengambil hiasan kepala ini.”


Naru, Qin Yan dan Qin Yun yang melihat hiasan tersebut langsung tercengang.


Meski Li Mo tidak memberikan hadiah pertunangan untuk saat ini, tapi hiasan kepala yang diberikan pada Liu Qian telah menyatakan jika Liu Qian di masa depan akan menjadi Ratu dari Ras Iblis.


Liu Qian berkedip, Feng Xue sendiri menatap reaksi aneh 3 sahabatnya, dan bertanya dengan suara pelan.


“Apakah hiasan kepala itu memiliki makna?”

__ADS_1


Ketiganya sontak menatap Feng Xue, Qin Yan langsung berbisik tentang arti dari hiasan kepala itu. Seketika dia juga tercengang.


Hanya hiasan kepala, Li Mo telah memberikan Liu Qian status terhormat. Status yang begitu didambakan oleh wanita yang haus akan kekuasaan dan status.


Liu Qian sendiri tertegun, itu bukan salahnya mengatakan keputusan seperti itu, karena cara dia mengungkapkan keinginannya memang seperti itu.


Seketika rasa kecewa dan sedih lenyap begitu saja. Liu Qian tersenyum cerah, dia mengambil hiasan kepala itu, dan mengenakannya secara langsung.


“Baiklah, setelah sampai di kediaman, aku akan melamarmu di depan orang tuamu.”


“Uhm.”


Liu Rong dan Liu Wei saling menatap, mereka mengira jika Li Mo tidak memiliki perasaan apa pun pada saudari mereka, tapi siapa yang menyangka Jika Li Mo tidak ingin seorang gadis melamar terlebih dahulu, meski dia tidak keberatan dengan ucapan Liu Qian. Namun, dia ingin memberikan yang terbaik untuk Liu Qian, jadi dia menolak tanpa ragu.


“Baiklah, karena semua sudah jelas, ayo pergi!”


“Tunggu, tentukan tujuan pertama kita sebelum pergi.”


Mereka saling menatap, tapi Li Mo dkk bingung, mengapa harus menentukan tujuan lebih dulu?


Naru menatap Li Mo dkk dan bertanya.


“Di Kerajaan mana kalian berasal?”


“Kerajaan Tang, kami berenam dari Kerajaan Tang.”


Naru mengangguk, dia sudah memutuskan akan mengantar Li Mo terlebih dahulu, agar persiapan untuk Li Mo menyediakan hadiah pertunangan dapat dilakukan lebih cepat.

__ADS_1


“Baiklah, kita akan ke Kerajaan Tang lebih dulu. Semua saling berpegangan!”


__ADS_2