BOSKU MANTANKU

BOSKU MANTANKU
KEDATANGAN MOZA


__ADS_3

Ditempat lain, Moza yang hari ini berkunjung ke lokasi proyek seperti biasa langsung menuju ke tendanya, untuk menunggu kedatangan elang dan Kevin.


Mereka selalu memantau perkembangan pembangunan proyek bersama, ini juga yang membuat rasa sukanya pada elang semakin bertambah, begitupun perasaan Kevin pada Moza.


Ya, ternyata Kevin juga selama ini menyukai Moza, itu artinya mereka bertiga terlibat dalam cinta segitiga.


*jadi FLASBACK ke Kevin dan Nana dulu ya, lagi-lagi Kevin dan elang selalu terlibat dengan wanita yang sama, apakah kali ini elang lagi yang akan menang?


Tidak lama berselang setelah kedatangan Moza si CEO wanita termuda dikota P, Elang dan Kevin juga datang disana.


"selamat pagi Bu Moza" *sapa Kevin dengan senyum termanis yang dia miliki.


"selamat pagi pak Kevin, selamat pagi pak elang"


"," Elang hanya mengangguk dan tersenyum tanpa menjawab sapaan Moza padanya, dia sedang tidak habis pikir dengan sikap Kevin yang berubah 180 derajat setelah bertemu dengan Moza.


Selama hampir 6 tahun Kevin menjadi asistennya baru kali ini elang melihat tingkah Kevin yang seperti ini, membuatnya geleng-geleng kepala.


Sedangkan Moza yang memperhatikan sikap elang yang begitu dingin dan acuh semakin pesimis dengan perasaannya, apa lagi mengingat ucapan Tante Niken, yang menginginkannya untuk bisa dekat dengan elang, sepertinya itu sangat amat mustahil.


Karena Moza bisa melihat jika dihati elang terdapat pembatas, sepert sebuah dinding yang tinggi dan kokoh, dan sangat sulit untuk dirobohkan.


Berbeda dengan Kevin yang selalu tersenyum dan menatap wajah cantik Moza yang selalu berjalan-jalan dipikirkannya, sungguh dia begitu tergila-gila dengan Moza.


"Bu Moza, untuk pembangunan proyek ini, kita membutuhkan waktu sekitar dua bulan, Karena disini kita memakai sistem pembangunan cepat, mengingat permintaan pasar yang sangat tinggi, dan itu yang membuat kenapa pada saat meeting kemarin, saya memilih semua properti yang dipakai untuk pembangunan ini adalah properti grade A *terang elang pada Moza, disela pemantauan pembangunan proyek.


"saya sangat paham dan sangat setuju dengan semua keputusan yang anda pilih pak elang, Karena kinerja anda selama ini sudah tidak bisa diragukan lagi" *jawab Moza


"," elang mengangguk, dan kembali berjalan memantau jalannya pembangunan proyek.


Dilain tempat, tepatnya di rumah keluarga besar ABIMANYU, Niken dan seorang pelayan rumah sedang sibuk dengan mempersiapkan hidangan untuk makan malam nanti.


bahkan Oma Niken sampai tidak menjemput cucu kesayangannya Sasa, dan menyuruh mang Diman yang menjemputnya tadi.


Sasapun tidak mempermasalahkan itu, mengingat Omanya yang tidak bisa menjemputnya hari ini, karena sedang mempersiapkan makan malam untuk calon ibunya.

__ADS_1


Waktu sudah menunjukkan pukul 4 sore.


"Bi, sayurannya tolong dicuci lalu dipotong ya, saya mau pergi sebentar"


"baik Nyonya, kalau boleh tau, nyonya mau kemana?


"saya mau beli kue ditempat Omanya Sasa"


"nggih nya, hati hati dijalan"


"Oma" *panggil Sasa yang baru turun dari kamarnya setelah selesai mengerjakan pekerjaan rumah yang ibu guru berikan padanya .


"ehh, cucu Oma, sudah selesai ngerjain tugasnya sayang?


"udah dong Oma, Oma mau kemana?


"Oma mau ketoko Oma Rima"


"Sasa ikut Oma, Sasa ikut"


"yasudah ayo"


Sampai disana, Oma Niken menuntut Sasa masuk kedalam toko.


"Oma" *panggil Sasa membuat Rima yang sedang melayani pelanggan, menoleh kearahnya.


"cucu Oma"


Sasa berlari dan memeluk Omanya.


"Oma Sasa mau makan kue strawberry kesukaan Sasa Oma"


"husst, baru Dateng masa langsung minta begitu kamu" *tegur Oma Niken dan dibalas dengan cengiran kuda oleh Sasa.


"tidak papa kok jeng, namanya juga anak-anak"

__ADS_1


"," Oma Niken tersenyum dan menatap wajah cantik Sasa.


"jeng saya mau pesan kue strawberry 4 ya"


"waah, tumben sekali pesan kue sebanyak itu?apa ada pesta dirumah jeng?


"bukan Oma, tapi nanti ada tamu spesial yang datang ke rumah" *jawab Sasa, membuat Rima mengerutkan keningnya.


"tamu spesial? kalau Oma boleh tau siapa itu sayang?


"itu, emm itu" *Sasa yang tadinya sangat semangat menjawab, kali ini justru seperti orang bingung.


"itu jeng, teman kerjanya elang" *ucap Niken membantu Sasa.


"," oo, ya sudah Oma siapin Dudu ya kue nya"


"baik Oma"


Setelah Beberapa jam ditoko, karena Sasa yang ingin bermain terlebih dahulu dengan Oma Rima.


Sasa dan Oma Niken pamit untuk pulang karena waktu sudah menunjukan pukul 6 sore.


Sampai dirumah, elang yang sudah pulang sedari satu jam yang lalu, terlihat sedang duduk dan mengobrol dengan kakek dan papahnya.


"assalamualaikum" *teriak Sasa


"wa'alaikusalam"


"Sasa bisa ngga, jangan teriak-teriak seperti itu, kasian buyut sayang" *tegur elang


"hehe iya ayah, maafin sasa ya uyut"


"iya sayang, ngga masalah kok, ayah kamu aja yang lebay"


"hahaha" mereka semua tertawa kecuali elang.

__ADS_1


Disela tawa mereka tiba-tiba bel pintu berbunyi.


"ting, tong, Ting tong"


__ADS_2