Bertahan Terluka

Bertahan Terluka
34. Aku Pergi


__ADS_3

'Aku benar-benar tidak menyangka mereka akan melakukan niat jahat kepada diriku. Aku salah apa pada mereka? Apakah karena aku terlahir dari orang biasa, ibu tidak mau menganggapku menantunya? Aku harus segera pergi dari rumah dan membereskan baju-bajuku. Aku tidak mau sampai kehilangan anakku. Kamu jangan khawatir ya Nak, ibu akan selalu melindungimu, Sayang,' gumam Angel, sambil mengusap perutnya.


"Pak, bisa cepatin enggak mobilnya karena aku ada urusan penting di rumah," bohong Angel, kepada supirnya.


"Baiklah Non," Pak Amir, segera mempercepat laju mobilnya sesuai permintaan Angel.


1 jam kemudian ...


Angel kini sudah berada di rumah kediaman suaminya. Dia segera keluar dari mobilnya lalu berjalan masuk ke dalam rumah tersebut.


Angel kini sudah berada di kamar lalu berjalan menuju lemari untuk mengambil baju miliknya. Satu-persatu baju miliknya dimasukan ke dalam koper.


Sebenarnya Angel, tidak ingin pergi dari rumah suaminya dan tetap ingin menjalani tugas sebagai seorang istri. Akan tetapi, dirinya sedang ada dalam bahaya dan memilih untuk pergi dari pada bertahan tapi anak yang ada dikandungannya tidak ada.


Angel, kemudian mengambil kertas lalu menulis didalam kertas tersebut.


Masihku berdiri dalam penantian yang kau janjikan.


Mencoba tetap bertahan meski ku tau aku telah dilupakan.


Masihku ingat waktu itu kau memintaku untuk melupakanmu.


Kau tau saat itu aku meringkuk, meringkih bagaikan janin, tersiksa menahan perih.


Masihkah tak puas kau hancurkanku?


Kau putar kata, seolah perih ini salahku.


Inginku teriak semua janji yang kau ingkari yang membuatku menanti dan kini tersakiti.

__ADS_1


Agar kau tau, seberapa lelah aku akan sikapmu yang tak berperi.


Dan bila nanti kau tak temui Aku lagi, jangan kau cari, jangan kau sesali.


Karena sesungguhnya saat ini aku benar-benar telah lelah menantimu. Aku hanya bisa berdoa semoga kau bahagia dengan pilihanmu. Jangan khawatirkan anak yang ada dikandunganku, dia pasti akan baik-baik saja bersamaku.


From : Angel.


Angel lalu menyimpan kertas tersebut diatas ranjang dan kini dirinya segera pergi dari kamar tersebut lalu pergi dari rumahnya dan kini Angel, sedang menunggu bus untuk pergi ke suatu tempat.


"Semoga ini yang terbaik buatku. Maaf, Bu, Pak, Kak, Angel tidak bisa mempertahankan pernikahan ini. Angel memilih untuk pergi dari pada harus bertahan tapi Angel tidak menemukan kenyamanan disana batin Angel."


Tiba-tiba Bus datang dan Angel, segera berjalan masuk ke dalam Bus tersebut. Dia kemudian duduk di kursi Bus dan dengan segera Bus tersebut menjalankan mobilnya menuju tempat tujuan.


*


*


"Mana Ibu tau, mungkin dia lagi asyik-asyikan dengan pria lain," lirih Bu Mertha.


"Bu kalau bicara tuh jangan asal, bicaralah yang benar dan sesuai fakta," Veri, merasa kesal.


"Kenapa bicara begitu sama Ibu, Sayang? Lagian bisa saja yang dikatakan Ibu benar. Buktinya si Angel tidak ada disini," timpal Via, menghampiri Veri.


"Sialan kamu, Angel! Lihat saja jika kamu memang sedang bersama pria brengsek itu aku tidak akan memaafkanmu!" Veri, merasa geram dan emosi.


Via dan Bu Mertha saling menatap satu sama lain, lalu mereka tersenyum.


"Sudahlah Nak, kamu jangan marah-marah. Ngapain juga harus mikirin wanita yang tidak tau diri itu. Sekarang makanlah," Bu Mertha, membuka kontak makanannya lalu menyuapkan ke mulut putranya.

__ADS_1


"Aku tidak mau makan Bu," tolak Veri.


"Ayolah Sayang, kamu harus makan biar ada energi dari tadi siang kamu belum makan," pinta Bu Mertha.


Seseorang tiba-tiba masuk ke dalam ruangan dengan perasaan marah dan kecewa.


"Apa yang sudah kalian lakukan kepada Kak Angel!" bentak Amoy, sambil berjalan menghampiri mereka.


"Amoy, kamu itu apa-apaan sih kenapa datang-datang marah dan malah membela dia," Via, menatap tidak suka Amoy.


Amoy kemudian memberikan selembar kertas kepada Kakaknya. Veri mengerutkan keningnya karen merasa tidak mengerti.


"Apa ini?" tanya Veri.


"Baca saja sama Kakak," jawab Amoy.


Veri langsung membacanya kertas tersebut. Veri merasa terkejut saat membaca isi surat itu. Kini Veri merasa emosi serta tidak percaya kalau istrinya akan pergi.


Bersambung ....


#####


#promosi lagi.Yuk mampir dan kepoin karya ini dijamin seru banget dan bikin baper nih ... cus ah baca enggak nyesel deh.


Selena Young adalah seorang Queen of gambler dia adalah putri dari Erick Young seorang Legend of gambler. Tidak ada yang mengetahui jika Selena adalah queen of gambler. Seminggu sebelum pertandingan judi se-Asia. Selena beserta teman-temannya menuju Dubai untuk merayakan ulang tahun salah satu teman Selena. Seorang teman yang menyukai Selena memberi Selena obat perangsang membuat Selena menghabiskan malam bersama pria asing.


Segerombolan pria mencoba membunuh Selena saat pertandingan judi se-Asia di sebuah kapal pesiar. Selena jatuh ke laut dan diselamatkan nelayan. Selena mengalami amnesia dan mendapati dirinya hamil.


Sanggupkah Selena menjalani hidup menjadi single mom?

__ADS_1


Akankah Selena bertemu kembali dengan pria yang menanamkan benihnya?



__ADS_2