BOSKU MANTANKU

BOSKU MANTANKU
FAKTA YANG SEBENARNYA


__ADS_3

#DEG# elang kembali mengingat perkataan Tasya tentang siapa orang yang menyuruh Tasya untuk memisahkan dirinya dengan Nana.


"Bagaimana aku bisa menjelaskan ini semua sama kamu sayang, tapi kamu juga secepatnya harus tau siapa teman baik kamu itu" *ucap elang dalam hati.


"hallo Bu* ucap Nana membuyarkan lamunan elang.


"hallo sayang, loh menantu ibu sudah pulang?bukannya sekitar tiga harian lagi?


Elang dan Nana mencium tangan Rima " iya Bu, elang serahin semua masalah perusahaan kepada direktur disana Bu"


"oo, ini ibu bawain kue kesukaan kalian, ayo kita makan bersama" *ucap Rima dengan menyodorkan kue didalam kresek berwarna putih.


"asyik, ibu memang terbaik" *nana sangat senang hingga bertepuk tangan seperti anak kecil yang diberi permen oleh ibunya.


Elang dan Rima tersenyum melihat tingkah bumil yang satu itu, sungguh sikapnya berbanding terbalik dengan sikap aslinya.


"elang mandi dulu ya Bu, badan elang lengket karena tadi sore belum sempat mandi"


"iya sana by, pantas saja tadi pas kamu meluk kaya ada bau-bau gimana gitu" *ucap Nana membuat elang dan Rima tertawa.


Nana dan ibunyapun turun keruang keluarga untuk memakan kue yang dibawa Rima sekaligus menonton acara di televisi.


"sayang bagaimana kandungan kamu apa ada yang dirasa? *tanya Rima ketika mereka sedang menikmati kue.


"Alhamdulillah, Nana ngga ngrasain yang aneh-aneh si Bu, paling cuma mual-mual aja, wajah kan kalo itu Bu?


"iya kalau mual itu wajar, yang penting kamu masih bisa makan walaupun sedikit yang penting keisi perutnya dan tidak muntah berlebihan Sampai kekurangan cairan, dulu aja pas ibu hamil kamu ibu hanya makan sekali sehari sampai ayah kamu bingung harus bagaimana, soalnya awal kehamilan ibu, ibu turun beberapa kilo, wkwkwk, *Rima mengingat kembali masa lalunya saat hamil Nana.


"untung ayah orangnya sabar dan telaten ya Bu"


"benar sayang, setiap pulang dari kantor ayah pasti bawain makanan, apa saja dia bawa dan kamu tau? ibu hanya memakannya sedikit, tapi ayah kamu tetap saja membawakan makanan setiap pulang kantor, dia juga tidak pernah marah walaupun ibu memakannya cuma sedikit"


"ayah memang terbaik " *seru nana


"terus kalau aku iya ngga? *tiba-tiba elang sudah berdiri dibelakang Nana dan Rima"


Nana berbalik badan dan tersenyum "kamu juga dong by"


Elang tersenyum dan duduk disamping Nana, lalu mengambil kue yang Rima bawa dan memakannya.


"memang kue buatan ibu paling enak sedunia" *ucap elang memuji mertuanya.


Rima hanya tersenyum menanggapi ucapan menantunya.


"Memangnya kamu udah pernah makan kue diberbagai dunia by? *ucapan Nana spontan membuat elang dan Rima tertawa terbahak-bahak, kok semenjak hamil otak nana sedikit lemot ya.


Merekapun menghabiskan waktu mereka dengan menonton televisi dan memakan kue.

__ADS_1


Hingga pukul 9 malam Rima menyuruh Nana dan kembali' kekamar mereka untuk beristirahat.


Sedangkan Rima masih setia didepan televisi karena sinetron kesayangan belum selesai.


"Sayang besok kamu ikut aku kekantor ya" *ucap elang, membuat Nana mengerutkan alisnya.


"kan baru 2 hari yang lalu aku kesana by, dan kamu kan yang bilang aku jangan sering-sering kesana agar tidak kecapean"


"iya memang kaya gitu, tapi ini penting"


"memangnya ada apa si by"


"sudah besok saja dikantor"


"dasar pelit * ucap Nana berbalik badan dan memunggungi suaminya.


Elang hanya tersenyum dan memeluk tubuh istrinya.


Setelah Nana tertidur elang pergi ke balkon kamarnya untuk menelpon Leo.


"hallo bro" *jawab Leo dari seberang telepon.


"hallo bro, ada yang mau aku kasih tau ke kamu sama Amora, besok kamu kekantorku bisa?


"jam berapa bro?


"oke baiklah, nanti aku bilang ke Amora"


"aku tunggu besok ya bro"


"sipp"


Tut, tut, Tut telepon dimatikan oleh elang dan elang kembali ketempat tidurnya, berbaring sambil memeluk tubuh istri yang sangat dia cintai itu.


Pagi harinya


Nana dan elang turun dengan mengenakan pakaian yang rapi "pagi ibu" *ucap Nana dan elang bersamaan.


"pagi anak-anak ibu, loh Nana mau kemana? *tanya Rima saat melihat Nana sudah rapi.


"Nana mau ikut elang kekantor Bu"


"oo, hati-hati ya dijalan, ibu juga habis ini mau ketoko kue, hari ini lagi banyak banget pesanan"


"sukses ya Bu"*ucap elang dan diangguki Rima.


"amin"

__ADS_1


Selesai mereka sarapan elang dan Nana pergi terlebih dahulu kekantor disusul oleh Rima.


Didalam mobil elang dan Nana diam dengan pikiran mereka masing-masing, Nana merasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh suaminya, tapi dia ingin tau itu apa, sedangkan elang sedang berfikir bagaimana perasaan Nana jika tau kebusukan temannya.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup padat karena memang jam berangkat kerja, elang dan Nana akhirnya sampai diperusahaan ABIMANYU PROPERTI


Elang dan Nana turun dari mobil dan berjalan menuju ruangan elang, mereka berdua kaget saat melihat sudah ada Leo, Amora, kevin dan juga Tasya disana.


"loh bro Sekarang kan baru jam 9" *tanya elang pada Leo, sedangkan Nana dan Amora sedang cipika cipiki.


"iya Amora udah ngga sabar pengin ketemu istri kamu"


Kevin yang sudah berada diruangan tersebut tersenyum melihat Nana yang sangat cantik hari ini.


"Vin, tolong panggilin dia" *perintah elang dan diangguki oleh Kevin.


"siap pak"


Kevinpun keluar menuju ruang divisi humas untuk memanggil Naura.


"ada apa si bro, kok aku jadi deg degan"


"lihat aja nanti bro, nanti juga kamu tau"


Tidak lama menunggu Kevin datang bersama dengan Naura.


"Permisi pak, saya sudah membawa wanita tersebut dan sekarang berada diluar"


Naura yang tidak tau apa-apa bingung karena tiba-tiba dia dibawa keruangan bos tampannya.


"ada apa ya pak bos manggil aku, apa mungkin dia mulai menyadari kalau dia sudah jatuh cinta sama aku" *pikir Naura membuat dia semakin gugup.


Saat Naura sedang terdiam denga pikirannya, pintu ruangan terbuka dan Kevin menyuruh dia untuk masuk kedalam.


"ayo masuk" *ucap Kevin dan diangguki Naura.


Saat Naura datang semua yang berada diruangan tersebut kaget kecuali Tasya, Kevin dan juga elang.


"Naura, kok kamu panggil Naura by" *Nana bingung kenapa suaminya memanggil Naura keruangannya.


Elang menatap wajah Naura yang sangat menjijikan untuknya saat ini setelah mengetahui semua kebusukannya.


"Vin, kamu yang tanya sama iblis ini, aku sangat malas" *ucap elang dan seketika Nana memukul lengannya


"huby kamu ngga boleh ngomong kaya gitu sama temen aku" *bela Nana.


"sayang kamu akan tau bagaimana sebenarnya dia" *jelas elang membuat perasaan Nana tidak tenang, ada apa sebenarnya ini".

__ADS_1


"Ada apa sebenarnya Lang, kok kamu panggil sepupu aku kesini" *kali ini Amora turut berbicara karena dirinya juga bingung maksud dari elang memanggil Naura keruangannya dan meminta dirinya dan Leo untuk datang keperusahaannya.


__ADS_2