
Elang menarik tangan Nana, menuju ranjang yang bertabur bunga dan menidurkan tubuh Nana disana, lalu mulai mengecup wajah Nana mulai dari dahi, kedua matanya,hidung dan saat akan menc*um bibir milik Nana, Nana menghindar dan berlari ke kamar mandi.
Nana langsung masuk kedalam, menutup pintu kamar mandi, dan berteriak " Mandi dulu sayang, badan aku udah lengket banget, lagian kamu juga bau asem" wkwkwkwk
Sedangkan elang yang mendengar teriakan istrinya hanya tersenyum, benar yang dikatakan oleh istrinya, dan lagian ini juga masih sangat sore, dia harus menahan sebentar lagi.
"Lebih baik bersih-bersih dulu dan istirahat untuk mengumpulkan tenaga, agar nanti malam bisa gas pol" pikir elang dengan senyum-senyum sendiri.
Sambil menunggu Nana yang sedang mandi, elang berbaring di ranjang lalu mengambil ponsel miliknya, dan melihat banyak sekali pesan yang berisikan ucapan selamat dari teman-teman dan saudaranya yang kebetulan tidak bisa hadir di acara pernikahan elang dan Nana tadi dengan berbagai alasan.
Elang tidak membalas pesan mereka satu persatu, karena selain cukup banyak, elang juga malas menulis pesan balasan untuk mereka, elang akhirnya membuat status distorynya yang bertuliskan ucapan terimakasih.
Selesai melihat membuat story', elang meletakkan ponselnya, lalu berbaring mengistirahatkan tubuhnya yang cukup lelah setelah seharian menjalani acara pernikahan.
setelah cukup lama menunggu, Nana akhirnya keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang dia lilitkan ditubuhnya memperlihatkan paha mulus miliknya dengan rambut yang basah dan dibiarkan terurai membuatnya terlihat sangat seksi dan menggoda.
Elang yang melihat Nana keluar dengan keadaan tersebut, menelan Slavinanya kasar, sungguh beruntung sekali dirinya mendapatkan Nana, wanita yang cantik luar dan dalam.
Elang berdiri dan mendekat kearah Nana lalu memeluk tubuh Nana dari belakang, mencium tengkuk Nana dan menghirup aroma tubuh Nana "wangi sekali istri aku, pengin banget deh aku makan Sekarang" *elang berkata dengan tersenyum.
Nana berbalik menatap wajah suaminya yang tersenyum penuh arti, membuat nana memutar bola matanya, karena dia sangat tau apa yang diinginkan suaminya, "Mandi dulu sayang"
__ADS_1
"Yaudah aku mandi dulu ya, siapkan tenaga kamu sayang, malam ini kamu akan habis, hahaha" *elang tertawa keras lalu masuk kedalam kamar mandi, sedangkan Nana yang mendengarkan ucapan elang bergidik ngeri, lalu segera memakai baju tidur yang sudah dia siapkan.
Nana menuju ke ranjang menunggu suaminya yang sedang mandi, jam sudah menunjukan pukul 17:45 dan sebentar lagi memasuki waktu sholat Maghrib.
Setengah jam kemudian, Elang yang sudah selesai mandi keluar dari kamar mandi dan melihat istrinya sedang berbaring diranjang.
Nana melihat kearah suaminya "sayang aku wudlu dulu ya soalnya udah adzan Maghrib dari tadi aku mau sholat dulu, habis itu kita makan malam ya lapar sekali perut aku"
"Iya sayang, makannya diantar aja ya kekamar biar aku pesankan" *ucap elang dan diangguki oleh Nana.
Nana masuk kedalam kamar mandi untuk wudlu dan selanjutnya melaksanakan sholat.
Setelah selesai sholat, Nana dan Elangpun menyantap makanan yang sudah dipesan sebelumnya oleh elang.
Baru saja berbaring, elang langsung melahap bi*i* ranum milik Nana, wanita yang saat ini sudah sah menjadi istrinya.
Wanita cantik yang sudah elang cintai sejak 7 tahun yang lalu, walaupun sempat berpisah dalam waktu yang cukup lama, akhirnya dipertemukan kembali dan finally mereka berdua berstatus sebagai suami istri.
Mendapat serangan dari suaminya, nana hanya pasrah dan menikmatinya, tidak bisa dipungkiri Nana juga terhanyut dalam na*su yang selama ini sudah dia tahan sama seperti elang.
Disela kegiatannya Nana berbisik ditelinga suaminya dengan begitu sensual "lakukan sayang, aku milikmu"
__ADS_1
Mendengar bisikan istrinya elang semakin menekan lu*atannya menelusuri seluruh rongga mulut Nana tanpa sisa, "malam ini aku akan benar-benar menghabisimu sayang" *ucap elang dalam hati.
Nana begitu menikmati perlakuan elang padanya, Des"Han demi d*sa*an tidak bisa dia tahan, apalagi saat bi*Ir elang sudah berada di bulatan ke*bar miliknya, membuatnya mengerang keni*mat*n.
"Mmh"
Sedangkan elang sudah tidak bisa menahan lagi untuk segera menikmati surga dunia milik Nana "sayang aku mas*kin ya"
Nana mengangguk "pelan-pelan ya sayang"
Setelah beberapa kali mencoba akhirnya mereka bisa menyatu, bahkan elang melakukannya sampai beberapa kali, kalau saja Nana masih sanggup mungkin elang akan melakukannya sampai pagi.
Jam sudah menunjukan pukul 3 pagi, elang tersenyum melihat Nana sudah tidak berdaya, dengan tubuh po*os nya.
Elang mengecup kening Nana, lalu menyelimuti tubuh Nana, sebelum akhirnya Mereka berdua tertidur dengan elang yang memeluk Nana.
Nana hanya tersenyum tipis karena dia benar-benar sudah sangat lelah, dirinya tidak menyangka elang benar-benar menghabisinya tanpa ampun.
AUTHOR : AKHIRNYA BELAH DUREN JUGA NIH, MAAF YA KALAU KURANG HOT, TAKUTNYA NANTI PADA PENGIN.HEHE
Terimakasih ya buat yang udah baca dan like novel aku, semoga kalia selalu diberi kesehatan dan semoga selalu suka cerita aku.
__ADS_1
Jangan lupa baca juga novel ke 2 author ya, yang judulnya PILIHAN PEWARIS TUNGGAL dijamin ceritanya ngga kalah bagus.