BOSKU MANTANKU

BOSKU MANTANKU
AMORA MENERIMA LEO


__ADS_3

"Aku memang ngga pantas buat kamu le"


Tiba-tiba Amora sudah berada dibelakang mereka, Leo menengok kearah belakang dan melihat Amora masih sangat lemah, bahkan untuk berjalan saja dia memegang tembok disebelahnya.


Leo menghampiri Amora dan menuntunnya untuk duduk dikursi sebelahnya "kamu ngapain turun si mor, kan bisa panggil aku"


"aku udah ngga papa kok le, makasih udah bantuin aku, emm, Nana , elang makasih ya udah mau jenguk aku disini" *Awalnya Amora sempat kaget saat mengetahui Nana dan elang berada diapartemennya, namun dia mencoba terlihat biasa saja.


"iya sama-sama nona, ngomong-ngomong apakah keadaan nona sudah lebih baik, nona terlihat masih sangat pucat" **nana berbicara pada Amora, dengan terus memperhatikan wajahnya yang terlihat pucat.


"ngga papa na, dan tolong panggil aku Amora saja, tidak perlu memanggilku dengan sebutan nona" **Amora tersenyum dan sesekali melirik elang yang hanya terdiam, dia tau elang masih sangat marah padanya.


"Elang, maafin aku ya, mungkin tadi kamu udah dengar semua dari mulut Leo, aku minta maaf yang sebesar besarnya sama kamu dan juga Nana, aku janji aku akan memperbaiki sikap aku ke kamu dan Nana, tolong maafin aku" **Amora menangis tersedu-sedu menyesali perbuatannya.


Nana yang melihat Amora menangis tidak tega melihatnya, Nana beranjak dari duduknya untuk duduk disebelah Amora lalu memeluknya.


Elang yang melihat perlakuan Nana pada Amora menggelengkan kepalanya, dia tidak habis pikir dengan hati kekasihnya itu yang begitu baik pada semua orang, bahkan saat dia sendiri tau bahwa orang itu ingin menyakiti hatinya, dia masih bisa dengan gampangnya memaafkan.


" Beruntung banget kamu bisa dapetin wanita kaya Nana ya bro, udah cantik baik banget lagi" **Leo menepuk pundak sahabatnya yang sedari tadi memperhatikan Nana yang sedang memeluk Amora.


"itu kenapa gue ngga bisa lupain dia, walaupun dulu kita udah putus selama 4 tahun bro, selain wajahnya yang cantik hatinya juga cantik, itu point penting nya"


Nana melonggarkan pelukannya dan menatap wajah cantik Amora "kamu pantas buat bahagia mor, walaupun bukan dengan elang, tapi coba kamu buka hati kamu untuk orang, yang benar-benar mencintai kamu dengan tulus" **Nana berbicara dengan dagunya menunjuk kearah Leo yang sedang duduk disebelah elang.


Leo terlihat salah tingkah dengan ucapan Nana, sedangkan Amora hanya diam menatap wajah Leo yang sudah memerah menahan malu "aku ngga pantas buat dia na"


"siapa bilang, kamu ngga berhak buat ngomong kaya gitu, disini aku yang memilih kamu, kalau kamu ngga pantas buat aku, ngapain aku pilih kamu" **Leo akhirnya membuka suaranya karena sedari tadi Amora terus berbicara kalau dia tidak pantas untuknya.


"Tapi le" **belum sempat Amora menyelesaikan ucapannya Leo berdiri dan menarik tangan Amora lalu memeluknya.

__ADS_1


"dengarkan aku sekali ini aja mor, aku ngga peduli dengan masa lalu kamu, aku terima kamu apa adanya saat ini mor, plis jangan pernah berkata kamu ngga pantas untuk aku lagi" **perkataan Leo kembali membuat Amora menangis dia bingung harus menjawab apa, namun Amora menyadari Leo lah yang selalu ada disisinya sejak pertama mereka berteman.


"Bantu aku memperbaiki diriku le, tolong tetaplah disisiku" **Leo yang mendengarkan perkataan Amora melepaskan pelukannya dan menatap wajah amora, dia begitu bahagia Akhirnya Amora bisa menerima dirinya.


Leo kembali memeluk erat Amora dan mencium kening Amora dengan penuh cinta.


"Udah dramanya, aku mau pulang, males liat kalian pelukan" **tiba-tiba elang bersuara dan langsung dipukul lengannya oleh Nana.


"hisshh,, mengganggu saja" **Nana mencebikan bibirnya.


Elang yang melihat itu malah tertawa dan merangkul pundak kekasihnya.


"sorry ya gue kebawa suasana" **Leo tersenyum kikuk sedangkan Amora menunduk malu.


"wkwkwkwk, ngga papa lanjutin aja" **Nana terkekeh melihat wajah Leo dan Amora.


Dilain tempat


Edo sedang berada diskotik ditengah kota bersama teman-teman nya, Edo tidak tau apa yang harus dia lakukan.


Berita yang sedang viral saat ini membuatnya mendapatkan masalah, pekerjaannya sebagai publik figur terancam hancur karena skandal tersebut.


"br*ngsek, siapa si orang yang udah nyebar video itu, aaaaargghh" **Edo terus berteriak dengan keadaan mabuk.


Teman-teman Edo mencoba menasihatinya, agar dia berhenti untuk minum dan mencoba mengambil botol alkohol dari tangan Edo, namun tangan mereka ditangkis begitu saja.


"Amora, kenapa si kamu ngga mau aku tanggung jawab sama kamu, apa kamu begitu cintanya sama si b*engs*k elang, hingga kamu benar-benar ngga bisa buka hati buat aku" **Edo terus berteriak dan menyalakan elang.


Kali ini kesadaran Edo sudah mulai menghilang dan teriakan itu sekarang berubah menjadi gumaman.

__ADS_1


"Aku cinta sama kamu mor, kenapa kamu ngga pernah mau buka hati buat aku, apa kurangnya aku mor" **setelah menyelesaikan ucapannya Edo tidak sadarkan diri.


Akhirnya Edo dibawa pulang ke apartemen oleh teman-temannya.


Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, elang dan Nana pamit untuk pulang begitupun dengan Leo, sebetulnya Leo tidak tega meninggalkan Amora sendiri namun dia juga tidak enak jika harus menginap lagi disana.


Saat Amora baru saja berbaring diranjangnya, ponselnya berbunyi terlihat notifikasi pesan dari Leo


*Leo*


"Sayang kamu istirahat ya, jangan lupa minum obatnya dulu, good night"


*My love*


" iya, iya, kamu hati-hati ya pulangnya, kalo udah sampai kabarin"


*Leo*


"oke siap nyonya Leo"


Amora yang melihat pesan terakhir Leo tersenyum "dasar aneh".


Disebuah kamar yang cukup luas, seorang wanita sedang tertawa puas melihat berita viral video skandal Amora dan edo.


"hahaha, rasain kamu Amora"


AUTHOR: SEBENARNYA SIAPA SI PEREMPUAN INI ? PENASARAN NGGA? TUNGGU UP NYA YA.


Terimakasih buat yang udah like.

__ADS_1


__ADS_2