
Pelayan yang sebelumnya diperintah oleh Amora, untuk memberikan minuman yang sudah diberi obat untuk elang itu, mendekat ke arah elang cs.
"Permisi, silahkan minumannya tuan" ***ucap sipelayan dan menyerahkan minuman tersebut kepada mereka berempat.
Si Pelayan memberikan gelas berisikan minuman tersebut, sesuai letak yang sudah dia atur agar mudah untuk menandainya.
Satu persatu minuman sudah diberikan dan pelayanpun pamit, lalu elang cs langsung meminumnya dan kembali bercerita.
Kecuali Edo yang langsung pergi setelah menerima minuman dari si pelayan tadi, tanpa pamit apalagi tersenyum.
Beberapa menit setelah Edo pergi, Amora datang dan disusul oleh sepupunya yang entah dari mana.
"Loh beb kamu dari mana?" ***tanya amora pada sepupunya.
"nyari angin diluar tadi" *** jawab perempuan tersebut.
"Gaes, aku pamit kekamar ya, udah malem nih, besok kita sambung lagi, bye" ***ucap Amora lalu menggandeng tangan sepupunya dan pergi.
Saat mereka berdua sudah mulai menjauh dari elang cs, Amora menyuruh sepupunya untuk pergi kekamar mereka terlebih dahulu, dengan alasan masih ada keperluan dengan temannya.
Sepupunya hanya mengangguk, dia masih berdiri ditempat, melihat Amora yang berjalan kearah lain.
"kamu pikir, aku ngga tau, akal busuk kamu" *** ucap sepupu Amora dengan senyum smirknya.
Sepupu Amora ini adalah anak dari om Aziz, adik laki-laki dari papahnya Amora,
dari semenjak mereka kecil, mereka begitu dekat karena rumah mereka yang bersebelahan, namun semakin beranjak dewasa keakraban itu berubah menjadi palsu untuk sepupu Amora.
__ADS_1
Hal itu karena, dari kecil semua yang diinginkan Amora selalu dikabulkan oleh kedua orang amora, dan di keluarga besar mereka, selalu Amora yang mereka bangga-banggakan, kedua kakek dan nenek mereka bahkan kedua orangtuanya juga sering memuji Amora, hanya karena wajah Amora yang lebih cantik darinya, dan profesi Amora sebagai seorang model terkenal.
Membuat Amora tumbuh menjadi perempuan yang manja, arogan, dan seenaknya sendiri, dan yang lebih dia benci adalah suka menyuruh dia, seperti seorang babu.
Semakin bertambah umur, justru sikap Amora semakin manja dan seperti anak kecil, membuat sepupunya ini semakin muak dengan tingkah Amora.
Amora pergi kekamar yang sudah dia booking, untuk melancarkan aksinya nanti malam.
Sedangkan ditempat lain, Edo sedang tidak fokus bercerita dengan teman-teman nya, dia begitu gelisah dan merasa badannya sangat panas.
"Kenapa badanku jadi panas seprti ini, apa yang terjadi denganku" ***ucap Edo dalam hati
"Gaes aku pamit kekamar dulu ya, aku ngantuk banget" ***ucap Edo pamit pada teman-teman nya.
"oke bro, siap" ***ucap teman-teman Edo.
"akhirnya aku bisa ngebales sikap kamu selama ini ke aku mor" ***ucap perempuan tersebut.
Edo berjalan sempoyongan menuju kamarnya, kesadarannya sudah mulai berkurang karena efek dari obat perangsang yang diberikan oleh Amora.
Sepupu Amora mendekat kearah Edo dan menarik Edo untuk masuk kekamar yang sudah ada Amora didalamnya, dengan keadaan yang sama dengan Edo.
*** FLASHBACK ON ***
Sepupu Amora mengambil segelas air minum, dan mencampurkannya dengan obat perangsang, yang dia ambil dari tas amora yang dititipkan padanya tadi, lalu minuman tersebut dia bawa kearah Amora yang sudah kembali dari toilet.
" Loh beb kamu dari mana?" ***tanya amora pada sepupunya.
__ADS_1
"nyari angin diluar tadi" *** jawab perempuan tersebut.
"Ini minuman buat kamu mor" ***ucap sepupunya dan menyerahkan segelas orange jus untuk Amora.
"thanks beb" ***Amora menerima gelas tersebut dan meminumnya.
"rasain kamu" *** ucap sepupu Amora dalam hati dengan terus memandang Amora yang sedang meminum minuman yang diberikannya tadi.
***FLASBACK OFF***
Sesampainya didalam kamar yang sudah Amora booking, perempuan tersebut melihat Amora yang sudah sangat memprihatinkan, dengan tubuh yang setengah telanjang, berbaring diranjang king size berukuran 200x200 dan bersprei berwarna putih dengan terus meracau ingin di sentuh dan melampaskan hasratnya.
Perempuan tersebut membawa Edo keranjang yang sudah ada Amora disana dan langsung pergi keluar, namun sebelum itu dia memasang kamera untuk merekam kejadian setelah ini.
"elang kamu udah disini honey" ***ucap Amora yang sudah setengah sadar dan melihat wajah Edo adalah wajah elang.
Edo hanya diam, dia sudah sangat tidak bertenaga dan sudah sangat ingin melampiaskan keinginan yang dia tahan dari tadi.
Amora segera menanggalkan pakaiannya tanpa sisa, dan membelai wajah Edo dengan sangat sensual dan turun keleher lalu kedada dan membuka satu persatu kancing baju milik Edo.
"Malam ini kamu milik aku honey" ***ucap Amora dengan terus membuka kancing baju Edo dan turun untuk membuka kancing celana Edo lalu melepaskan semuanya.
Edo hanya menikmati setiap sentuhan Amora tanpa berniat untuk menjawab ucapan Amora.
HAI GAES, TAHAN DULU YA? hehe..
JANGAN LUPA LIKE YANG BANYAK BIAR AUTHOR SEMANGAT BUAT UPLOAD BESOK.
__ADS_1