
Leo yang tidak tahan melihat wajah elang akhirnya tertawa terpingkal pingkal "hahahhaaa..ya tuhan temen gue gini amat ya."*
"puas loe dasar temen ngga tau diri, udah yuk tidur udah malem.
Tidak menunggu waktu lama mereka berdua akhirnya tertidur.
Dilain tempat Amora masih saja memikirkan cara untuk merebut Elang dari Nana.
"gue ngga bisa biarin mereka berdua menikah , gue harus bisa misahin mereka, lagian apa kelebihan cewek miskin itu si, kok bisa elang cinta mati sama dia" arrgghhhrr "" Amora membanting gelas miliknya hingga pecah berkeping-keping.
""maafin gue le,,gue ngga bisa ngikhlasin elang seperti yang loe saranin kemarin..gue gak bisa"" ** ucap Amora dengan keadaan yang sangat memprihatikan , matanya yang sembab dan kantung mata yang menghitam karena kurang tidur dan rambutnya yang begitu
berantakan.
*** FLASBACK ON ***
"Mor,, loe lebih baik ikhlasin elang , biarin dia bahagia, gue tau gimana cintanya elang sama si Nana " ucap Leo yang melihat Amora sudah mulai tenang.
"*kenapa loe ngga dukung gue le? loe Sebenernya temen siapa si? " *Amora tidak terima mendengar ucapan Leo yang menyuruhnya untuk berhenti mencintai elang*.
"bukan gue ngga dukung loe mor, tapi loe juga harus tau , Nana itu cinta matinya elang, bahkan saat mereka berpisah selama 4th ,elang masih sama cintanya seperti 4th lalu , gue cuma ngga mau loe lebih sakit hati lagi dari sekarang" **Leo
"tapi gue yakin suatu saat dia juga bakal tau betapa besarnya cinta gue kedia le,, dan dia akan menjadi milikku,,milik Amora Louis ,hahaha .."" Amora tertawa seperti orang yang tidak waras.
__ADS_1
Melihat itu Leo hanya menggeleng-gelengkan kepala "dasar keras kepala" Lalu Leo pergi ke cafe Brown milik elang.
*** FLASHBACK OFF ***
"gue harus cari cara biar mereka berdua berpisah " **ucap Amora dengan senyum smirknya
DUA MINGGU BERLALU
Elang dan Nana tetap bekerja seperti biasa, dan hubungan mereka semakin romantis apalagi setelah mereka berdua sepakat untuk menikah satu bulan lagi , dan itu artinya tinggal 2 Minggu lagi acara pernikahan mereka akan dilangsungkan.
Hari ini adalah jadwal Nana dan elang pergi ke butik untuk mencoba gaun dan jas milik mereka, yang sudah dipesan oleh Niken atau mamahnya elang satu Minggu yang lalu.
Karena waktu yang terlalu mepet desainer menyarankan untuk memilih baju yang sudah ada namun nantinya gaun tersebut sedikit dirombak sesuai dengan keinginan Niken, misalnya, mau dikecilkan atau ditambah pernak pernik diamond dan mutiara dibagian tertentu.
Hanya butuh waktu satu Minggu, Akhirnya gaun yang diinginkan sudah rampung.
Pukul 12 siang atau jam makan siang, Nana dan elang menuju kebutik milik Tante ana.
Tante anandiya Paramitha atau biasa dipanggil ana adalah desainer yang sangat terkenal dikota P bahkan sampai luar negeri, sama seperti Niken mamahnya elang, karena tante ana adalah sahabat dari mamahnya elang.
Dari mereka masih sekolah menengah ke atas sampai saat lulus SMA mereka mengambil kuliah di jurusan dan universitas yang sama, hingga saat ini persahabatan mereka masih tetap terjalin.
Sebenarnya, elang meminta mamahnya yang mendesain baju pernikahan dia dan Nana , namun mamahnya menolak karena dia justru tidak percaya diri jika membuat gaun untuk pernikahan keluarganya, padahal kalau Niken mendapat pesanan gaun pernikahan dari orang lain, dia bisa dan tidak perlu diragukan lagi hasil rancangannya. ENTAHLAH AUTHOR JUGA BINGUNG 😕
__ADS_1
Setelah 20 menit perjalanan mobil elang sampai diparkiran butik milik Tante ana, kemudian mereka berdua turun dari mobil dan masuk kedalam butik, karena niken sudah menunggu didalam butik sejak setengah jam yang lalu, Niken datang lebih awal karena dia ingin mengobrol terlebih dahulu dengan sahabatnya.
" haii sayang "" ** ucap Niken yang melihat elang dan Nana yang baru masuk kedalam butik.
Elang mendekati mamahnya diikuti oleh Nana, nanapun mencium tangan calon ibu mertuanya dan juga Tante ana yang berada disebelah niken.
Itulah salah satu kenapa Niken sangat setuju dengan pilihan anaknya ini, karena selain cantik Nana juga orangnya sangat santun dan juga ramah.
"langsung dicoba aja gaunnya ya jeng " ** ucap Tante ana yang melihat Niken diam, sambil menatap calon menantunya.
"ohh... oke deh..ayo sayang kita masuk.. elang kamu tunggu sini disitu ya, kalo ngga kamu coba jas kamu aja disebelah sana "" **ucap mamahnya elang dengan merangkul tangan Nana menuju keruang ganti.
"oke mah " ** ucap elang lalu duduk di sofa yang sudah disediakan didepan ruang ganti.
" silahkan tuan sebelah sini " ** ucap pelayan butik , mempersilahkan elang untuk mencoba setelan jas yang sudah disiapkan.
"hemm"" elang hanya menjawab dengan deheman.
BEBERAPA MENIT KEMUDIAN
Elang sudah selesai mencoba beberapa jas dan sudah memilih mana yang akan dipakai olehnya nanti, sementara Nana baru saja selesai memakai gaun yang dipilih oleh calon mertuanya.
Gaun berwarna putih dengan belahan dada yang tidak terlalu kebawah namun sedikit memperlihatkan gundukan kembar bagian atas milik Nana membuatnya terlihat sangat seksi, namun tetap sopan, dengan lengan pendek berbentuk Sabrina, lalu bagian bawahnya dibuat melebar seperti Puteri Puteri dinegeri dongeng dan aksesoris berlian yang membuat gaun tersebut begitu mewah dan sangat cantik dikulit putih milik Nana.
__ADS_1
"waaww ,,ini terlihat begitu pas dibadan kamu sayang, kamu terlihat sangat cantik, ini si kalo elang liat minta nikahnya diajuin nih..hahaha ** mamah elang tertawa saat membayangkan wajah anaknya nanti saat melihat Nana yang memakai gaun ini.
Sedangkan Nana dan Tante ana hanya terkekeh mendengar ucapan Niken.