BOSKU MANTANKU

BOSKU MANTANKU
KONDISI NANA


__ADS_3

Mereka berempat berlari kearah elang dan bersiap memarahi anak dan menantunya yang tidak memberikan kabar mereka sama sekali tentang kondisi Nana.


Papah elang memukul kepala elang disusul oleh kakeknya "dasar kamu anak nakal, istri masuk rumah sakit ngga ngasih kabar kita sama sekali"


"ampun pah ampun kek" *ucap elang sambil memegang kepalanya.


Disaat elang sedang kesakitan karena pukulan papah dan kakeknya, bukannya menolong namun Nana, Rima, Niken dan juga Kevin justru tertawa melihatnya.


"sudah pah, ngga enak dilihat banyak orang" *akhirnya suara Niken menghentikan pukulan ayah dan anak didepannya.


Merekapun pulang kerumah elang.


Hari hari elang dan Nana menjalaninya dengan sangat bahagia, kasih sayang elang yang sangat besar untuk Nana dan calon anaknya membuat Nana sangat beruntung bisa memiliki elang.


Pekerjaan Kevinpun sekarang semakin padat karena saat ini kevin juga merangkap menjadi sekertaris elang menggantikan Tasya.


Semenjak kejadian tasya yang mencoba menggoda elang, Sekarang elang sudah tidak mau mencari sekertaris lagi.


Usia kandungan Nana sudah memasuki usia ke 9, elang semakin siaga menjaga Nana bahkan sekarang elang jarang masuk kekantor karena dia takut jika tiba-tiba istrinya akan melahirkan.


Senin yang cerah Nana manfaatkan untuk berjalan-jalan keliling taman dibelakang rumahnya yang cukup luas, kata ibunya jika sering berjalan kaki saat kandungan besar bisa memperlancar persalinan.


"sayang istirahat dulu, jangan terlalu kecapean" *panggil elang dari teras belakang dengan membawa susu ibu hamil untuk Nana.


"," Nana mengangguk dan berjalan kearah elang lalu duduk dikursi yang berada diteras belakang rumah mereka.


"makasih by"


"sama-sama sayang"


"by, kamu ngga kekantor lagi?


"ngga sayang, aku mau jagain kamu aja"


"ngga bisa gitu dong by, kasian Kevin"


"ngga papa sayang, nanti biar Kevin aku kasih bonus lebih"


"CK" *Nana berdecak, memang susah kalau bicara sama raja bucin didepannya.


Merekapun akhirnya mengobrol "by kalau nanti terjadi sesuatu sama aku saat melahirkan kamu harus kuat ya by"

__ADS_1


"sayang kamu ngomong apa si? *jawab elang dengan nada yang sedikit tinggi, dia tidak suka mendengar ucapa Nana kali ini.


"pokoknya apapun yang terjadi kamu harus tetap kuat, aku si berharap aku sama bayi kita sehat by, kan namanya ibu-ibu mau melahirkan pasti pikirannya kemana-mana by"


"sayang, jangan ngomong kaya gitu lagi ya, aku ngga bisa membayangkan kalau hidup tanpa kamu, pokonya plis aku mohon sama kamu jangan pernah ngomong kaya gitu lagi"


"iya by, love you huby sayang"


"love you more my wife"


Selesai dengan percakapan mereka, elang menyuruh Nana untuk masuk kedalam dan beristirahat.


Nana duduk disofa ruang tengah, sedangkan elang pergi kekamar untuk membersihkan badannya.


Beberapa kemudian suara bel terdengar lalu pintu dibuka dan memperlihatkan ibu Rima yang berkunjung ke rumah Nana dengan membawa kue kesukaan anak dan mantunya.


"assalamualaikum sayang" *panggil Rima yang melihat Nana sedang duduk disofa.


"wa'alaikusalam ibu, tumben datang kesini Bu? ibu ngga ketoko?


"ngga lah, ngga tau kenapa ibu kangen banget sama kamu"


"Nana juga kangen ibu" *Nana memeluk tubuh ibunya dan dibalas oleh ibunya.


"," Nana menggeleng "elang minta dirumah aja Bu, katanya takut aku melahirkan"


"memang elang itu mantu idaman ibu" *ucap Rima dengan mengacungkan jempolnya.


"wkwkwk" *nana terkekeh


Rima melihat kearah kaki Nana "sayang, kaki kamu bengkaknya kok besar banget gitu ya?wajah kamu juga pucat? kayaknya kamu harus kontrol deh kedokter"


"ngga lah Bu, memang kalau lagi hamil kan kaya gini, apalagi hamil besar"


"kamu yakin ngga papa? ngga ada yang dirasa?


"ngga Bu, ibu jangan khawatir begitu dong"


"iya sayang"


"ibu" *panggil elang yang baru saja turun dari kamarnya.

__ADS_1


"nak, baru selesai mandi ya?


"iya Bu, ibu sudah lama disini?


"baru saja kok nak, ini ibu bawakan kue kesukaan kamu"


"makasih ya Bu, ibu repot-repot aja bawain kue segala"


"ngga lah, kaya sama siapa aja"


Elang duduk disebelah Nana dan mereka menghabiskan kue yang dibawa oleh Rima sambil mengobrol tentang Nana saat masih bayi hingga sekarang sudah mau melahirkan bayi.


Hingga waktu menunjukan pukul 12 siang mereka bertiga makan siang bersama, dimeja makan sudah tersedia makanan yang sudah disiapkan oleh pembantu dirumah elang.


"ibu nanti menginap kan? *tanya Nana disela makan siang mereka.


"iya sayang" *jawab ibu Rima.


"ibu, nanti boleh ngga Nana tidur sama ibu?


"ngga boleh lah sayang, nanti elang gimana?


"by, boleh ya"* tanya Nana dengan nada memohon membuat elang mau tak mau mengangguk.


"Yee" Nana terlihat sangat bahagia.


Waktu mereka habiskan dengan mengobrol dan sesekali elang masuk keruang kerja rumahnya untuk melihat laporan yang Kevin kirim melalui emailnya.


Hingga waktu menunjukan pukul 8 malam, Nana dan ibunya masuk kekamar untuk beristirahat sedangkan elang masuk keruang kerja untuk menyelesaikan pekerjaannya yang sempat tetunda tadi.


Pagi harinya


Nana bangun dari tidurnya dan mencari ibunya yang sudah tidak berada disebelahnya.


"ibu pasti lagi masak didapur" *seperti biasa ibunya akan memasak sendiri sarapan untuk mereka jika sedang menginap dirumah Nana.


Nana berjalan kekamarnya dan melihat suaminya masih terlelap dalam tidurnya "by, sudah jam setengah tujuh pagi, bangun by, kamu harus kerja hari ini, ngga ada penolakan"


"sayang hari ini aku mau jagain kamu lagi" *ucap elang masih memejamkan matanya.


"ngga, ngga, aku ngga mau kamu terus-terusan bolos kaya gini, ayo bangun by" *Nana menggerak-gerakan tubuh suaminya"

__ADS_1


"iya, iya sayang ini bangun"


Elangpun bangun dan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya, namun sebelum itu dia terlebih dahulu mencium kedua pipi istrinya dan tidak lupa mencium perut buncit istrinya.


__ADS_2