Beast Princess

Beast Princess
Beast Princess 41


__ADS_3

Mereka terus bergerak kearah Konoha. Saat mereka dekat, Sasuke tiba-tiba berhenti. Dia membuka gulungan penyimpanan dan mengeluarkan 5 pasang baju Shinobi tanpa lambang Uchiha.


"Pakai itu, dengan penampilan kalian seperti ini, kalian akan ditatap aneh..."


Kelima pemuda tersebut segera mencari tempat dan mengganti baju. Naru, Qin Yan dan Qin Yun segera memasuki Dimensi dan mengganti pakaian mereka ala Kunoichi.


Sasuke puas melihat penampilan kelima temannya itu.


"Sekarang tatap mataku!"


Semua sontak menatap mata Sasuke yang semula hitam perlahan menjadi mereka dan membentuk pola bunga.


Qin Mo Xuan awalnya terkejut tapi setelah beberapa saat dia bertambah terkejut karena dibenaknya seolah tertanam paksa kemampuan bahasa lain yang sering di gunakan Naru jika kadang-kadang berbicara dengan Sakura dan Karin.


"Sekarang sudah beres, ayo kita lanjutkan perjalanan.."


Mereka takjub saat mereka mengerti apa yang Sasuke ucapkan.


Kelompok tersebut segera melanjutkan perjalanan mereka. Tepat saat di depan pintu gerbang, mereka di hentikan oleh 2 penjaga.


"Beritahu Hokage-sama jika Team 7 kembali.." kedua penjaga gerbang itu mematung dan salah satu dari mereka segera pergi memberitahu Hokage tentang kedatangan Sasuke dkk.


"Jadi ini Konoha?" Suara datar dari Beichen Li mengalihkan tatapan semua.


Beichen Li tampak memperhatikan warga yang berlalu lalang, beberapa Shinobi dan Kunoichi yang baru pulang misi atau yang baru akan berangkat misi.


Beichen Li mengerutkan dahinya saat melihat beberapa Kunoichi menampakkan betis mereka. Namun hal itu ternyata lumrah, dia lupa memperhatikan pakaian ketiga gadis tertentu yang bahkan ada yang memperlihatkan perut mereka.


Tidak lama setelah itu, penjaga gerbang yang tadi pergi melapor telah kembali bersama seorang pria yang setia dengan masker di wajahnya..


Naru, Sakura dan Sasuke tersenyum melihat sang guru telah menjabat sebagai Hokage..


Kakashi hanya mengenali Sasuke, Sakura dan Karin. Dia tidak mengenali yang lainnya.


"Kalian kembali? Lalu dimana Naru?"


Kakashi menanyai Sasuke dan 2 gadis yang di kenal Kakashi.


Sasuke tersenyum kecil dan menarik Naru untuk berdiri di depannya. Kakashi tercengang melihat gadis berumur 15 tahun berdiri di depannya.


"Hisashiburi Kakashi Sensei.."


"Kau Naru-chan?"

__ADS_1


"Seperti yang anda lihat.."


Naru masih tersenyum kecil melihat keheranan Kakashi.


"Jika aku menjelaskan, cerita akan panjang. Jadi intinya, aku berubah seperti ini karena Cakra milik Kaguya obaa-sama. Kenalkan mereka adalah teman-temanku.."


Che dan yang lainnya mulai memperkenalkan diri. Tentunya dirinya memperkenalkan sebagai tunangan Naru.


Setelah mereka mereka memperkenalkan diri, mereka segera menuju kantor hokage untuk mendaftarkan diri menjadi warga sementara Konoha.


Sasuke juga mengajukan agar kompleks Uchiha menjadi tempat tinggal sementara mereka.


"Sensei, kami akan beristirahat dulu. Perjalanan dari dimensi berbeda menguras staminaku.."


"Pergilah! Aku juga akan mengumpulkan Roki 12 besok.."


Selepas kepergian Naru dan yang lainnya. Kakashi kembali mengingat apa yang di perlihatkan Naru padanya.


"Apa kau lahir hanya untuk menjadi penyelamat? Di sini dirimu adalah pahlawan dan kau harus menjalani takdir yang sama di dimensi lain?"


Naru dan yang lainnya sampai 3 hari sebelum acara pernikahan Ino dan Sai. Sepanjang perjalanan menuju kompleks Uchiha, mereka melihat orang yang tidak asing bagi mereka datang untuk menjadi tamu undangan.


...


"Kau terlalu ceroboh, perbedaan waktu kedua dimensi Sangat jauh. Apa boleh buat, aku terpaksa membekukan waktu di dimensi itu untuk kalian.."


Setelah melakukan sesuatu, sosok itu perlahan menghilang seolah dia tak pernah ada.


...


Keesokan harinya, hanya team 7 dan Karin yang pergi ke kantor Hokage. Sedangkan sisanya hanya bermalas-malasan di kediaman Uchiha.


Meski kebiasaan di dimensi Shinobi sangat berbeda dengan dimensi Kultivator, tapi mereka masih merasa nyaman. Hanya Beichen Li yang agak terganggu dengan pakaian para gadis.


Dia selalu berpikir jika dia melihat betis seorang gadis, dia harus menikahi gadis tersebut. Karena begitulah kebiasaan di dimensinya.


"Apakah pakaian wanita di dunia ini seperti yang kita lihat?"


Semua menatap Beichen Li dengan aneh.


"Tidak mungkin kan, aku menikahi mereka semua.."


Qin Yun dan Qin Yan seketika menjatuhkan rahang mereka. Xuan, Che, Xie dan Jue memiliki wajah aneh.

__ADS_1


"Pakaian seperti ini wajar bagi para wanita disini. Kau tidak perlu menikahi mereka semua.."


Beichen Li menatap Qin Mo Xuan seolah bertanya apa kau yakin?


"Kau tidak perlu khawatir.."


"Baiklah.."


"Buahahahahahaha"


Tawa Qin Yan dan Qin Yun akhirnya pecah.


"Li Ge, pakaian wanita di dunia ini masih terbilang normal dan masih dalam batas kewajaran. Aku jamin, kau akan mengalami serangan jantung jika datang kedunia kami sebelum ini. Pakaian wanita disana bahkan lebih minim dari pakaian di sini, aku bahkan hanya mengenakan bikini untuk ke pantai, sejenis pakaian dalam yang hanya menutupi area pribadi saja, contohnya hanya dada dan daerah ************ saja.


Membayangkan apa yang dikatakan Qin Yun, sontak mereka menggigil dengan keringat dingin.


"Sedangkan untuk pria, mereka hanya menutupi daerah ************ saat berada di pantai.."


Qin Yan dengan senang hati menambahkan membuat keempat pemuda itu memiliki wajah yang sangat pucat hanya raja Neraka yang masih tampak santai.


Keduanya dengan jahil menghilang di udara tipis dan kembali muncul menggunakan bikini yang mereka katakan.


"Taraaaaa, inilah bikini yang kami katakan!" Ouyang Mo Xie dan Di Hao Jue sontak segera menutupi mata Xuanyuan Che.


Sisanya melototi kedua gadis nakal yang saat ini berpakaian yang terlalu kekurangan bahan.


Beichen Li sudah pingsan melihat penampilan kedua adik angkatnya. Qin Mo Xuan tetap dengan wajah tenangnya dan senyum kecil di bibirnya, dia sudah terbiasa dengan pakaian aneh sang adik. Bahkan beberapa, dialah yang membuatkan pakaian tersebut.


Di Hao Jue dan Ouyang Mo Xie melototi gadis mereka dengan darah yang mengalir di hidung mereka.


"Segera ganti pakaian kalian.."


Keduanya tekekeh jahil dan mengganti pakaian. Meskipun bukan lagi bikini tapi tetap saja masih terlalu minim.


"Kalian.."


"Hehehe baiklah, kami akan berpakaian normal buat kalian.."


Keduanya kembali kedimensi mengganti pakaian mereka dengan pakaian Kunoichi normal.


Melihat itu, barulah Jue dan Xie bernapas lega dan membuka mata Che yang mereka tutup.


Che sendiri telah memasang wajah datar menatap kedua sahabat nya.

__ADS_1


....


__ADS_2