
Tanpa kata-kata tiba2 elang menarik tengkuk Nana lalu mencium bibir nana..
Bukan hanya ciuman biasa, namun sebuah lu*atan lembut dari bibir elang kebibir mungil milik Nana,
Sedangkan Nana hanya diam tidak membalas ciuman elang , dan tangan Nana terus saja memukul - mukul elang mencoba untuk melepaskan diri dari pelukan elang dan akhirnya nana menangis..Nana tidak terima ciuman pertama nya diambil dengan cara seperti ini.
Melihat Nana menangis elang menghentikan ciumannya..dan berniat menghapus air mata Nana namun tangannya segera ditepis oleh Nana..
"jangan sentuh saya pak.. *ucap Nana
"Maafin aku na ...aku hanya tidak terima jika ada laki-laki lain yang menggoda kamu.. *ucap elang..
"memangnya bapak siapanya saya ?kenapa bapak tidak terima? dan tadi pak Dimas hanya mengajak saya berkenalan ngga lebih.. bapak tolong jaga sikap bapak.. *Nana berkata dengan sedikit meninggikan suaranya..
Nana langsung membuang mukanya ke arah jendela dan memandang kearah luar dengan masih saja menangis
Sedangkan elang , menjalankan kembali mobilnya menuju ke kantor nya.. sebenarnya elang sangat tidak tega melihat Nana menangis , tnamun elang tidak bisa berbuat apa-apa..dia takut Nana akan memaksa turun dari mobilnya
Skip..
Esok paginya Nana tetap berangkat kerja,, setelah meyakinkan hatinya untuk tetap bertahan bekerja disana , karena dia harus mencari uang untuk membantu ibunya..
Sesampainya dikantor tidak lama kemudian ponselnya berdering.
"Hallo assalamualaikum..* ucap Nana
__ADS_1
"Wa'alaikusakam ucap seseorang dari seberang telephon
"Maaf dengan siapa ya? *karena yang menelpon Nana adalah nomor yang tidak dikenal
"Aku elang na.. *ya..yang menelpon Nana adalah elang, orang yang saat ini ingin sekali dia hindari .
"i...i..iya pak elang ada yang bisa saya bantu??*tanya Nana
"Nana hari ini aku tidak bisa kekantor karena saya sedang tidak enak badan, tolong jika ada berkas yang penting kamu antar saja ke apartemen ku ya..nanti aku kasih alamat nya.. *ucap elang yang terdengar lemah
"Apa bapak tidak apa-apa?*tanya Nana sedikit khawatir
"Apa kamu menghawatirkan ku na? *ucap elang
"ya Tuhan ,,bahkan dalam keadaan sakit saja dia masih menggoda gue..*kata Nana dalam hati
Elang yang tidak mendengar suara nanapun akhinya menutup telepon nya, elang tau mungkin Nana masih marah dengan kejadian kemarin..
"Ya udah aku tutup dulu telpon nya na.. assalamualaikum*ucap elang.
"Baik pak ,, wa'alaikusakam.. Nana meletakan kembali ponsel nya diatas meja kerjanya dan kembali bekerja..
Sore harinya setelah Nana pulang bekerja dia langsung menuju ke apartemen Elang, untuk menyerahkan beberapa berkas yang harus ditandatangani oleh bosnya..
Dengan menggunakan motor matic nya dan dengan meminta bantuan Google map diponselnya,, akhirnya nana sampai di apartemen milik elang..
__ADS_1
Sesampainya didepan pintu Nana memencet bel apartemen Elang..
Tidak lama ponsel Nana bergetar dan terlihat sebuah pesan dari elang ..
@ Bos nyebelin
"Kamu masuk saja ini nomer sandi pintu apartemen ku..
Elang memberikan sandi pintu apartemen nya kepada Nana karena dia sudah tidak kuat lagi untuk berdiri dan beberapa waktu kemudian elang sudah tidak sadarkan
Sedangkan Nana mengerutkan dahinya karena nomor sandi yang diberikan elang adalah tanggal lahir Nana..
@Nanaku
"Baik pak,,"balas Nana namun pesannya tidak dibaca
Setelah berhasil membuka pintu nanapun masuk..
"assalamualaikum ..pak elang .pak elang. . assalamualaikum...Nana terus memanggil si empunya apartemen namun tidak ada jawaban
setelah menunggu cukup lama diruang tamu apartemen.., dan yang punya apartemen tetap tidak mengeluarkan batang hidungnya,, akhirnya Nana memutuskan untuk naik kelantai 2 menuju ke kamar elang,, lalu mengetuk pintu kamar elang..
Tok..tok..tok..
Nana terus mengetik pintu kamar elang ,namun tetap tidak ada jawaban
__ADS_1
Akhirnya Nana memberanikan diri untuk masuk kekamar elang
"*ceklek.. pintunya tidak dikunci ucap Nana dan mendorong pintu kamar elang