
Veri tersenyum menyeringai dan berhasil membuat sang istri terangsang dan lupa tujuannya. Pria itu langsung memangku sang istri dan membawanya ke atas ranjang. Veri segera menghimpit tubuh istrinya, lalu mengunci sehingga Angel tidak bisa menolaknya.
"Apa yang akan kamu lakukan! Jangan ...." ucapan Angel lagi-lagi harus terputus saat bibirnya di bungkam oleh bibir milik sang suami.
"Hemmptt ...." Angel mencoba memberontak tapi sayangnya tubuhnya sudah terkunci oleh tubuh sang suami sehingga dirinya mungkin harus pasrah.
Pria itu mencium lembut bibir mungil istrinya dan terus menikmati betapa manisnya bibir sang istri. Tiba-tiba Veri mengigit bibirnya sehingga Angel membuka mulutnya dengan segera pria itu memainkan mulutnya di dalam mulut wanita itu.
Angel pun tidak munafik, memang menginginkan hal yang harus dilakukan oleh pasangan suami istri. Wanita itu membalas dan memainkannya bersama-sama di dalan mulutnya.
Hasrat keduanya pun semakin tidak bisa di tahan, apalagi saat sang istri terus mendesah. Pria itu langsung membuka baju sehingga polos tanpa sehelai benang pun. Karena hasratnya tidak bisa di tahan dengan segera pria itu menyatukan penyatuannya dengan milik sang istri dan kini mereka sedang menikmati indahnya surga dunia dengan di iringi suara ******* dan erangan di dalam kamar.
Saat Veri merasa puas dan keduanya merasa lelah dengan segera Pria itu menjatuhkan tubuhnya di samping sang istri.
"Makasih, Sayang," ucap Veri tersenyum, lalu mencium kening Angel.
Wanita itu tersenyum tanpa menjawab perkataan sang suami karena benar-benar lelah atas pergumulan panasnya yang entah berapa kali mereka melakukannya.
Rasa kantuk pun menghampiri mereka, sepasang suami istri kini tertidur dan berada di alam bawah sadarnya.
*
*
__ADS_1
Jam menunjukan pukul tujuh malam. Angel terbangun dari tidurnya, lalu menatap jam dinding.
'Ya ampun, sudah malam ternyata.' gumam Angel berbicara pada diri sendiri.
Tiba-tiba Wanita itu ingat dengan apa yang dilakukannya tadi siang bersama sang suami. Kemudian, menatap tubuhnya yang masih polos tanpa sehelai benang.
'Kenapa ini bisa terjadi sih? Apa yang udah aku lakukan tadi siang? Harusnya aku bisa mencegah agar ini enggak terjadi dan niatnya tadi ingin menjual mahal harga diriku. Tapi ... aarrgh ...." Angel merasa kesal, lalu menatap sebal suaminya yang masih tertidur.
"Baiklah hari ini aku gagal, nanti aku bisa kembali menjadi wanita yang egois dan dia harus merasakan apa yang aku rasakan! batin Angel."
Wanita itu segera beranjak dari atas ranjangnya, namun seseorang menarik tangannya sehingga tubuh wanita itu terhempaskan kembali diatas ranjang.
"Apa yang kamu lakukan, Veri!" Angel merasa geram.
"Sampai kapan kamu begini terus? Masih dendamkah karena sikapku dulu? Aku benar-benar minta maaf, Sayang. Aku tau salah, aku salah! Tapi bukan berarti kamu harus membenciku apalagi harus dendam padaku, Sayang. Aku benar-benar pria bodoh yang telah menyia-nyiakan ketulusanmu," Veri benar-benar menyesal dan kini tak kuasa menahan air matanya dan terjatuh membasahi wajahnya yang tampan.
Ada rasa iba dari hati wanita itu apalagi saat melihat sang suami menangis. Emang manusia pasti tidak luput dari kesalahan dan enggak ada salahnya memaafkannya juga.
Angel kemudian melepaskan tangan sang suami, lalu menatap pria yang ada di depannya dengan intens.
"Maaf, aku enggak bisa," ujar Angel menatap Veri.
"Loh, kenapa enggak bisa, Sayang? Tadi kita sudah melakukan hubungan yang membuat kita begitu menikmatinya dan Sekarang kamu sudah jadi milikku, Angel! Enggak boleh satu orang pun memilikimu selain aku!" Veri menghimpit kembali tubuh sang istri, sehingga posisi pria itu ada diatas tubuh sang istri.
__ADS_1
Angel membulatkan matanya karena terkejut dan tidak menyangka suaminya semarah ini saat dirinya menolak untuk bersatu.
"A-aku bisa menjelaskan semuanya ini, Veri," ucap Wanita itu dengan gugup.
"Mau jelasin apa? Mau bilang kamu enggak bisa menerimaku karena pria brengsek itu 'kan!" Pria itu merasa tidak terima jika istrinya berkata seperti itu nantinya.
Angel tidak bisa berkata apa-apa kini hanya menatap netra milik sang suami.
########
Sambil nungguin update an, yuk mampir ke karya yang satu ini di jamin seru dan bikin baper nih,
blur:
"Bantu aku menghilangkan phobia sialan ini! Maka aku akan memberimu bayaran mahal!"
Beyza Ishik tidak pernah menyangka, saat majikannya Elder Gulbar memohon bantuan untuk menghilangkan Phobia anehnya.
Semua berawal ketika Elder pulang ke kediamannya dengan kondisi mabuk. Lalu tidak sengaja mencium Beyza, maid muda yang baru saja bekerja seminggu lalu.
Elder yang selama hidupnya tidak bisa berciuman karena Phobia, merasa ada kesempatan untuk menghilangkan Phobia anehnya. Terlebih lagi, orang tuanya menuntut dia untuk segera menikah.
Namun, masalah timbul ketika Beyza tidak bisa mengontrol perasaannya pada Elder, majikan yang sudah memiliki kekasih.
__ADS_1
Akankah cinta seorang Maid bisa terbalas?