BOSKU MANTANKU

BOSKU MANTANKU
FLASBACK


__ADS_3

"PLAKKKKKK"


* Nana menampar pipi elang sangat keras dia tidak terima dituduh seperti itu oleh elang .


"kamu jahat Lang kamu bahkan ngga mau ndengerin penjelasan aku, aku ngga nyangka sekecil itu kepercayaan kamu ke aku" *Nana masih saja menangis, sungguh nana tidak pernah menyangka orang yang sangat dia cintai malah menuduh dia seperti itu.


Sedangkan Elang hanya terdiam tidak mengeluarkan satu katapun, membuat hati Nana hancur dan sangat sedih.


Dengan bibir yang bergetar menahan tangis Nana berkata pada elang " mulai saat ini kita putus, dan ingat baik baik Lang, aku bukan wanita seperti yang kamu pikiran, jangan pernah cari aku lagi, karena aku ngga mau ketemu kamu lagi, aku benci sama kamu Lang, benci "


Nana berlari ke dalam kelas, namun elang hanya memperhatikan kepergian Nana tanpa berniat untuk mengejarnya, saat Nana sudah menjauh dari nya dan tidak terlihat lagi, butiran bening lolos dari mata indah milik elang.


" arrgghh"


* elang tidak menyangka hubungannya akan berakhir seperti ini.


Bel pulang sekolah pun berbunyi


Seluruh siswa berhambur keluar kelas untuk pulang, begitupun dengan Nana, Nana langsung menuju ke parkiran untuk mengambil motornya dan menjalankan motornya keluar sekolah menuju rumahnya.


Setelah 10 menit menempuh perjalanan menggunakan motor matic berwarna pink kesukaannya, akhirnya Nana sampai juga dirumah milik orang tuanya.


"tok.tok.tok. assalamualaikum ibu" * Nana mengetuk pintu dan memberi salam sebelum masuk kerumah.


"wa'alaikusakam sayang" *jawab ibu Nana, dari dalam rumah lalu membuka pintu rumahnya.


Nana bersalaman dengan ibunya dan berjalan keruang keluarga "Loh kok ayah sudah pulang?" * tanya Nana, yang bingung karna ayahnya sudah drumah padahal jam baru menunjukkan pukul 2 siang sedangkan jam pulang kantor ayahnya adalah pukul 5 sore.


" iya nak, ayah pulang cepat karna perusahaan menyuruh ayah untukdi mempersiapkan perpindahan tugas ayah ke kota R, karena ayah dapat amanah untuk mengurus pekerjaan ayah disana nak"


" trus Nana sama ibu bagaimanamana yah?sekalah Nana juga bagaimana?" *tanya Nana pada ayahnya.


" kamu sama ibu, akan menyusul ayah setelah ibu selesai mengurus perpindahan kamu dari sekolah sekarang, kamu nanti akan sekolah disana nak" *ayah Nana menjelaskan pada anaknya.

__ADS_1


" gimana sayang apa kamu tidak papa?" *kali ini giliran ibu Nana yang bertanya.


"Nana ikut saja Bu, lagian disini juga Nana sendirian tidak punya teman" *jawab Nana sambil tersenyum.


"yasudah, kalau begitu besok ibu kesekolah kamu untuk mengurus semuanya ya nak.


"iya Bu"


Pagi harinya disekolah Nana


Ibu Nana saat ini sedang berada diruang kepala sekolah untuk mengurus kepindahan Nana, karena besok pagi Nana sudah harus berangkat ke kota R.


Dengan berbagai pertimbangan akhirnya kepala sekolah menyetujui kepindahan Nana, dan ibu Nana mengucapkan terimakasih kasih lalu pamit.


Setelah selesai mengurusi perpindahan nana, ibu Nana pulang kerumah dan mulai membereskan barang2 yang akan dibawa ke kota R, menyusul suaminya.


Pukul 2 siang


Nana pulang dari sekolahnya, dan langsung membereskan barang-barang Nana yang akan dia bawa ke kota R.


"tokkk...tokkk..tokkk.."


* terdengar suara ketukan pintu kamar Nana.


"Nana makan dulu sayang" * teriak ibu Nana dari luar kamar.


"iya Bu" *Nana yang sudah bangun menuju ke meja makan setelah sebelumnya mencuci muka terlebih dahulu.


"Nana, kita berangkat ke kota R besok pagi ya, oh ya tadi ibu juga sudah bilang ke kepala sekolah kamu dan semua surat kepindahan kamu sudah beres" *jelas ibu Nana disela makannya.


"iya Bu, makasih ya" *jawab Nana tersenyum manis.


"terus bagaimana hubungan kamu sama elang nak, apa tidak papa kalau kamu pindah dari kota ini? berarti nanti LDRan dong" *Ibu Nana menanyak elang pada Nana membuat serela makan Nana tiba-tiba menghilang.

__ADS_1


"Nana sama elang sudah tidak ada hubungan lagi Bu" *ucap Nana lirih.


"loh, kenapa sayang? " *ibu Nana terkejut dengan ucapan putrinya, karena yang dia tau hubungan mereka baik-baik saja, bahkan baru kemarin elang mengantar pulang putrinya.


Nana menggelengkan kepalanya dia tidak mau menjawab pertanyaan ibunya , cukup Nana dan elang yang tau alasan mereka putus, dan ibunya paham itu.


Pagi hari nya


Nana dan ibunya, bersiap-siap untuk berangkat ke kota R, dengan menaiki mobil dinas milik perusahaan ayahnya, yang sudah disiapkan perusahaan ayahnya ,untuk mengantar mereka menuju kota R.


Dilain tempat


Tepatnya di SMA Nusa Bangsa, seorang laki-laki tampan, sedang terpaku dilorong halaman belakang sekolah, karena dia sedang mendengarkan obrolan perempuan-perempuan yang sedang membicarakan mantan pacarnya yang tak lain adalah Nana.


"ehh tau ngga Nana kan hari ini udah ngga masuk sekolah disini lagi" *ucap siswa 1.


"Iya katanya dia pindah ke luar kota nyusul ayahnya" *ucap siswa 2.


"haha akhirnya sudah tidak ada lagi saingan aku disini" *ucap siswa 3 dengan suara cemprengnya dan elang tau jelas pemilik suara itu.


"iya yah ngga sia sia juga rencana kamu kemarin bikin mereka putus, hahaha "*kali ini siswa 4 menimpali.


Elang yang mendengar semuanya, hanya diam dan menyesali perbuatannya, yang dengan bodohnya percaya begitu saja dan tidak mau mendengar kan penjelasan Nana.


Elang begitu sangat emosi, namun berusaha menahan diri agar tidak memukul mereka dan membuat keributan disekolah, elang lebih memilih untuk pergi ke kelasnya, merenungi kesalahannya.


"maafin aku na" *sesal elang menidurkan kepalanya diatas meja kelasnya.


Pulang sekolah, elang pergi kerumah nana berharap Nana masih dirumahnya, namun saat sampai drumah Nana ternyta NIHIL, rumah Nana sudah kosong, dan itu berarti nana sudah pindah dari kota P dan mereka tidak bisa untuk bertemu lagi.


Bahkan elang tidak sempat meminta maaf kepada Nana .


Elang kembali meneteskan air matanya "ya tuhan apa ini hukuman untuk hamba, Karena tidak mempercayai Nana"

__ADS_1


Cukup lama elang berdiri didepan rumah Nana dengan menangis sebelum akhirnya dia memutuskan untuk pulang kerumahnya.


__ADS_2