BOSKU MANTANKU

BOSKU MANTANKU
HUKUMAN UNTUK NANA


__ADS_3

Selesai menghabiskan makan siang, mereka lanjut dengan mengobrol terutama keluarga elang yang sangat penasaran dengan sosok Haikal yang terlihat begitu dekat dengan Rima besan mereka.


"Dari kemarin saya penasaran banget sama laki-laki ganteng yang sama ibu besan ini, dia siapa si Bu? *tanya Niken mamahnya elang pada besannya Rima atau ibunya Nana.


Rima melirik kearah Haikal yang sedang tersenyum melihat Niken "Ini teman Nana saat kuliah dikota R mba Niken, dulu disana Nana tidak punya teman apalagi pacar karena dia begitu fokus dengan kuliahnya dan fokus membantu saya, jadi kalau diajak main keluar sama teman kuliahnya Nana ngga pernah mau"


*Rima tersenyum melihat putrinya lalu melanjutkan kembali ceritanya* "Hingga pada suatu hari anak nakal ini datang dan selalu ada disamping Nana, walaupun Nana cuek tapi dia tetep berusaha agar Nana mau jadi temannya, dan dia juga suka main kerumah bantu ibu membuat kue, karena dia tau Nana ngga mungkin mau kalau diajak main keluar, jadi dia yang ngalah main kerumah Nana, wkwkwk Rima terkekeh saat mengenang masa-masa Nana dan Haikal dulu.


"Bukan bantu bikin kue Bu tapi ngabisin kue"* timpal Nana.


"Enak aja " *ucap Haikal tidak terima.


Semua keluarga elang tertawa begitu juga dengan Rima, Haikal dan Nana, kecuali elang yang justru mukanya berubah menjadi kecut mendengar candaan Nana dan haikal "jadi selama kita berdua putus dia yang nggantiin posisi aku disisi nanaku" *ucap elang dalam hati.


Memang benar kata Haikal , elang sudah mengidap penyakit bucin akut, bahkan candaan saja dia anggap serius bahkan sangat serius.


"awalnya saya kira nak Haikal itu saudara Nana loh Bu, soalnya kelihatan dekat sekali dengan ibu" *Niken berbicara dengan sesekali melirik anaknya yang sedari tadi diam dengan muka yang susah diartikan "ini anak pasti cemburu, ya Tuhan elang masa iya cemburu sama teman dekat Nana, justru seharusnya teman dekat Nana ya teman kamu juga nak" *ucap Niken dalam hati.


Nana yang melihat ibu mertuanya melirik suaminyapun menengok kearah suaminya, dan benar saja suaminya sedang diam dengan wajah yang sangat kecut, namun Nana hanya tersenyum dia tidak mau menegur elang takutnya nanti serba salah.


"Kalau dulu malah saya kira nak Haikal itu pacar Nana, soalnya ibu kaget soalnya kan Nana waktu itu tidak punya teman, jangankan teman laki-laki,teman perempuan saja tidak punya, ehh tiba-tiba Nana datang kerumah sama nak Haikal, tapi setelah saya introgasi ternyata mereka hanya berteman saja tidak lebih"*ucap Rima tanpa sadar jika dari tadi ada sepasang mata yang sedang menahan emosi.

__ADS_1


"Soalnya Nana ngga mau sama Haikal Bu" *Haikal tiba-tiba menimpali perkataan Rima.


Semua orang yang berada dimeja tersebut tertawa, kecuali Nana dan elang.


"Mam*us bisa habis nih sama suamiku, lagian ibu sama Haikal kenapa si cerita-cerita kaya gitu" *ucap Nana dalam hati sambil melirik kearah suaminya yang juga sedang menatapnya tajam "Awas saja nanti malam kamu bakal aku hukum sayang" *gumam elang yang masih bisa didengar oleh Nana membuatnya bergidik ngeri membayangkan keganasan suaminya.


Haikal menatap wajah Rima "Ibu nanti siang jam 2 Haikal pamit pulang ya, soalnya jam penerbangan yang tersisa hanya jam 2 dan Haikal tidak bisa lama-lama juga disini soalnya Haikal harus menggantikan ayah elang diperusahaan beliau.


Rima balik menatap Haikal dengan wajah sedihnya "ibu sendirian dong kal, apalagi nanti Nana dibawa elang"


Nana kaget dengan perkataan ibunya "Husst,,ibu ngga boleh ngomong gitu Bu, Haikal kan punya keluarga sendiri disana, lagian Nana masih tinggal dirumah kita sampai elang mendapatkan rumah baru, iya kan sayang?


Elang mengangguk dan turut meyakinkan mertuanya "iya Bu saya sama Nana sementara akan tinggal dirumah ibu sekalian nemenin ibu agar tidak kesepian"


"Bener ya" *jawab Rima dengan wajah yang ceria.


perubahan wajah Rima Membuat semua orang yang berada disitu tersenyum sambil geleng-gelang kepala.


Setelah selesai makan dan mengobrol, mereka semua kembali kekamar masing-masing, elang yang sudah tidak bisa menahan untuk menghukum Nana menarik pelan tangan Nana dan menuntunnya menuju kekamar yang ditempatinya.


Kakek elang yang melihat tingkah cucunya tertawa dan meledek cucunya "sabar Lang, mentang-mentang pengantin baru maunya buru-buru ke kamar, bahkan makan saja kamu ngga konsen"

__ADS_1


Elang tersenyum malu mendengar ledekan kakeknya apalagi disitu masih banyak orang "apaan si kakek, elang duluan ya semua" elang kembali menarik Nana, sedangkan Nana hanya menunduk karena malu.


Sesampainya di kamar, elang segera menutup pintu dan mendorong tubuh Nana hingga menempel ketembok, lalu mel*mat bi*Ir ranum istrinya, na*sunya begitu bergelora untuk selalu menikmati setiap inci tubuh istrinya.


Nana yang memang selalu terbuai dengan perlakuan elang merangkul leher elang dan membalas lu*at*n suaminya.


Setelah selesai menjelajah dibagian bi**r kini ci*man elang turun kele*er, elang kembali memberikan tanda kepemilikannya disana.


Nana meremas rambut suaminya karena kenik*mat*an yang diberikan oleh suaminya, melihat reaksi Nana membuat elang semakin berna*su, elang kembali menurunkan ciumannya kearea favoritnya yaitu dua b*latan kembar milik Nana bermain dengan sangat lincah disana, membuat Nana bergelinjang tidak jelas bahkan de*ah*n Demi de*a*npun sudah lolos dari mulut Nana.


"emmmhh, sayang"


Elang kembali menurunkan ciumannya dan saat ini ia sedang bermain diarea sen*i*f milik Nana, Nana semakin tidak karuan "suamiku benar-benar menghukumku, hukuman keni*mat*an"


Hingga akhirnya mereka melakukan penyatuan dengan po*is* bergantian agar mendapatkan sen*asi yang berbeda.


Elang dan Nana berhasil mencapai puncak dan ronde ini dimenangkan oleh Nana, karena Nana berhasil membuat elang Kel*Ar sampai 3 kali.


"dan lihatlah suamiku dia benar-benar tidak berdaya, padahal tadi dia yang bilang mau menghukumku" *Nana tidur diatas tubuh elang dan mereka berdua terlelap.


AUTHOR : HADUH HADUH PANAS YA GAES..WKWKWK

__ADS_1


TERIMAKASIH BUAT SEMUA READERS YANG SUDAH MEMBACA DAN LIKE CERITA INI.


MAAF JIKA MASIH BELUM SEMPURNA DAN MASIH BANYAK TYPO, SEMOGA AUTHOR BISA SELALU MEMPERBAIKINYA.


__ADS_2