
Hari Senin tepat pukul sembilan pagi, diperusahaan Abimanyu Properti sudah berdatangan para pelamar kerja yang sebelumnya sudah dihubungi oleh pihak HRD untuk melakukan sesi wawancara yang akan dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB nanti.
Sejak satu Minggu yang lalu setelah lamaran dibuka, banyak sekali berkas lamaran yang masuk ke perusahaan tersebut, hampir 100 berkas lamaran yang sudah pihak HRD terima padahal yang dibutuhkan hanya satu.
Hal ini yang membuat mereka harus benar-benar teliti dan selektif dalam mengambil keputusan, siapa saja yang nantinya akan mereka hubungi untuk melakukan sesi wawancara.
Dan pada hari Senin ini, terpilihlah 10 orang yang terdiri dari 3 laki-laki dan 7 perempuan, mereka ini adalah orang yang masuk dalam kriteria yang bos besar mereka minta, yaitu pintar, rapi, cekatan dan yang paling penting adalah jika nantinya yang terpilih sebagai sekertaris baru adalah seorang perempuan jangan sampai sekertaris barunya itu berani menggodanya.
Para terpilih ini yang nantinya akan bertemu langsung dengan sang CEO, karena sejak elang menjabat menjadi CEO diperusahaan tersebut menggantikan kakeknya yang sudah tidak muda lagi, elang selalu menyeleksi sendiri untuk setiap karyawan yang nantinya akan memegang jabatan cukup penting diperusahaannya.
Para karyawan yang bertugas menyiapkan ruang wawancara dan segala berkas untuk menunjang jalannya proses wawancara nanti sudah bersiap-siap sedari pukul 8 pagi tadi.
Berbeda dengan bos mereka yang masih berada dirumah karena harus mengurus istrinya yang kebetulan hari ini sedang sensitif dan tidak mau ditinggal.
Mood Nana sedang tidak stabil karena dan mudah sekali marah, elang dibuat seba salah dengan tingkah Nana, baru kali ini dia melihat Nana menjadi begitu manja dan suka marah-marah tidak jelas setelah 2 bulan lebih kehamilannya.
Bahkan saat elang yang sudah rapi dengan jas dan celana bahan berwarna hitam dengan dasi berwarna biru muda itu akan berpamitan untuk segera berangkat kerja, Nana tiba-tiba menangis karena tidak mau ditinggal oleh elang, padahal sebelumnya elang sudah ijin dan Nana menyetujui.
"kamu jahat by, hiks hiks
"jahat kenapa sayang, kan tadi aku udah ini ke kamu aku mau berangkat kerja"
"tapi kan tadi aku belum ngiyain"
"tapi tadi kan kamu ngangguk sayang"
"tapi kan kalau aku ngangguk bukan berarti aku ngiyain by"
"loh terus apa?
"bisa jadi itu ngga" *ucap Nana sambil sesenggukan.
"Kalo ngga itu kamu gelengin kepala kamu sayang, bukan ngangguk" sabar Lang sabar *ucap elang dalam hati
"ya pokoknya kamu jahat ngga mau jagain aku, ini kan juga keinginan anak kamu by, bukan keinginan aku, hiks,hiks"
__ADS_1
"tapi hari ini aku ada perekrutan sekertaris baru sayang, aku harus pilih sendiri ngga sembarangan"
".." Nana hanya menangis tanpa menjawab ucapan elang, dia juga tidak tau hari ini perasaannya bisa sekacau ini, tidak biasanya dia meminta elang untuk tidak berangkat kerja, padahal biasanya ditinggal meeting keluar kota selama 2-3 haripun Nana tidak masalah.
Rima yang mendengar perdebatan anak dan juga menantunya mengeruk pintu kamar Nana.
tok tok.tok.
"nak ini ibu, bisa buka pintunya"
"iya Bu"*ucap elang
Setelah pintu terbuka Rima melihat wajah sembap anaknya "kamu kenapa sayang?
Rima mendekat kearah putrinya dan langsung dipeluk oleh Nana.
"ibu elang jahat, masa Nana minta ditemenin dirumah dianya ngga mau, dia lebih milih pekerjaannya dari pada Nana dan bayinya Bu, hiks,,hiks"
Elang yang tidak enak pada rimapun mencoba menjelaskan agar Rima tidak salah paham "Elang hari ini ada perekrutan sekertaris baru Bu, dan selama ini elang selalu memilih langsung sekertaris elang, agar sesuai dengan kriteria yang elang inginkan"
Baru kali ini elang mendengar Nana begitu posesif dengannya, padahal biasanya dia tidak pernah mempermasalahkan rekan kerja atau partner bisnis elang, baik itu laki-laki ataupun perempuan, tapi kali ini dia mendengar sendiri kalau istrinya cemburu.
"sayang jangan bicara seperti itu sama suami kamu" *Rima menengahi perdebatan anak dan menantunya.
"Ngga papa kok Bu, mungkin itu bawaan bayi" *ucap elang sambil terus tersenyum menatap Nana sedangkan Nana membuang mukanya setelah tau sedang ditatap suaminya
"sayang kamu harus percaya kalau dihati aku hanya ada kamu, ngga ada yang lain dan ngga akan pernah ada"* jelas elang pada Nana.
"bohong" *ucap Nana tanpa menoleh kearah elang.
Elang yang gemas justru terkekeh dan diikuti oleh Rima yang juga merasa lucu melihat Tingkah anaknya yang sangat berbeda dengan biasanya.
"kalau bohong elang ibu jewer nak"*ucap Rima pada Nana yang masih membuang mukanya.
Mendengar ucapan ibunya mata Nana berbinar dan menoleh kearah ibunya " benar kan Bu, ibu bakal jewer dia kalau dia nakal"
__ADS_1
"iya sayang"
Elang yang melihat wajah istrinya Malah tertawa terpingkal pingkal "bisa-bisanya mata istrinya berbinar setelah mendengar ucapan ibunya yang mau menjewernya"
"Tuh kan Bu, masa dia ketawa"
"ya sudah yuk kita sarapan aja dibawah, ibu sudah buatkan nasi goreng spesial buat kalian"
"iya ayok sayang jangan ngambek terus sama aku, nanti tambah cinta loh" *ucap elang menggoda istrinya.
"Bodo" *Nana tidak memperdulikan suaminya, dia justru menggandeng tangan ibunya dan berjalan menuju ruang makan.
Elangpun mengikuti istri dan juga ibu mertuanya dibelakang.
Sesampainya di meja makan, tanpa kata-kata Nana menyodorkan makanannya pada elang "makasih sayang udah ngambilin makan buat suami kamu, walaupun kamu lagi marah" *ucap elang
"Bayi kamu minta disuapin papinya" *ucap Nana
Ya Tuhan ternyata minta disuapin ucap elang dalam hati, namun elang senang karena jika dia yang menyuapi istrinya makan, istrinya tidak muntah, berbeda jika Nana makan sendiri boro-boro makanannya habis, masuk 3 suap saja Alhamdulillah.
Setelah selesai menyiapi istrinya dan menghabiskan sarapannya, elang berpamitan dengan Nana dan juga mertuanya.
Setelah disuapi oleh elang, mood Nana membaik, dia sudah tidak marah lagi dan tidak melarang elang untuk berangkat kerja.
setelah menempuh perjalanan selama 25 menit, elang sampai diperusahaannya, dan berjalan menuju ruang interview langsung tanpa masuk keruangannya terlebih dahulu, karena dia cukup terlambat datang hari ini.
Para calon karyawan dipanggil satu persatu kedalam ruangan, setelah elang sampai disana.
Saat pihak HRD memanggil nama peserta yang begitu familiar namanya ditelinga elang, elang langsung mendongakkan kepalanya
"kamu"
Author : Wah siap ya kira-kira, penasaran ngga?tunggu up nya besok ya, terimakasih untuk kalian yang sudah baca dan like cerita author.
l
__ADS_1