Bertahan Terluka

Bertahan Terluka
21. Tuhan, Aku lelah.


__ADS_3

'Aku tidak mengerti apa yang terjadi dengan dia? Kenapa dia semarah itu kepadaku? Dia bilang, Aku selingkuh? Apa yang dikatakan olehnya tidak benar, justru Aku tidak selingkuh. Dia bilang, Aku tidak menghargainya? Justru dialah yang tidak menghargaiku. Dia seenaknya bermesraan di depan mataku dan selalu pergi bersama dengan Via. Apakah itu yang dinamakan menghargai? Aku tak habis pikir dengan ucapannya, entah harus apa yang Aku lakukan.' gumam Angel, terus menangis sambil mengingat kejadian barusan yang dilakukan oleh Veri, kepada dirinya.


Angel, tidak munafik memang menginginkan layaknya kewajiban suami Istri dan Angel, tidak keberatan bila suaminya menginginkannya. Akan tetapi, cara Veri, salah justru dia melakukannya dengan kasar.


Tuhan, hari ini Aku lelah. Tuhan, rasanya Aku sudah tidak kuat, fondasiku sepertinya mau roboh.


Kesabaranku entah sampai mana lagi, Aku lelah sekali. Berkali-kali Aku bersabar, berkali-kali juga Aku mengeluh.


Aku dipencundangi, Aku dikecewakan, Aku dikasari, Aku tak sanggup lagi bertahan.


Aku lelah, Tuhan. Aku merasa kalah, Aku merasa patah, saat ini dunia sedang menertawakanku, mengejekku karena kebodohanku. Tuhan, peluklah hatiku ini, yakinlah Aku, Tuhan, bahwa pasti yang dikecewakan akan bahagia. bahwa yang terluka pasti akan ada sembuhnya.


Ajari Aku untuk bersabar, agar Aku kuat sekedar berdiri saja. Agar Aku kuat, hingga tak habis dimakan waktu dan tak terguras dimakan badai batin Angel, terus terisak menangis.


Angel, tiba-tiba ingat kalau dirinya sedang hamil dan Angel, berusaha untuk menenangkan pikirannya karena bila berlarut -larut dalam kesedihan tidak baikĀ  dan akan mempengaruhi pertumbuhan janinnya.


'Maaf'kan Ibu ya Nak, terlalu cengeng dan tidak bisa jadi Ibu yang kuat. Akan tetapi, karena ada kamu yang menemani Ibu maka Ibu akan berusaha kuat dan tegar.' Angel, mengusap perutnya yang sedikit membuncit.


Angel, menarik napasnya dengan panjang lalu membuangnya dengan perlahan.


Angel, dengan segera beranjak dari ranjang dan berjalan menuju bathroom untuk membersihkan diri.

__ADS_1


Kini Angel, sudah berada dibathroom, lalu memutarkan krannya agar bathtub terisi penuh dengan air.


Angel, mengambil sabun cair lalu menuangkan ke dalam bathtub. Angel, masuk kedalam bathub dan kini merasa menikmati aroma bunga melati. Angel, memejamkan matanya dan merasa rilek pikirinnya dan tubuhnya merasa segar.


*


*


Diruangan kerja yang tersedia dirumahnya. Veri, kini berteriak dan merasa telah melakukan hal bodoh karena tadi hampir membunuh anak yang ada dikandungan Angel, atas tingkahnya.


Veri, kini menjabak'kan rambutnya dan benar-benar strees.


'Harus gimana sekarang? Aku telah melakukan hal yang sangat bodoh karena tindakanku yang sangat keji.' gumam Veri, merasa tidak nyaman.


Seseorang masuk ke dalam ruangannya dan merasa terkejut melihat keadaan ruangannya.


Veri, menatap seseorang tersebut dengan tatapan membunuh dan merasa geram karena berani masuk tanpa mengetuk pintu dulu.


"Siapa suruh kamu kesini!" Veri, sambil menatap Via.


"Sayang, kamu kenapa? Apa yang terjadi denganmu?" tanya Via, merasa khawatir.

__ADS_1


Veri, hanya diam saja tanpa menjawab perkataan Via.


"Sayang, kenapa kamu diam saja, apa yang terjadi denganmu?" tanya Via, sekali lagi dan benar-benar khawatir.


"Aku bilang siapa yang menyuruhmu, masuk kesini?!" bentak Veri, membalikan pertanyaannya.


"Sayang, kenapa membentakku? Apa salahku padamu? Oke, Aku minta maaf karena sudah berani masuk tanpa permisi padamu," Via, merasa menyesal.


"Sekarang kamu keluar dari sini!" usir Veri.


"Apa-apaan kamu mengusirku, Aku kangen sama kamu, Sayang," Via, dengan mengalungkan tangannya ke lengan Veri.


"Aku bilang sekali lagi, keluar dari ruanganku! Kalau tidak-"


"Oke, Aku keluar dari ruanganmu," ucap Via, memotong pembicaraanya ," dasar aneh tiba-tiba marah begitu saja." Via, dengan segera pergi dari hadapannya.


Via, kini merasa kesal dan kecewa kepada Veri, yang mengusirnya begitu saja.


bersambung ....


Yuk mampir dan kepoin karya dari apik ini dijamin seru banget dan bikin baper nih, enggak percaya? Cus kepoin enggak nyesel deh.

__ADS_1



__ADS_2