
Kandungan Nana sudah memasuki usia 2 bulan namun kondisi janin masih lemah, elang akhirnya memutuskan untuk mencari pengganti Nana, karena selama satu bulan ini Nana tidak bisa berangkat kerja dan itu membuat pekerjaan elang sangat banyak dan sering membuatnya lembur.
Dimasa kehamilan ini, Nana tidak pernah manja atau merepotkan ibu dan juga suaminya, walaupun untuk makan saja Nana sangat susah, karena setiap kali memasukan nasi kedalam mulut pasti Nana langsung muntah.
FLASBACK ON
Diawal kandungan sebenarnya Nana masih tetap bekerja bersama elang, namun suatu hari saat mereka baru pulang bekerja Nana yang sedang dikamar mandi untuk membersihkan badannya tiba-tiba kaget karena ada bercak darah dice*a"a d*l*m miliknya.
Saat dia keluar dan memberitahukan keadaannya pada ibunya.
"Ibu..ibu.. *Nana berteriak memanggil ibunya.
"iya sayang ada apa"
"ibu tadi pas mandi Nana melihat ada bercak darah di c*l*n* d*l*m Nana Bu" *ucap Nana panik
"ya tuhan, pasti karena kamu kecapean nak"
"mungkin Bu soalnya pekerjaan Nana lagi banyak banget dikantor"
"kamu coba telepon suami kamu nak"
"ngga mau Bu, Nana ngga mau elang khawatir"
"terus gimana? kita langsung ke rumah sakit aja?
"baiknya gimana ya Bu?
"kerumah sakit aja ya"
"emm *Nana berfikir terlebih dahulu, apa tidak masalah kalau dia kerumah sakit tanpa memberitahukan terlebih dahulu sama elang suaminya.
"aww" tiba-tiba perut bagian bawah Nana mulai nyeri.
"kenapa sayang"* Kini Rima benar-benar panik.
"perut bagian bawah Nana sakit Bu"
Rima yang sudah sangat panik segera memesan taksi dan membawa Nana pergi kerumah sakit untuk memeriksa kandungan Nana, sampai mereka berdua sampai dirumah sakitpun Nana masih belum berani bilang kesuaminya, Nana masih tetap keukeuh sebelum dia datang kedokter kandungan dan mengetahui kondisinya yang sebenarnya, dia tidak akan menghubungi elang.
Untung saja saat kejadian itu elang sedang pergi keluar untuk bertemu dengan Leo, sehingga Nana dan ibunya bisa leluasa pergi kerumah sakit tanpa sepengetahuan elang.
Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit Rima dan Nana sampai dirumah sakit ibu dan anak terdekat.
Rima dan ibunya langsung menuju keruang dokter kandungan dan mengantri disana dan tidak lama kemudian.
"Ibu Nadine Saputri"
Nana dan Rima berjalan masuk keruang dokter dan dipersilahkan untuk duduk didepan kursi dokter kandungan tersebut
__ADS_1
"Silahkan Bu, ada keluhan?
"ini dok, tadi sore saya mengalami flek"
"umur kandungannya berapa ya Bu?
"ini dok" *Nana memberikan buku berwarna pink bergambar wanita hamil.
"ohh masih sangat muda ya, bisa kita USG sekarang Bu" *sang dokter mempersilahkan Nana untuk berbaring dikasur yang sudah disediakan dan dokterpun mulai menempelkan alat USG setelah sebelumnya perut Nana sudah diberi cairan gel berwarna bening.
Dokter Gunawan mulai memeriksa Kondisi janin Nana yang Alhamdulillah masih baik hanya saja memang sangat lemah karena ukurannya terlalu kecil jika dibandingkan dengan umur kandungannya saat ini.
"janin baik-baik saja ya Bu, hanya saja kandungan ibu sangat lemah jadi ibu harus bed rest tidak boleh banyak beraktivitas apalagi mengangkat barang yang berat"
"baik dok" *ucap Nana ketika dokter Gunawan selesai menjelaskan.
Nana lega karena bayinya baik-baik saja, mungkin nanti Nana bisa tenang menjelaskan kepada suaminya.
Setelah selesai memeriksa kandungannya, nana dan Rima pulang ke rumah menggunakan taksi.
Sampai dirumah terlihat mobil elang sudah terparkir digarasi rumah Nana, itu tandanya elang sudah pulang dan Nana harus siap-siap menjawab pertanyaan suaminya.
"tenang saja nak, nanti ibu bantu bicara pada elang" *ucap Rima yang melihat wajah putrinya sedikit gugup.
",," Nana hanya mengangguk tidak menjawab.
"wa'alaikusalam, loh ibu sama kamu dari mana sayang?
"Kita dari rumah sakit yang"
*elang mengerutkan dahinya "rumah sakit, siapa yang sakit sayang?
",," Nana terdiam.
"Begini nak jadi tadi saat Nana mau mandi, dia melihat bercak darah di c*l*n* d*l*mnya"
"apa, terus kamu ngga papa kan yang?bayi kita gimana? *ucap elang kaget dan memberikan pertanyaan beruntun pada Nana yang masih terdiam.
Nana tidak menyangka respon suaminya lebih parah dari pada yang dia bayangkan sebelumnya.
"Dengerin ibu dulu Lang" *tukas Rima dan Elangpun terdiam lalu kembali mendengar cerita Rima.
"Jadi tadi ibu bawa Nana kerumah sakit' karena Nana sempat mengeluh sakit dibagian perut bagian bawah, ibu sangat panik tadi, tapi setelah diperiksa dokter, beliau bilang janinnya baik-baik saja, namun ukurannya memang lebih kecil dari ukuran bayi diumur kandungan Nana saat ini, tadi juga sudah diberi obat dan Nana disuruh bedrest total" *sepanjang Rima bercerita sesekali beliau melirik putrinya yang hanya menunduk.
"kenapa kamu ngga ngubungin aku sayang? *ucap elang
"aku cuma ngga mau kamu khawatir by"
"ya walaupun aku khawatir aku masih tetap bisa mengantarkan kamu untuk pergi kerumah sakit kan? tolong jangan diulangi lagi ya"
__ADS_1
"iya By maaf"
"Ya sudah ini juga salah ibu yang sama-sama ngga ngasih tau sama kamu Lang, yang penting saat ini, Nana dan calon bayinya tidak apa-apa"
"terimakasih ya Bu, maaf sudah merepotkan ibu"
"Tidak pernah sama sekali ibu merasa direpotkan oleh kalian, jadi jangan sungkan seperti itu"
Elang tersenyum dan memgang tangan Nana.
"yasudah kalian istirahat saja ya dikamar ibu juga mau istirahat"
"Iya Bu kita jejanar dulu ya"*ucap elang lalu menuntun Nana naik keatas.
Nana dan elan mg masuk kedalam kamar mereka.
"sayang aku mandi dulu ya, udah lengket banget badan aku"
"iya sayang" *jawab nana
30menit kemudia elang yang selesai mandi dan memakai baju berjalan kearah ranjang dan berbaring disebelah Nana.
Elang mengelus perut nana dengan sangat lembut "apa sudah tidak sakit lagi"
"sudah mendingan kok by"
"tadi dokter bilang ap?
"Dokter bilang kondisi kehamilanku lemah dan aku harus istirahat total, ngga boleh melakukan aktivitas yang berlebiha , mengangkat beban berat, dan tidak boleh berhubungan badan sampai usia kandunganku memasuki bulan ke 4.
"haaaa" * elang begitu kaget dengan ucapan Nana dibagian akhir.
"tega kamu dek" *ucap elang pada perut istrinya seolah-olah dia sedang berbicara dengan bayinya.
Nana terkekeh melihat ulah suaminya "yang sabar ya papi" *ucap nana dengan nada seperti anak kecil.
FLASHBACK OFF
Elang mengambil telepon diatas meja kerjanya dan menelpon bagian HRD "Tolong buka lowongan kerja untuk posisi sekertaris dan saya minta
"Baik pak elang, akan saya laksanakan" *ucap seseorang dari seberang telepon.
HRDpun segera membuat pengumuman lowongan kerja sesuai perintah atasan mereka.
"Akhirnya aku punya kesempatan untuk bisa merebut elang dari kamu Nadine Salsabila"
*ucap perempuan yang baru saja melihat info lowongan kerja dengan posisi sebagai sekertaris dan itu berarti menggantikan posisi Nana.
author : PENASARAN NGGA? APA YANG AKAN DIRENCANAKAN PEREMPUAN INI? TUNGGU UP NYA BESOK YA GAES.
__ADS_1