
"jelaskan!! *Nana yang melihat wajah elang begitu takut , " ada apa dengan dia? kenapa denganku juga bicaranya masih tetap dingin..*ucap Nana dalam hati
"ma..maksud kamu apa Lang? *ucap Nana dengan perasaan gugup.
"sudah katakan saja *ucap elang tidak mau dibantah
Nana lalu mengingat-ingat dengan siapa saja tadi dia bertemu dan berinteraksi, karena selain dengan orangtua serta kakek elang dan teman-teman kantornya dia tidak punya kenalan lagi disitu kecuali..."ya Tuhan aku lupa"* ucap Nana dalam hati
Nana mendekat ke arah elang ,semakin mendekat dengan senyum manisnya yang membuat elang tidak habis pikir dengan kekasihnya ini, bukannya tadi dia terlihat begitu takut, tapi lihatlah sekarang dia malah tersenyum seperti itu.."apa-apa an si dia, bisa-bisa nya dia malah tersenyum manis seperti itu, padahal aku sedang sangat cemburu melihat dia tadi bersama laki-laki lain"*ucap elang dalam hati, matanya terus menatap wajah cantik Nana yang terus saja tersenyum manis didepannya.
"ada yang cemburu ya" *bisik Nana ditelinga elang dan mencium pipi sebelah kanan elang, membuat elang kaget, namun sebisa mungkin menahan sikapnya.
Elang yang masih saja terbakar api cemburu hanya diam, tanpa merespon sikap Nana barusan padanya, hingga kata-kata yang dilontarkan Nana sukses menampar perasaannya.
"jangan sampai kejadian saat kita SMA dulu terjadi lagi saat ini dan jika sampai itu terjadi aku benar-benar tidak akan bisa bersamamu lagi sampai kapanpun*ucap Nana dengan suara yang sangat lembut namun bisa membuat elang tidak bisa berkutik.
Nana berbalik berniat untuk pergi meninggalkan elang yang masih saja diam mengabaikannya.
Baru beberapa langkah Nana berjalan, suara elang mampu menghentikan langkahnya.
"jangan tinggalin aku sayang , aku bisa gila jika sekali lagi kami meninggalkan aku" elang menarik tangan Nana dan memeluknya dari belakang dan mencium pundak Nana yang Terekspos karena Nana menggunakan gaun tanpa lengan.
Sedangkan Nana hanya diam namun bibirnya mengukir senyum, dia sangat senang mendengar ucapan elang, Nana juga sebenarnya hanya menggertak saja, Nana sangat tidak suka dengan sikap elang yang terlalu cemburuan.
__ADS_1
"aku cuma ngga bisa liat kamu terlihat begitu dekat dengan laki-laki lain sayang, apalagi tadi aku melihat kamu terlihat sangat bahagia dengannya"
Nana berbalik dan melihat wajah kekasihnya yang sedang menunduk itu "lihatlah aku dan dengarkan , aku tidak akan pernah mengkhianati mu sampai kapanpun bahkan sampai aku mati, itu janjiku begitupun sebaliknya, aku minta kamu juga berjanji untuk tidak akan pernah menghianatiku, karena saat itu terjadi aku benar-benar akan pergi dari sisimu" *itulah kata-kata yang selalu nana ucapkan pada elang.
"tadi itu temen sekolah aku, saat aku berada dikota R ,disana hanya dia satu-satunya orang yang mau berteman denganku dan dia juga sangat kenal dengan ibuku, dia sudah aku anggap sebagai Kakak aku sendiri, ngga lebih. "* jelas Nana pada elang.
"apa kamu yakin dia juga menganggap kamu hanya sebatas teman? aku rasa tidak sayang, aku bisa melihat itu dari cara dia menatap kamu *ucap elang kembali, namun dengan nada yang sudah sedikit menghangat
"itu hak dia sayang, yang penting aku ngga ada perasaan apa-apa sama dia "
"berarti benar dia punya perasaan lebih sama kamu"* tanya elang kembali.
"," Nana mengangguk.
Elang terdiam namun dia mencoba menekan rasa cemburunya dia tidak mau Nana kembali merasa tidak nyaman dengan sikap cemburunya yang berlebihan.
"ohh jadi namanya Haikal..* ucap elang dalam hati dan mengikuti langkah Nana.
Akhirnya mereka berdua kembali untuk melanjutkan pesta.
Begitu sampai disana Nana memanggil Haikal yang sedang berbincang dengan para kolega bisnisnya.
"Haikal sini " * panggil Nana lirih namun masih bisa didengar oleh haikal.
__ADS_1
"saya permisi dulu pak"* pamit Haikal pada koleganya dan berjalan kearah Nana yang berdiri dengan seorang laki-laki yang sangat tampan dan Haikal sangat tahu siapa dia.
"Haikal kenalin ini elang kekasih aku "* Nana memperkenalkan elang pada Haikal dengan senyum bangganya.
"Haikal , teman Nana * sapa Haikal dengan mengulurkan tangan kearah elang dan tersenyum begitu manis.
"Elang "*elang hanya membalas uluran tangan Haikal, tanpa membalas senyum sedikitpun.
Nana yang sedari tadi memperhatikan wajah kekasihnyapun menyikut lengannya, dan elangpun tersenyum tipis dan hampir tidak terlihat
Haikal yang melihat itu hanya tersenyum tipis , dia tidak menyangka ternyata Nana sudah kembali dengan mantan pacarnya saat SMA dulu, jadi selama ini Nana ternyata belum bisa move on dari mantan pacarnya yang bernama elang itu,pantas saja dia selalu menolak cintanya.
Sedangkan haikal tau wajah dan cerita tentang elang, karena Nana yang selalu menceritakan tentang elang saat mereka masih dikota R dulu.
"lah kok malah diem-dieman gitu si ,ngomong apa kek , Haikal kamu biasanya juga cerewet kenapa sekarang berubah jadi pendiam begitu?* Nana mencoba mencairkan suasana.
Nana sebetulnya tau apa yang mereka rasakan saat ini, namun Nana tidak mau elang salah paham padanya dan agar Haikal bisa melupakan nya,saat tau Nana kembali dengan mantan pacarnya dulu, Haikal pantas mendapatkan wanita yang lebih baik darinya.
AUTHOR : udah sama author aja mas Haikal..wkwkwk
HAIKAL : maaf ya Thor gue bisa dapetin yang masih gadis , kebetulan gue ngga suka istri
orang. Mending loe kenalin Ama temen atau tangga loe aja Thor.
__ADS_1
AUTHOR : Emmm.. yaudah deh nanti author cariin.
HAIKAL : Gitu dong Thor ngga kasian apa liat gue jomblo terus..