
Elang yang mendengar ucapan haikalpun tidak mau kalah " elang juga besok main kerumah ya Bu, elang juga pengin nyicipin kue bikinan ibu "*
"," Rima tersenyum "iya nak elang , ibu akan senang sekali jika kalian berdua main kerumah ibu, rumah ibu jadi rame karena banyak tamu, hehe *Rima terkekeh
Elang, Haikal dan Nanapun ikut terkekeh.
Setelah Pulang dari Restoran , elang yang baru saja membersihkan tubuhnya, setelah sebelumnya mengantarkan Nana pulang, langsung berbaring diranjang berukuran king size miliknya "tubuhku lelah sekali" *ucap elang sambil meregangkan otot-otot tubuhnya.
Elang mengambil ponselnya diatas laci sebelah ranjangnya, dan mengirim pesan pada Nana, namun tidak dibalas oleh Nana," mungkin dia sudah tidur" *gumam elang dan meletakan ponselnya kembali.
Jam saat ini sudah menunjukan pukul 01.00, namun elang masih enggan untuk memejamkan matanya, dia terus saja memikirkan Haikal yang akan berkunjung kerumah Nana besok.
"shitt... lagian ngapain si, si curut mau Dateng kerumah Nana segala. *ucap elang dengan nada emosi.
Elang tidak peduli jika orang-orang mengatai dirinya lebay lah bucin lah, karena kenyataannya memang dia benar-benar tidak rela jika tunangannya Nana dan Rima ibunya sangat akrab dengan Haikal, sicurut buruk rupa itu (YA TUHAN ELANG BISA BISA NYA COWOK GANTENG KAYA HAIKAL DIKATAIN CURUT BURUK RUPA, GIMANA AUTHOR YA? WKWKWKW )
Bukan tanpa alasan elang bersikap seperti itu, walaupun elang sangat percaya dengan kesetiaan kekasihnya, namun tetap saja mereka berdua berteman sangat dekat, elang juga tau jika Haikal menyukai Nana dari dulu, dan haikal juga harusnya tau kalau Nana sudah jadi milik elang dan pergi menjauh dari kehidupan nana, namun Haikal seperti enggan pergi dari kehidupan nana, entahlah, melarang pun tak mungkin, elang tidak mau terlalu posesif dan membatasi pertemanan kekasihnya, yang membuat Nana menjadi tidak nyaman.
AUTHOR ;: ADUH MUTER-MUTER BANGET SI BABANG ELANG INI, BILANG AJA CEMBURU.. DASAR BUCIN ..
__ADS_1
Elang trus saja hanyut dalam pikirannya, hingga tanpa dia sadari waktu sudah menunjukan pukul 03.00 dini hari , dijam itulah matanya baru bisa terpejam dan membawanya ke alam mimpi.
Ditempat lain
Pagi harinya diranjang berukuran king size kamar Hotel Astor, Haikal baru saja membuka matanya, malam ini dia tidur sangat nyenyak, tangan kanan Haikal bergerak mencari ponsel miliknya untuk melihat jam berapa saat ini, karena kebetulan dikamarnya tidak ada jam dinding.
"sudah jam 8 ternyata" *ucap Haikal, masih dengan posisi berbaring karena harus mengumpulkan kesadarannya terlebih dahulu dan beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Haikal sudah berjanji pada ibu Nana kalau dia akan berkunjung kerumah beliau sekitar jam 9 nanti, karena jam 3 sore dia harus bertemu dengan kliennya yang ada dikota P, untuk membahas pekerjaan.
20 menit berlalu, Haikal sudah siap dengan mengenakan atasan jas berwarna abu tua dengan dalaman berhodie berwarna abu muda dengan corak bergaris dan celana bahan berwarna senada, pagi ini Haikal terlihat sangat keren dan manis.
Haikal turun menuju pintu keluar hotel dan menaiki taksi yang sudah dia pesan sebelumnya, dan supirpun melajukan mobilnya menuju alamat rumah Nana.
"ibu ini telur sama ovaletnya Nana masukin ya?
* tanya Nana yang akan memasukan bahan kue ke wadah untuk dimixer.
"iya nak, habis telur sama ovalet nanti tinggal kamu masukin gula pasirnya, terakhir tinggal masukin terigu ya"* jawab ibu Nana yang juga sedang sibuk menyiapkan bumbu-bumbu untuk memasak nanti.
__ADS_1
Selain membuat kue ibu Nana juga akan menyiapkan makan siang dan juga membuat cemilan untuk tamu-tamu mereka.
Saat Haikal sudah berada didalam taxi dan on the way kerumah Nana, dan Nana yang punya rumah juga sedang sibuk berkutat didapur bersama ibunya, untuk menyiapkan jamuan untuk tamu mereka , elang justru masih sangat nyaman dialam mimpinya.
bagaimana dia bisa bangun pagi, kalau tidurnya saja baru jam 3 dini hari tadi, elang sama sekali tidak bisa tidur karena terus memikirkan Haikal yang akan berkunjung kerumah Nana besok, sedangkan Haikal yang semalaman dipikirkan oleh elang justru tidur sangat nyenyak, hal itu karena haikal sudah tidak sabar untuk berkunjung kerumah Nana.
jam menunjukan pukul 9 pagi , dan masih tidak ada tanda-tanda elang bangun, hingga suara kucing yang sedang meraung-raung didepan jendela apartemen nya membuat elang bangun karena kaget.
kebetulan unit apartemen elang berada di lantai 3 jadi sering ada kucing yang melompat kejendela kamar apartemen dari pohon mangga disebelahnya.
"dasar kucing tidak punya sopan santun, ganggu orang tidur aja"*elang menggerutu karena gangguan kucing tersebut.
Elang mengambil ponselnya yang berada diatas meja dan DAMMMM..."Sialll ternyata aku telat , pasti si curut udah nyampe dirumah Nana "* elang berlari ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Setelah Selesai mandi elang langsung memakai baju yang cukup santai yaitu kaos oblong berwarna putih dipadukan dengan jaket jeans dan celananya dia menggunakan celana jeans dengan warna senada dengan jaketnya.
selesai bersiap elang langsung turun ke parkiran apartemen untuk mengambil mobilnya dan melajukan mobilnya menuju rumah Nana kekasihnya.
Haikal yang sudah sampai beberapa detik lalu langsung turun dari taxi dan berjalan kearah rumah Nana.
__ADS_1
Sampai didepan pintu.
tok tok tok.. assalamualaikum"