
"Dok, gimana keadaan putra saya?" tanya Ayah Sofyan sekali lagi, dirinya benar-benar khawatir.
"Keadaan beliau sekarang baik-baik aja," jawab Dr. Hadi, lalu tersenyum.
"Syukurlah kalau begitu," Ayah Sofyan merasa senang mendengar berita dari Dokter tersebut.
Amoy ikut merasa senang, lalu langsung memeluk Kakar Iparnya.
"Kalau begitu saya permisi dulu karena ada pasien yang harus saya tangani," lirih Dr. Hadi.
"Iya, silahkan Dok," Ayah Sofyan tersenyum pada Dokter tersebut.
Sang Dokter pun segera pergi berlalu dan Ayah Sofyan segera masuk ke dalam ruangan dimana putranya berada. Dua wanita cantik ikut masuk ke dalam ruangan tersebut.
Pria paruh baya itu langsung berjalan menghampiri putranya yang terbaring lemah, kemudian duduk di samping putranya.
Ayah Sofyan menatap putranya dengan tatapan intens.
"Emang musibah enggak ada yang tau kapan akan terjadi. Begitulah kalau sudah takdir, enggak ada satu orang pun yang bisa menolak takdir-Nya," lirih Ayau Sofyan menatap Veri yang masih memejamkan matanya.
"Iya, apa yang dikatakan oleh Ayah benar. Kita hanya berdoa aja semoga dia segera sadar kembali," sahut Angel, netranya menatap sang suami.
"Iya, Nak."
Tidak lama kemudian Veri membukakan matanya dengan perlahan-lahan. Mereka yang ada disana merasa senang akhirnya, pria yang tadi berbaring lemah sudah sadar juga.
"Nak, akhirnya kamu sudah sadar juga," lirih Ayah Sofyan merasa bahagia putranya sudah bangun.
"Ayah ...." panggil Veri dengan nada lemah.
__ADS_1
"Aww ... sakit," pekik Pria itu sambil memegang kepalanya yang diperban.
"Jangan banyak bergerak kamu baru aja siuman," ucap wanita cantik menatap suaminya.
Veri menatap ke arah sumber suara, lalu tersenyum.
"Sayang, ternyata kamu ada disini," lirih Veri menatap sang istri.
"Emang, dia dari tadi ada disini Kak. Dia juga yang kasih tau kalau Kakak ada di rumah sakit karena kecelakaan," timpal Amoy.
Veri tersenyum merasa bersyukur mempunyai istri yang masih peduli dengan keluarganya.
"Beruntung Ayah, Tuhan masih memberi umur panjang sehingga aku bisa melihat dunia kembali," ucap Veri merasa bersyukur.
"Iya, kamu emang harus bersyukur dengan izin-Nya, kamu diselamatkan dari kecelakaan pesawat jatuh," Ayah Sofyan tersenyum pada putranya.
"Iya, Ayah." Veri membalas senyuman Pria paruh baya yang sedang duduk di sampingnya.
"Dia ada di rumah, enggak aku bawa kesini. Anak kecil di larang dibawa ke rumah sakit," jawab Angel.
"Oh, gitu ya."
"Siapa Al?" tanya Amoy, sambil menatap sang Kakak dan Kakak Iparnya.
"Dia, ponakanmu," jawab Veri tersenyum.
"Ponakanku? Sekarang aku jadi Aunty cantik ya. Aduh ... udah enggak sabar ingin ketemu ponakanku. Kira-kira tampannya seperti siapa?" Amoy, sambil membayangkan ponakannya.
"Pasti seperti Ayahnya dong yang tampan ini," ucap Veri dengan pede.
__ADS_1
"What, Kakak tampan? Jelek kali. Kak Angel, dia ngaku-ngaku anaknya tampan seperti dia, emangnya, iya?" tanya Amoy pada Kakak Iparnya.
"Itu fitnah, enggak mungkin mirip sama dia. Sudah jangan dengerin Kakakmu yang ngaku-ngaku sok tampan," ketus Angel menatap suaminya.
"Ih, ini orang enggak ngaku ya. Dosa lho, bila harus bohong," Veri menatap kesal sang istri.
"Sudah kamu ini lagi sakit, jangan banyak bicara!" Ayah Sofyan, sambil menatap putranya.
Angel pun tersenyum sinis menatap sang suami.
"Ayah, Angel permisi dulu mau ke toilet," pamit Angel.
"Iya, silahkan Nak."
Angel pun segera pergi meninggalkan Ayah Sofyan dan yang lainnya, lalu berjalan menuju toilet karena kebelet pipis.
#######
yuk mampir dan kepoin karya temanku ini, dijamin seru bin baper. Enggak nyesel deh baca.
blurn
Sebuah kejadian yang membuat seorang Anaya Putri (23tahun) harus hamil tanpa seorang suami. Naya harus merelakan kehormatannya ketika insiden tidak disengaja yang ditimbulkan karena salah alamat dan menjadi cinta satu malam bersama dengan pria asing.
Naya hidup sebatang kara, dia harus melahirkan, membesarkan dan merawat anaknya. Saat sang anak sudah besar, ternyata dia memiliki sifat yang sangat genius dan berusaha menyatukan kedua orangtuanya.
Mampukah Anaya menjalani kehidupannya?
Akankah kebahagiaan menyapanya di akhir kisah nanti? Dan siapa pria yang sudah membuat Naya menjadi berbadan dua?
__ADS_1