Bertahan Terluka

Bertahan Terluka
36.Terbongkar


__ADS_3

Saat Veri sudah selesai melihat ponsel milik Adiknya. Veri langsung menatap Ibunya dan Via dengan tatapan membunuh.


"Nak, kenapa kamu menatap Ibu seperti itu?" tanya Bu Mertha merasa ada sesuatu yang terjadi.


Via pun merasakan aura yang tidak enak dan merasa ada sesuatu yang terjadi.


"Kenapa kalian berbohong?" tanya Veri, sambil menatap Via dan Ibunya bergiliran.


"Maksud kamu apa sih, Sayang? Emangnya kita berbohong apa?" tanya Via, merasa tidak mengerti.


"Heh Amoy, apa yang sudah kamu kasih sama Kakakmu? Kenapa tiba-tiba dia bilang kita berbohong?" tanya Bu Mertha, sambil menatap kesal putrinya.


"Tanya saja sama Kak Veri, apa yang dia lihat," jawab Amoy dengan santai.


Bu Mertha merasa penasaran lalu langsung mengambil ponsel putrinya dari tangan Veri.


Bu Merta merasa tidak menyangka saat melihat video tersebut. Via merasa penasaran juga dan ikut melihat video tersebut.


"Mampus aku, bagaimana bisa dia menyimpan video cctv tersebut. Aku sangat bodoh lagi kenapa enggak hapus video tersebut, tamatlah riwayatku batin Via."


"Gimana sungguh indah bukan videonya?" tanya Amoy, sambil menatap sinis Ibunya dan Via.


"Nak, kamu jangan percaya sama video itu. Bisa saja video itu cuma rekayasa," lirih Bu Mertha, sambil menatap putranya.


"Benar Sayang, bisa saja itu rekayasa," sahut Via, berjalan menghampiri Veri.

__ADS_1


"Helo ... kalian mikir dong pakai otak itu rekaman cctv loh, kalian bilang rekayasa? Yang benar saja." Amoy menggelengkan kepala dan merasa lucu apa yang dikatakan oleh Ibunya dan Via.


"Kenapa kalian berbohong? Kenapa juga kalian tega memfitnah Angel!" bentak Veri sambil menatap tidak suka Via dan Bu Mertha.


"Sa-sayang, aku bisa jelasin semuanya kalau-"


"Kalau apa? Enggak usah dijelasin semuanya sudah jelas!" potong Veri, menyela pembicaraan Via.


"Aku benar-benar minta maaf Veri, aku lakukan karena aku tidak sudi jika si Angel nantinya yang akan jadi istrimu!" jelas Via, sambil menatap kekasihnya.


"Enggak mungkin aku menjadikan dia istriku. Kamu tau sendiri kalau aku tidak mencintai dia," jelas Veri, sambil menatap Via.


"Syukurlah kalau begitu. Jadi bisa dong sekarang kita menikah karena Angel sudah pergi jauh," lirih Via, sambil tersenyum kepada Veri.


"Maaf, aku tidak bisa!" ucap Veri dengan datar.


"Karena aku sangat kecewa dengan sikapmu!" Veri menatap tajam Via.


"Tapi aku lakukan demi kebaikan kita, Sayang! Kamu harus paham dong kenapa aku lakuin itu," jelas Via.


"Tapi sikap kamu keterlaluan! Tidak seharusnya kamu seperti itu dan memfitnah dia. Aku semakin ilfil dan benci padamu, Via!" Veri, kemudian mendorong Via saat ada di sampingnya.


Via pun merasa terkejut dan tidak menyangka Veri semarah itu bahkan tubuhnya hampir terjatuh ke lantai kalau Bu Mertha tidak menolongnya.


"Veri! apa-apaan sih kamu kasar banget sama dia!" Bu Mertha, sambil menatap tajam putranya.

__ADS_1


"Orang seperti dia memang pantas diperlakukan seperti itu! Aku juga sangat kecewa sama Ibu. Kenapa Ibu tega berbohong dan bilang kalau Via yang merawatku?" tanya Veri.


"Tak bisakah Ibu berkata jujur? Aku sudah anggap Ibu, seperti Ibu sendiri meski Ibu hanya Ibu sambung. Tapi kenapa Ibu tega berbuat seperti itu? Bila Ayah tau prilaku Ibu yang sebenarnya, bagaimana? Akankah dia membenci Ibu atau Justru malah sebaliknya?" sambung Veri, sambil menatap Bu Mertha.


"Ibu benar-benar minta maaf, Nak. Ibu menyesal telah melakukan hal yang tidak pantas pada Angel. Ibu mohon sama kamu jangan ceritakan semua ini pada Ayah kamu ya, Nak," pinta Bu Mertha, berharap Veri mengasihinya.


"Entahlah Bu, aku harus berbuat apa? Yang jelas aku benar-benar kecewa dan emosi sama kalian! Sekarang juga kalian keluar dari sini!" usir Veri.


"Sayang, kamu kenapa mengusir kita? Aku benar-" ucapan Via harus terputus saat Veri memotong pembicaraannya.


"Kalian tidak dengar? Aku minta kalian keluar!" pinta Veri sekali lagi.


"Kak Veri nyuruh kalian keluar, sudah sana keluarlah jangan pura-pura tuli," sahut Amoy, sambil menatap sinis Bu Mertha dan Via.


Tiba-tiba Ayah Sofyan masuk ke dalam ruangan tersebut dan menatap Bu Mertha serta Via dengan tatapan yang susah diartikan.


bersambung ....


#Yuk ah kepoin cerita temanku ini dijamin seru dan bikin baper nih. cus ah langsung mampir yuk.


Blurb


Berkisah tentang Janela Arsana dan Keenan Sanjaya, karena berada pada situasi yang tidak sengaja dan disaksikan oleh orangtua masing-masing, akhirnya harus menikah. Juga nasib Kyra Sanjaya adik dari Keenan Sanjaya, yang melakukan one night stand bersama Jeff karena mabuk.


“Aku harus tanggung jawab?” tanya Jeff lalu terbahak. “Kyra sendiri yang datang padaku dengan keadaan mabuk dan merayu layaknya perempuan jal*ng.  Lalu kalian berharap aku akan bertanggung jawab? Tidak akan pernah.”

__ADS_1


Bagaimanakah kisah pernikahan Keenan dan Janela dan sedramatis apa hubungan Jeff juga Kyra?



__ADS_2