BOSKU MANTANKU

BOSKU MANTANKU
MULAI TERBIASA


__ADS_3

Tidak terasa sudah seminggu Nana bekerja sebagai sekertaris elang, dan hari ini Nana sudah mulai bekerja sendiri tanpa mba via.


"tuk..tuk..tuk."


suara sepatu terdengar mendekat ke arah meja Nana.


Nana yang sedang fokus berkutat dengan berkas dan komputernya, langsung berhenti dari pekerjaannya, dan melihat ke arah depan untuk melihat siapa yang datang .


Melihat kedatangan bosnya, nana langsung berdiri dari kursinya dan menyambut nya.


"Selamat pagi pak" ***sapa Nana dengan tersenyum.


"Selamat pagi nana" ***jawab elang tersenyum melihat nana yang selalu terlihat cantik, ya mungkin setiap hari Nana akan selalu terlihat cantik Dimata elang, maklum lah bucin elang telah kembali setelah 4th pergi entah kemana.


Melihat senyuman bosnya, yang terlihat begitu berbeda hari ini, membuat Nana terdiam cukup lama, dan terus menatap wajah tampan sang bos.


Elang yang mengetahui dirinya sedang ditatap oleh wanita cantik didepannya, kemudian mendekati wajah Nana.


""fyyyuuhhhh" *** elang meniup wajah Nana dan membuat Nana langsung sadar dari diamnya.


.."blusshhh" *** pipi Nana langsung berubah seperti tomat matang.


"Terpesona ya?" ***bisik elang ditelinga Nana.

__ADS_1


Seketika Nana langsung mematung , sedangkan elang terus tersenyum karena berhasil menggoda wanitanya.


" Ti..ti.. tidak pak" ***jawab Nana gugup sambil menundukan kepalanya, dia terlalu malu jika harus menatap wajah elang.


Dengan senyum yang terus tersungging di bibirnya, elang masuk kedalam ruangannya.


Sedangkan Nana terus merutuki kebodohannya.


"hufffftt,bodoh.bodoh.bodoh, gue kenapa si bisa sampai kaya gini, dan apa tadi dia bilang terpeson? heehh, ngga banget deh" ***ucap Nana yang sangat bertolak belakang dengan isi hatinya.


Sedangkan elang yang sudah duduk dikursi kebesarannya, mulai memeriksa berkas-berkas yang sudah menumpuk dimejanya.


namun saat sedang mengerjakan berkasnya, wajah Nana selalu berputar-putar dipikirannya, membuatnya tidak konsentrasi, elangpun menghentikan pekerjaannya.


"Aku tau kamu masih ada rasa sama aku na, aku akan terus berusaha mengejarmu kembali " *ucap elang menatap pintu ruangannya.


Tok .tok. tok .


"Masuk" ***jawab elang dari dalam ruangannya.


Melihat Nana yang masuk dengan wajah yang masih gugup dan malu, elang berpura-pura sibuk memeriksa berkasnya kembali.


"Maaf pak, nanti jam 11, anda ada meeting dengan Perusahaan Santosa Grup di restoran Prancis, sekaligus makan siang bersama CEO Santosa group disana" ***ucap Nana.

__ADS_1


"Tolong siapkan berkas yang harus dibawa, Jam 10.30 saya akan keluar" ***jawab elang yang masih trus fokus dengan berkas dimejanya .


"Baik pak, saya akan siapkan berkasnya, saya permisi" ***ucap nana.


Elang hanya mengangguk dan melanjutkan pekerjaan nya.


Setelah Nana keluar, elang yang melihat pintu ruangannya sudah ditutup oleh nana, tersenyum puas, karena saat Nana sedang malu malu seperti itu terlihat sangat menggemaskan Dimata elang.


"aku tau kamu gugup na, makanya aku pura-pura sibuk, agar kamu nyaman" ***ucap elang yang tak berhenti tersenyum.


Sedangkan Nana yang baru saja duduk dikursi nya menghembuskan nafas lega.


"huuufff, syukurlah, untung saja tadi elang sedang sibuk, aku masih sangat malu bertemu dengannya.


Pukul 10.30, elang keluar dari ruangannya dan berhenti didepan meja Nana sejenak dan melangkah ke arah lift.


Nana yang mengetahui itu, segera berdiri dan mengikuti elang dibelakangnya, dengan membawa berkas yang sudah disiapkan olehnya.


"Apakah berkasnya sudah siap?"


***tanya elang saat merek baru saja masuk kedalam lift.


"Su..sudah pak" ***jawab Nana yang masih saja gugup saat berbicara dengan elang.

__ADS_1


" Santai saja na, jangan gugup seperti itu" ***ucap elang tersenyum.


Sesampainya dibawah, mereka berdua langsung menaiki mobil yang sudah disiapkan oleh supir perusahaan, dan lagi lagi elang yang membawa mobilnya sendiri tanpa sopir.


__ADS_2