BOSKU MANTANKU

BOSKU MANTANKU
MENCOBA MEMAAFKAN


__ADS_3

"Na..maafin aku.." * kata kata itu akhirnya Lolos dari mulut elang, setelah 4th ingin sekali dia ucapkan untuk gadis cantik didepannya ini.


"saya sudah memaafkan anda pak elang, kalau tidak ada lagi yang ingin anda sampaikan saya permisi" * Nana pamit untuk pergi, namun dicegah oleh elang.


"Nana tunggu, tolong jangan menghindar dari aku, aku mohon" *pinta elang sambil berjalan mendekati Nana.


Nana mundur kebelakang saat melihat elang terus saja mendekat ke arahnya.


"Ba..bapak mau apa?" *tanya Nana gugup karena elang trus saja berjalan mendekat kepadanya.


" Kembalilah bersamaku Nana, asal kamu tau, perasaan aku masih sama seperti 4th ya lalu na, aku belum bisa melupakan kamu sampai saat ini" *ucap elang dengan air yang sudah menggenang dimatanya.


"Ma..maksud bapak?" * Nana semakin gugup karena elang yang terus saja berjalan mendekatinya.


"Tolong jangan panggil pak, jika kita sedang berdua seperti ini" *pinta elang.


Nana menggeleng


"maaf saya tidak bisa pak elang, saya akan tetap memanggil anda bapak, karena saya adalah karyawan anda" * Nana menolak permintaan elang


"oke, Terserah kamu mau panggil saya apa,


tapi aku mohon na, kembalilah bersamaku, jadilah kekasihku, aku janji tidak akan pernah menyakiti kamu lagi, dan aku akan selalu percaya dengan kata kata kamu, ijinkan aku memperbaiki kesalahan aku dulu na" *elang berusaha meyakinkan Nana untuk kembali bersamanya seperti dulu.


"Maaf elang, emm, ma..maksud saya pak elang, saya tidak bisa" *Nana berbalik, berniat untuk pergi dari ruangan bosnya.


Namun tiba tiba


**bugg**, elang memeluk tubuh Nana dari belakang.


Nana mencoba untuk melepaskan diri dari pelukan elang, namun tenaga elang sangat kuat, Nana terus saja memohon untuk dilepaskan, tapi pelukan elang malah semakin kuat, dan akhirnya Nana hanya bisa diam menerima pelukan elang.


"Ijinkan aku memperbaiki kesalahan aku yang dulu na, aku tidak bisa membohongi perasaanku, aku masih sangat mencintai kamu na sampai saat ini" *dan butiran bening yang sedari tadi ditahan, akhirnya keluar juga dari mata indah elang dan mengalir ke pipinya.

__ADS_1


Walaupun kata orang laki-laki tidak boleh menangis, tapi itu tidak berlaku pada elang yang sangat merindukan wanita yang sangat dia cintai sampai saat ini


" aku kecewa sama kamu Lang, kamu tidak mau mendengarkan ucapanku dulu, aku ngga bisa menjalin hubungan sama orang yang tidak percaya sama aku" *akhirnya Nana mengeluarkan semua perasaan yang sudah dia pendam sedari dulu.


Saking emosinya Nana melupakan posisi mereka sebagai atasan dan bawahan.


"Tolong lepaskan aku elang" * Nana mencoba melepaskan diri dari pelukan elang.


Elangpun melepas pelukannya.


Dan akhirnya, Nana keluar dari ruangan elang dengan perasaan yang campur aduk.


"Maafin aku na" *ucap elang lirih ketika melihat Nana sudah pergi dari ruangannya.


Elang sudah tidak tau lagi harus bagaimana, Nana seolah menutup pintu hatinya untuk elang.


"Aku tidak boleh menyerah, aku akan tetep terus meyakinkan perasaan aku ke kamu dan berusaha merebut hati kamu kembali na" *ucap elang dan melangkah kembali kekursinya untuk melanjutkan pekerjaannya.


"lama banget na, tadi pak bos bilang apa ke kamu, pak bos ngga ngapa ngapain kamu kan" *ucap via sambil melihat tubuh Nana dari atas sampai bawah.


"ihhh...mba via apa apaan sihhh, jangan kepo ya mba" *ucap Nana tersenyum mengalihkan pertanyaan via.


" huuu...dasar kamu ya, ditanya apa jawabnya apa" *ucap via dengan mengerucutkan bibirnya.


"hahaha..sudah mba lanjutin lagi yuk pekerjaan nya" *ajak Nana agar via tidak membahas nya lagi.


*Pukul 12 siang dan waktunya istirahat


Nana yang sudah selesai mengerjakan tugasnya, langsung mengambil ponsel ditas miliknya dan membuka chat pesan diponselnya.


" Na..sini kekantin..aku sama Naura dan Nabil sudah dikantin nih"


isi chat dari Bilal yang saai ini sudah menunggu Nana dikantin.

__ADS_1


" iya, ini aku on the way *" balas Nana.


Walaupun Nana dipindah tugaskan menjadi sekertaris sementara, tetapi mereka masih tetap berkomunikasi satu sama lain.


"Kamu mau kekantin na?" *tanya via pada Nana.


"Iya mba via ini temen temen aku dari divisi humas ngajak makan bareng" *jawab Nana.


"Ayukkk, mba via mau ikut juga?" *Nana mengajak via agar makan siang bareng dengannya.


" Ngga lah na, aku dibawain bekal sama mertua aku, maklum lah, kan lagi ada Dede bayi diperut aku, jadi makananku diatur semua sama mertuaku hehe" *ucap via terkekeh diikuti oleh Nana.


"ohh, gitu ya mba, yaudah aku kekantin dulu ya mba via "


"," via mengangguk dan memperlihatkan jempolnya.


*Nana lalu berjalan menuju lift dan masuk untuk turun kebawah menuju kekantin.


Setelah Nana pergi Elang yang baru selesai mengerjakan pekerjaannya keluar dari ruangannya.


" via apa kamu tidak kekantin" * tanya elang yang melihat via masih berada dikursinya sendirian.


" Tidak pak, saya bawa bekal" *jawab via dengan memperlihatkan kotak makan miliknya.


"ohhh, lalu dimana Nana" * elang kepo karena Nana sudah tidak terlihat disana.


"Nana sudah kekantin pak" *jawab via kembali.


"ooo. yasudah" * lalu elang berlalu pergi.


## kira kira Abang elang mau kemana ya readers??


ayookk siapa bisa jawab nanti author kasih hadiah.

__ADS_1


__ADS_2